Home / Daerah

Rabu, 20 Mei 2020 - 00:02 WIB

Viral, Tak Terima Ditegur Tidak Pakai Masker, Oknum Polisi di Kendari Lawan Petugas

Ulah oknum polisi yang bertugas di Polsek Sampara, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, yang melawan petugas Tim Gugus Tugas COVID-19 Kota Kendari yang menjaga perbatasan, viral di media sosial (sosmed).

Dalam video berdurasi satu menit 50 detik yang direkam salah seorang anggota Tim Gugus Tugas COVID-19 Kota Kendari itu, terjadi pada Rabu (20/5/2020)

Baca  Selebaran Berisi Kalimat Menghina Nabi Muhammad dan TNI-Polri Membuat Geger Warga

Keributan bermula saat pengendara sepeda motor yang ternyata oknum polisi, mencoba melintasi perbatasan Kabupaten Konawe dan Kota Kendari. Petugas Tim Gugus Tugas COVID-19 Kota Kendari menegur oknum polisi tersebut, karena tidak memakai

Bukannya malu atau mengikuti aturan, oknum polisi itu malah melawan petugas. Dia ngotot ingin melewati perbatasan. Berhubung oknum posisi tersebut ngotot, petugas Tim Gugus Tugas COVID-19 Kota Kendari bertindak tegas. Oknum polisi itu akhirnya tidak jadi melewati perbatasan.

Baca  Video Iklan Khong Guan Animasi Ala Makoto Shinkai yang Jadi Trending Topic

Gede S, salah seorang petugas Tim Gugus Tugas COVID-19 Kota Kendari, mengatakan video yang viral tersebut terjadi pada Rabu (20/5/2020) pagi.

“Petugas tetap tidak mengizinkan oknum polisi itu melintasi perbatasan, karena dia melanggar tidak memakai masker. Oknum polisi itu akhirnya gagal melewati perbatasan,” tutur Gede S. (zil)

Share :

Baca Juga

Daerah

Ngamuk tak Mau Pakai Masker, Bupati Bogor: Memprihatinkan

Daerah

Ini ‘Zona Merah’ Corona di Jawa Barat Menurut Ridwan Kamil

Daerah

Aneh! Wakil Ketua DPRD Trenggalek Masuk Data Penerima BLT Kemensos

Daerah

Pedagang Positif Corona, 2 Pasar di Palembang Ditutup

Daerah

Risma Beda dengan Khofifah Mengenai Pabrik Rokok Sampoerna Klaster Baru Corona

Daerah

Geger Ratusan Pedagang Pasar di Gowa dan Makassar Positif Corona

Daerah

Luar Biasa! Karena Surat Anies Semangat Perawat Melawan Corona Makin Tinggi

Daerah

Bagi Sembako Berujung Dipolisikan, Gubernur Gorontalo: Saya Siap Dipenjara