Home / Nasional

Senin, 13 April 2020 - 14:06 WIB

Yurianto Kemenkes: Yang Izinkan Ojol Angkut Penumpang Siapa?

Jakarta – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) enggan berkomentar banyak mengenai ojek online (dalam jaringan/daring) mengangkut penumpang saat diterapkannya pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Sebab sebenarnya sudah ada aturan yang jelas mengenai hal ini.

“Yang mengizinkan (ojek online beroperasi) siapa? ya sudah tanya Kementerian Perhubungan (Kemenhub) saja kenapa mengizinkan. Karena sudah ada aturannya, kamu baca saja,” ujar Direktur Jenderal (Dirjen) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes Achmad Yurianto, Senin (13/4).

Baca  Aneh! Sudah Meninggal, Pasien Corona di Bantul Dinyatakan Sembuh

Ia juga menyebut pemerintah daerah (pemda) juga memiliki peraturan daerah mengenai hal ini. Dia menambahkan, petunjuk pelaksanaannya ada di tangan Pemda.

“Kemenhub memang terserah membuat aturan, tetapi masyarakat juga menjalankan aturan yang dibuat Pemda. Pemdanya mengizinkan atau tidak, karena bukan pemerintah pusat yang mengatur hal-hal kecil seperti itu,” katanya.

Seperti diketahui Kemenhub membuat Permenhub No.18 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi Dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19.

Baca  Pedagang Positif Corona, 2 Pasar di Palembang Ditutup

Di pasal 11 huruf c menyatakan sepeda motor berbasis aplikasi dibatasi penggunaannya hanya untuk pengangkutan barang.

Selanjutnya ketentuan pada huruf d mengatakan, “dalam hal tertentu untuk tujuan melayani kepentingan masyarakat dan untuk kepentingan pribadi, sepeda motor dapat mengangkut penumpang dengan ketentuan harus memenuhi protokol kesehatan.” (Republika)

Share :

Baca Juga

Nasional

Pemerintah Mengenai Warga di Bawah 45 Tahun Boleh Beraktivitas

Nasional

KPPU Temukan Dugaan Permainan Harga Sehingga Harga BBM Tidak Turun-turun

Nasional

Pembatasan Sosial Skala Besar, Anies: Jakarta Sudah Lakukan. Ini Jawaban Balasan Istana

Nasional

Ini Baru Kabar Gembira: Hasil Riset Singapura, Corona di Indonesia Berakhir 6 Juni

Nasional

Tolak Ajakan Berdamai Jokowi, Muhammadiyah Terus Lawan Corona

Nasional

Pemerintah Diminta Tuntut China soal Mayat ABK WNI Dibuang ke Laut

Nasional

Ditjen Imigrasi Kemkumham Memberikan Izin Tinggal Terpaksa kepada 2.643 WN Tiongkok

Nasional

Kemenaker: Kami Tak Bisa Tolak Izin 500 TKA China di Sultra