Home / Islam

Minggu, 5 April 2020 - 19:28 WIB

Ulama Saudi Ini Izinkan Istri Tolak Ajakan Suami Berhubungan Demi Cegah Corona

BERITAWAJO.COM – Ulama terkemuka Arab Saudi, Sheikh Abdullah al-Mutlaq menyatakan bahwa seorang istri boleh menolak ajakan berhubungan badan oleh suaminya apabila sang lelaki tidak mematuhi peraturan physical distancing, sehingga dikhawatirkan dapat menularkan virus Corona (COVID-19).

Dilansir dari laman Bloomberg, Sabtu (4/4/2020), pernyataan itu disampaikan Sheikh Abdullah dalam salah satu acara televisi di Arab Saudi. Berawal dari seorang perempuan yang menanyakan hukum tersebut, sebab saat ini salah satu pencegah penularan virus corona adalah menerapkan physical distancing, sebagaimana instruksi negara.

Kemudian timbul pertanyaan lainnya, apakah seorang istri membolehkan menyerahkan hak-haknya kepada istri kedua, karena takut tertular COVID-19. “Iya, bisa,” ujar ulama tersebut yang sekaligus menjadi penasihat pengadilan kerajaan Arab Saudi.

Baca  Inilah Masjid Tertua di Indonesia, Berusia 700 Tahun

Dalam Islam ketika seorang suami mengajak berhubungan badan dan istrinya menolak, maka sang istri dianggap berdosa.

Kehadiran Sheikh Abdullah al-Mutlaq di media untuk mengajak umat mematuhi aturan kerajaan di masa kritis ini merupakan sebuah terobosan baru. Tak hanya, Sheikh Abdullah al-Mutlaq, ulama-ulama lain pun diminta melakukan hal serupa. Para pemuka agama diminta menyampaikan kampanye pencegahan corona melalui khotbah atau ceramah.

Sejauh ini Arab Saudi dianggap masih cukup efektif dalam menangani krisis COVID-19, meskipun jumlah warganya yang terinfeksi mencapai 1.885 orang dan 21 di antaranya meninggal dunia. Hal ini disampaikan oleh Kepala Timur Tengah dan Afrika Utara Eurasia Group Consultancy, Ayham Kamel. “Upaya tersebut didasarkan pada sains, kebijakan, kepada apa yang berhasil dan apa yang tidak,” katanya.

Baca  Viral, Video Suami Istri Naik Alphard Bagikan Nasi Bungkus, Isinya Ternyata Uang Jutaan Rupiah 

Ia melanjutkan, bahwa posisi para pemuka agama atau ulama di Arab Saudi bukan hanya sekadar mengajak umat Islam berdoa. Namun sekaligus memberikan edukasi kepada umat, supaya tetap mengikuti aturan pemerintah supaya terhindar dari pandemi virus Corona.

“Mereka tidak ingin para ulama mulai berkhotbah tentang bagaimana mereka akan berdoa dan bagaimana ini akan menyelamatkan jiwanya saja,” pungkasnya.

Baca  Hukum Shaf Renggang dalam Shalat Berjamaah Karena Takut Covid 19

Hingga saat ini berlaku jam malam di Arab Saudi untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona. Di Makkah dan Madinah misalnya, pemerintah Arab Saudi menerapkan jam malam selama 24 jam. Bagi orang yang melanggar aturan ini bakal dikenakan dengan dan hukuman penjara.

Sumber

Share :

Baca Juga

Islam

Karena Anies, Ancol Resmi Jadi Lokasi Museum Rasulullah saw Terbesar Dunia

Islam

Ustadz Adi Hidayat: Jenazah Pasien Covid-19 Syuhada, Tidak Boleh Ditolak

Islam

UAS Mengatakan Virus Corona Tentara Allah. Beda dengan Pendapat Quraish Shihab

Islam

UAS Mendorong Agar Melawan Dampak Covid Lewat Masjid

Islam

Salat Tarawih di Rumah, UAS: Imam Bisa Beri Kesempatan kepada Anak-anak

Islam

Ternyata Sedekah Bisa Menjadi Senjata Menolak Wabah Virus Corona, Ini Dalilnya!

Islam

Subhanallah! Wanita Muslim Ini Donasikan Tabungan Hajinya untuk Lawan Covid-19

Islam

Gempar, Ternyata Begini Cara Seorang Dukun Memindahkan ‘Sihir’ Ke Telur