Home / Kesehatan

Rabu, 22 April 2020 - 21:44 WIB

WHO: Virus Corona Akan Bersama Kita untuk Waktu yang Lama

Sejak muncul di Wuhan, China, pada akhir 2019, virus corona kini telah menyebar ke 213 negara di mana jumlah pasien mencapai 2.475.723 orang.

Sejumlah negara pun telah mengambil langkah tegas demi menekan penyebaran corona, salah satunya dengan menerapkan lockdown. Langkah lockdown tersebut mulai membuahkan hasil. Seperti di China, Spanyol, dan Italia dengan adanya penurunan jumlah kasus.

Meski demikian, Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, mengingatkan beberapa negara yang merasa sudah bisa mengendalikan corona agar tak jemawa. Sebab masih terjadi kemungkinan kemunculan kasus-kasus baru. Terlebih bagi negara yang baru tahap awal mengatasi pandemi.

Baca  Sri Mulyani Shock Besar dan Minta Rakyat RI Siap-siap, Ada Apa?

“Sebagian besar negara masih dalam tahap awal epidemi mereka. Dan beberapa (negara) yang terkena dampak awal pandemi sekarang mulai melihat munculnya kasus-kasus baru,” ujar Tedros dalam konferensi pers virtual di Jenewa, seperti dilansir AFP, Rabu (22/4).

Tedros pun mewanti-wanti agar seluruh negara tak menganggap remeh virus corona, meski sudah mulai ada penurunan kasus. Sebab ia memprediksi perang melawan virus corona masih panjang.

Baca  Instruksi Presiden Joko Widodo, DKI Jakarta Dipastikan Tidak di-Lockdown

“Jangan membuat kesalahan, kita masih harus menempuh jalan panjang. Virus ini akan bersama kita untuk waktu yang lama,” kata Tedros.

Dalam kesempatan itu, Tedros membantah WHO terlambat dalam merespons munculnya virus corona. Tedros menyatakan WHO telah menetapkan darurat global virus corona pada 30 Januari, di mana saat itu baru terkonfirmasi 82 kasus di luar China dan belum ada kematian.

Baca  1.247 Warga Tiongkok Dapat Izin Tinggal Terpaksa di Indonesia, 118 WNA Ditolak Masuk

“Melihat ke belakang, saya pikir kami mengumumkan keadaan darurat pada waktu yang tepat dan ketika dunia memiliki cukup waktu untuk merespons,” tegasnya.

Adapun saat disinggung mengenai desakan mundur dari AS, Tedros menegaskan akan tetap menjabat. “Saya akan terus bekerja siang dan malam, karena ini adalah pekerjaan yang diberkati dan tanggung jawab, menyelamatkan jiwa,” tutupnya. (kumparan)

Share :

Baca Juga

Kesehatan

Hasil Tes Lab Lamban Diterima, Pemerintah Daerah Kelimpungan Deteksi Penyebaran Corona

Global

Antivirus Corona Dibuat; China, Amerika, Israel, Siapa yang Lebih Cepat?

Kesehatan

Ngeri! Hasil Studi: Kasus Corona di Indonesia Sebenarnya Mencapai 34.300 Pasien

Kesehatan

Biaya Perawatan Pasien Corona di RS Swasta Hingga Rp500 Juta

Kesehatan

Baru! Peneliti China Beberkan 30 Mutasi Baru Virus Corona

Kesehatan

dr Tompi: Corona Covid 19 Bisa Sembuh Sendiri, Ini Syaratnya

Kesehatan

Sempat Kabur Saat Akan Dikantina, Driver Ojol Diduga Terpapar Virus Corona Akhirnya Ditemukan

Kesehatan

Tak Mau Tangani Pasien Corona, 109 Nakes di RSUD Ogan Ilir Dipecat