Home / Peristiwa

Kamis, 16 April 2020 - 16:52 WIB

Video Detik-Detik Patung Raksasa Dewa Perang di Tuban Roboh

Patung Dewa Perang Kong Coo Kwan Sing Tee Koen di Tuban, Jawa Timur. (Detikcom/Ainur Rofiq)

Patung Dewa Perang Kong Coo Kwan Sing Tee Koen di Tuban, Jawa Timur. (Detikcom/Ainur Rofiq)

Tuban – Patung raksasa Dewa Perang Kong Coo Kwan Sing Tee Koen di Kompleks Klenteng Kwan Sing Bio, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, roboh pada Kamis (16/4).

Pihak epolisian setempat menduga patung dewa dengan tinggi mencapai 30,4 meter itu roboh akibat cuaca sehingga konstruksi patung tidak bisa menahan tekanan angin.

Lihat juga: Risma Lawan Corona: Penumpang Pesawat Wajib Mandi di Bandara
“Saat ini, untuk kepentingan penyelidikan dan keselamatan orang, di lokasi kejadian kami pasang garis polisi,” kata Kapolres Tuban, AKBP Ruruh Wicaksono, saat meninjau lokasi runtuhnya patung.

Baca  China Kini Dukung Resolusi Penyelidikan Asal-usul COVID-19 dengan Satu Syarat

Ruruh mengatakan pihaknya masih akan melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait robohnya patung dewa yang diklaim tertinggi di Asia Tenggara dan dibangun dengan biaya sekitar Rp2,5 miliar pada 2017 itu.

Sementara itu, salah seorang panjaga klenteng, Alim Sugiantoro mengaku terkejut dengan robohnya patung yang berada di halaman belakang klenteng tersebut.

“Memang dugaan awal karena cuaca dan saat ini kami membersihkan bekas puing-puing robohnya patung. Diharapkan bisa kembali cepat dibangun,” katanya.

Baca  Tiongkok Minta Amerika Jujur soal Virus Corona

Alim mengatakan pihak klenteng masih melarang dan tidak bisa memberikan izin kepada siapa pun untuk masuk ke lokasi, kecuali para petugas yang sedang melakukan penyelidikan terkait robohnya patung tersebut.

Sebelumnya, sempat beredar video di kalangan masyarakat Kabupaten Tuban terkait robohnya patung yang menjadi ikon wilayah setempat. Dalam video itu terlihat posisi patung yang masih utuh tetapi secara cepat dalam hitungan detik runtuh dan hanya meninggalkan bagian pedang dari patung serta kerangka/tulang bangunan yang menyangga patung tersebut.

Baca  Lagi, ABK Indonesia di kapal Cina Disiksa, Tewas dan Dibuang ke Laut

Robohnya patung raksasa itu sempat membuat masyarakat sekitar gempar karena suaranya seperti pesawat jatuh.

Patung yang dibangun menghadap ke arah laut dan didirikan pada Juli 2017 itu dinobatkan sebagai patung dewa terbesar se-Asia Tenggara. Pendirian patung raksasa ini sempat ditolak sekelompok masyarakat dengan menggelar protes di gedung DPRD Jawa Timur.

Mereka mendesak patung itu segera dirobohkan karena tidak terkait dengan sejarah bangsa Indonesia.
(ant/jal)

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Sanggah Jubir Pemerintah, Fadli Zon: Corona Disebarkan Orang Kaya ke Orang Miskin

Peristiwa

Asteroid Apollo Diprediksi Menghampiri Bumi Pada 7 Mei Ramadan Tahun Ini

Peristiwa

Ratapan Driver Ojol Saat PSBB, Sampai Diusir dari Kontrakan!

Peristiwa

Suaminya Angkut Harley Davidson Selundupan, Ini Penjelasan Iis Dahlia

Peristiwa

Pasangan Ini Terkejut Ternyata Mereka Pernah Foto Bersama Di Waktu Kecil

Peristiwa

Warga Geger, Tanah Pemakaman Tiba-tiba Amblas

Peristiwa

Tiwi Dan Rian, Dua Sejoli yang Menikah dengan Mengenakan APD

Peristiwa

Putra Tjahjo Kumolo Positif Mengidap Virus Corona