Home / Nasional

Sabtu, 28 Maret 2020 - 19:31 WIB

Yusril Minta Indonesia Segera Lockdown: Corona Makin Parah Jika Telat Dilakukan

BERITAWAJO.COM – Partai Bulan Bintang (PBB) menyuarakan kebijakan lockdown yang harus diambil pemerintah demi memutus mata rantai penyebaran virus corona di Indonesia.

Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra menilai hal itu perlu dilakukan sebab kebijakan Work From Home (WFH) yang diterapkan dianggap belum mampu menekan lonjakan pasien.

“Masyarakat kita belum memiliki kesadaran yang cukup untuk bisa diharapkan secara mandiri ikut menyukseskan sebuah gerakan nasional dalam menghadapi wabah ini. Perlu kebijakan secara struktural untuk benar-benar membatasi ruang gerak masyarakat demi membatasi penyebaran virus ini,” kata Yusril dalam keterangannya yang diterima kumparan, Sabtu (28/3).

Baca  500 TKA China Tak Jadi ke Sultra, 3.000 Tenaga Kerja Lokal Bakal Kehilangan Pekerjaan

Yusril menegaskan seharusnya hal ini bisa secepatnya dilakukan tanpa mempertimbangkan dampak ekonomi yang timbul dari kebijakan lockdown.

Sebab, yang terpenting adalah keselamatan rakyat termasuk dalam UUD 1945. Dia tak ingin semuanya terlambat seperti yang di negara-negara lainnya.

“Ekonomi kita pasti akan terpukul dengan lockdown, tetapi akan semakin parah jika terlambat dilakukan. Ekonomi ambruk dapat kita bangun kembali, tetapi ongkos sosial dan nyawa rakyat tidak dapat kita kembalikan,” ujarnya.

Baca  Hasil Penelitian IPB dan UI: Jeruk dan Kulitnya Bisa Tangkal Corona. Begini Caranya!

“Atas nama keselamatan bangsa yang lebih besar, baiknya kebijakan lockdown yang ketat dengan melibatkan aparat negara secara massif dapat dilakukan. Sekali lagi, sebelum semuanya terlambat dan masih dapat kita kendalikan,” tambahnya.
Tak hanya soal kebijakan lockdown semata yang disuarakan partai ini. Namun juga ada dua permintaan, seperti klasterisasi rumah sakit dan perlindungan tenaga medis.

Baca  Warganet Ramaikan Tagar Kebohongan Baru Saat Pemerintah Mau New Normal

“Sebagai alternatif solusi kekurangan perlengkapan kita saat ini. Tak ada rotan akar pun jadi, bagaimanapun peperangan kita terhadap wabah COVID-19 ini harus kita menangkan. Ini adalah tanggung jawab kita bersama,”‘ kata Yusril.

Share :

Baca Juga

Nasional

500 TKA China Tak Jadi ke Sultra, 3.000 Tenaga Kerja Lokal Bakal Kehilangan Pekerjaan

Nasional

Rizal Ramli Ingatkan Jokowi: Nyawa Lebih Penting dari Proyek!

Nasional

Sultan Husain Syah: Ibadah Haji Saja Ditunda, Kenapa Pemerintah Ngotot Gelar Pilkada?

Nasional

Sebut Konstitusi di Atas Kitab Suci, Anggota Komisi VIII Minta Kepala BPIP Berhenti Bikin Gaduh

Nasional

KPPU Temukan Dugaan Permainan Harga Sehingga Harga BBM Tidak Turun-turun

Nasional

Soal Desa yang Tak Salurkan BLT, Kemendes Akan Berikan Sanksi

Nasional

Awal Bagus, Hendra/Ahsan Lolos Final Hong Kong Open 2019

Nasional

Tolak Ajakan Berdamai Jokowi, Muhammadiyah Terus Lawan Corona