Home / Nasional

Rabu, 20 Mei 2020 - 17:01 WIB

UAS tentang Habib Bahar: Boleh Kau Cabik-cabik Dagingku…Tapi Jiwaku Tak Bisa Kau Penjarakan

Tokoh masyarakat Habib Bahar bin Smith kini kembali mendapatkan sorotan.

Hal ini karena ia kembali ditahan setelah mendapatkan pembebasan dari program asimilasi. Habib Bahar bin Smith dinilai melanggar perjanjian asimilasi. Terkait ceramahnya yang menyinggung penguasa.

Jauh sebelumnya, kasus Habib Bahar bin Smith yang dipenjara sebenarnya sudah menjadi rahasia umum di kalangan para ulama.

Termasuk diketahui oleh Ustaz kondang sejuta viewer, Ustaz Abdul Somad.

Dalam sebuah tayangan dibagikan kanal youtube Islam is My Life, Ustaz Abdul Somad menanggapi masalah yang mendera sejawatnya itu.

Ustaz Abdul Somad pun menyinggung sosok Habib Bahar bin Smith yang sebenarnya. Ustaz yang disapa UAS itu membeberkan sosok Habib Bahar.

Menurut UAS, kejadian yang menimpa pada Habib Bahar sejatinya adalah hikmah bagi umat muslim, khususnya para dai.

Baca  Survei Median: Anies Nomor 1 soal Penanganan Corona, Risma Nomor 5

Vokal Habib Bahar dari ceramahnya tidak mudah dipadamkan begitu saja.

UAS mengatakan bahkan suara Habib Baharu Ibnu Sumayt itu bak praklamator dan panglima perang.

Ustaz Abdul Somad mengaku sosok Habib Bahar bin Smith memiliki semangat ceramah dan dakwah yang berkobar.

Ia mengistilahkan, “Boleh kau cabin-cabik dagingku, kau boleh robek jantungku, tapi jiwaku tak bisa kau bunuh.

Tak bisa kau habisi dan tak pula kau bisa penjarakan.” ungkap UAS.

Seperti diketahui, Habib Bahar kini tersandung masalah tuduhan atas penganiayaan.

Ia pun divonis 3 tahun kurungan penjara.

Lanjut Ustaz Abdul Somad menjelaskan, bahwa dari kasus Habib Bahar, dirinya menjadi sadar.

“Kami yang di luar disadarkan betapa lemah dan tidak berdayanya

Baca  UAS: Salah Satu Hikmah Wabah Corona, Rumah Makan Muslim Banjir Pengunjung

Selama ini ceramah menggelagar di atas mimbar. Tapi ternyata apa yang sudah dilakukan?,” ungkap UAS.

UAS mengumpamakan, bahwa jeruji besi tidak bisa memenjarakan pemikiran Habib Bahar bin Smith.

Perjuangan ceramah Habib Bahar tetap berlanjut, murid tetap banyak meski ia berada di balik jeuruji. Bahkan lapas seolah berubah menjadi pesantren.

Ia pun mendapat berita bahwa ada ratusan para tahanan di lapas, sudah menghafal 98 hadis berkat Habib Bahar. Ada seribu para tahanan di lapas yang menghafal 54 hadis Nabi Muhammad SAW.

“Padahal 40 hadis saja di dalam kepala, sudah mendapatkan syafaat dan meringankan azab,” ujarnya.

Konon lebih dari pada itu, yang paling sedia adalah karena istiqomah.

Baca  Berita Gembira! Suplemen Pelawan Corona Ditemukan, 6 Provinsi Sudah Pesan

Sebagaimana hadis Rasulullah SAW menjelaskan,

“Aku tinggalkan kepadamu dua perkara, kalau kamu pegang yang dua ini tidak akan sesat selamanya.

Yaitu Al Quran dan sunnah Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam. Tetap istiqomah belajar sanad hadis kepada Habib Baharu Ibnu Sumayt, pesan UAS.

Ustaz Abdul Somad pun kembali menjelaskan sosok Habib Bahar bin Smith. Habib Bahar memiliki ketersambungan keilmuan kepada Habib Baharun.

Hingga sampai pada para habaib dan sampai kepada Imam kepada Sayyidina Husain dan Sayyida Maulana Muhammad Shallallahu’alaihi wasallam.

“Ini motivasi bagi yang di luar, motivasi bagi para dai

Ternyata dakwah tidak terbatas hanya di mimbar dan tablig akbar. Tetapi ada yang lebih besar sebenar-benarnya dakwah,” tandasnya. (tj)

 

Share :

Baca Juga

Nasional

Sidang Lanjutan Anak Gugat Ayah, Pintu Maaf Sudah Tertutup

Nasional

MUI Desak Jokowi Tolak TKA China Masuk ke Indonesia

Nasional

Ilmuwan Lintas Universitas Perkirakan Sudah Ada 32 Ribu Kasus Positif Corona di DKI

Nasional

Sandiaga Kecewa pada Pemerintah yang Sibuk Siapkan Anggaran untuk Influencer Asing Daripada Menyiapkan Tenaga Medis

Nasional

Ajakan Menko Luhut: Cintailah Produk-produk Indonesia

Nasional

Warganet Ramaikan Tagar Kebohongan Baru Saat Pemerintah Mau New Normal

Nasional

Faisal Basri Heran Banyak Menteri ‘Jegal Gubernur Anies’ Agar Tidak Lockdown Jakarta

Nasional

Pilpres 2024, Gerindra Diprediksi tak Usung Anies Baswedan