Home / Pemerintah

Kamis, 21 November 2019 - 08:24 WIB

Wooow… Gaji PNS DKI Jakarta di Bawah Kendali Anies Baswedan Capai 20 Juta

BERITAWAJO.COM – Gaji pegawai negeri sipil (PNS) di Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di bawah kendali Anies Baswedan, tengah ramai diperbincangkan. Kepala Badan Kepegawaian Daerah DKI Jakarta Chaidir mengamini hal tersebut

Mirna, bukan nama sebenarnya, salah seorang CPNS DKI Jakarta yang bertugas di salah satu dinas Pemprov DKI Jakarta. Sebagai seorang CPNS, Mirna menerima gaji yang relatif tidak terlalu besar. Meski masih CPNS, Mirna mendapat Rp 4,8 juta untuk TKD (tunjangan kinerja daerah) tambah gapok (gaji pokok) Rp 2,1 juta. Jadi sekitar Rp 7 juta kurang beberapa puluh ribu gitu.

Sementara itu, menurut Mirna, ada pegawai yang gajinya lebih tinggi dari dirinya. Biasanya mereka ditempatkan dengan beban kerja yang lebih kompleks seperti di Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) hingga di tempat yang paling teknis.

Dengan penjelasan di atas, menurut Mirna, wajar jika PNS DKI mendapatkan gaji hingga dua digit. Hal ini diikuti dengan tekanan kerja yang tinggi dan kinerja mereka yang selalu menjadi barometer.

Sebelumnya, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta Chaidir mengatakan lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) yang resmi menjadi PNS memang memiliki gaji hampir Rp20 juta per bulan.

Share :

Baca Juga

Nasional

Besaran Gaji PPPK, Ini Kabar Bahagia dari Menkeu Sri Mulyani
Anies Minta Sri Mulyani Cairkan Dana

Pemerintah

Anies Minta Sri Mulyani Cairkan Dana Piutang DKI Rp 5,1 T

Pemerintah

Nasib Gaji ke-13 PNS Diputuskan November 2020

Pemerintah

Sah! Presiden Jokowi Putuskan Membayar THR untuk Seluruh PNS, TNI, Polri, Hingga Eselon III

Pemerintah

Nasib Honorer, Pemerintah Berniat Alihkan ke Pihak Ketiga

Pemerintah

Situasi Corona, Erick Thohir Pastikan Proyek Kereta Cepat Tetap Jalan
Kuasa Jokowi atas PNS

Pemerintah

Jokowi Kini Punya Kuasa Penuh buat Angkat, Mutasi, Hingga Pecat PNS

Pemerintah

Jokowi Ke Jajaran Kabinet: Jangan Sampai Masyarakat Menganggap Kita Hanya Omong Saja