Home / Nasional

Senin, 20 April 2020 - 18:01 WIB

Tragis! Ketua RT dan Warga Palembang Berteriak Usir Perawat RS Siloam

Pengurus DPW PPNI Sumsel menemui enam orang perawat yang sempat diusir warga Palembang di kosnya (Dok. Humas DPW PPNI Sumsel / Nefri Inge)

Pengurus DPW PPNI Sumsel menemui enam orang perawat yang sempat diusir warga Palembang di kosnya (Dok. Humas DPW PPNI Sumsel / Nefri Inge)

Sumsel – Kejadian pengusiran tenaga medis kembali terjadi, karena ketakutan tertular Corona Covid-19. Kali ini dialami oleh enam orang perawat, yang bekerja di Rumah Sakit (RS) Siloam Palembang Sumatera Selatan (Sumsel).

Pengusiran para perawat yang menjadi garda depan penanganan pasien Covid-19 ini, terjadi pada hari Sabtu (18/4/2020) sore, di Kelurahan Sungai Pangeran, Kecamatan Ilir Timur 1 Palembang.

Ketua Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPN) Sumsel Subhan mengatakan, dia bersama pengurus DPW PPNI Sumsel langsung menemui keenam perawat tersebut, yang sudah diinapkan di Mess RS Siloam Palembang.

Dari penuturan para perawat, sekitar pukul 14.00 WIB ibu kos menelepon mereka jika Ketua RT da pihak kelurahan mengimbau agar mereka tidak keluar masuk kos. Karena ada salah satu perawat yang ngekos di lokasi tersebut terjangkit Covid-19, dan sudah diisolasi sejak empat hari sebelumnya.

Baca  Hebat! Tolak Sembako dari Pemerintah, Warga: Tuhan Kasih Saya 10 Jari untuk Berusaha

“Sudah dijelaskan ke ibu kos kalau mereka tidak mungkin tidak ke luar kos, karena masih harus bekerja. Perawat itu juga sudah menginfokan jika mereka negatif Covid-19, karena sudah melewati proses screening dan rapid test,” ucapnya, Minggu (19/4/2020).

Ibu kos akhirnya memahami dan akan menjelaskan ke pihak RT dan kelurahan di Palembang. Jika anak kos mereka tersebut, tidak terjangkit Corona Covid-19.

Sekitar pukul 17.00 WIB, para perawat yang sedang beristirahat di dalam kamar kos tiba-tiba dikejutkan dengan teriakan para pria di depan rumah kosnya. Saat dilihat, mereka ternyata adalah Ketua RT dan warga setempat yang semuanya laki-laki.

“Kawan kamu ada yang positif di Siloam. Kamu tidak boleh keluar di sini, kalau keluar tidak boleh balik lagi ke sini. Seperti itu disampaikan Ketua RT setempat, dengan nada yang marah,” ucapnya.

Baca  Ringankan Beban di Tengah Pandemi, Mestinya Harga BBM Turun

Para perawat tersebut berusaha menjelaskan ke para warga, jika mereka tidak terjangkit Corona Covid-19. Namun Ketua RT dan para warga sekitar tidak menghiraukan. Para perawat itu pun langsung masuk ke dalam kamar kos kembali.

Keenam perawat perempuan tersebut, akhirnya menghubungi pihak managemen RS Siloam Palembang dan menjelaskan kejadian yang mereka alami. Lalu, 2 orang perawat memesan taksi online dan pergi ke luar kos.

“Di luar kos ternyata masih ada Ketua RT dan para warga tersebut. Para warga pun bilang jika mereka ke luar rumah, tidak usah kembali lagi. Sekitar pukul 19.00 WIB, baru datang mobil RS Siloam Palembang yang menjemput empat orang perawat lainnya di kos,” katanya.

Baca  PLN Membantah Tarif Listrik Naik, Tapi Kenapa Tagihan Melonjak?

Subhan pun menyayangkan tindakan intimidasi yang dilakukan warga tersebut. Padahal para perawat tersebut, sudah berjuang mati-matian untuk menyembuhkan pasien positif Corona Covid-19.

Diungkapkan Direktur Medik dan Pelayanan RS Siloam Palembang Anton Suwindro, setelah menerima laporan tersebut, pihak rumah sakit langsung menginapkan para perawat di RS Siloam Palembang untuk sementara waktu.

Dia berharap kepada warga Sumsel, agar bisa menghapus stigma negatif, terutama kepada petugas medis dari garda terdepan yang melayani pasien.

“Beri perhatian dan dukungan lebih besar. Pemerintah bersama dinas lain agar bisa menyediakan tempat tinggal sementara, selama wabah ini berlangsung. Jadi mereka bisa menjalani hidup mereka seperti biasa,” katanya. (liputan6)

Share :

Baca Juga

Nasional

Cara Kembalikan Akun WhatsApp yang Dibajak

Nasional

UAS tentang Habib Bahar: Boleh Kau Cabik-cabik Dagingku…Tapi Jiwaku Tak Bisa Kau Penjarakan

Nasional

Din: Umat Islam Tak Perlu Balas Konser dengan Buka Masjid

Nasional

Ngaco! Youtuber Ini Tawarkan Rp 10 Juta untuk Orang yang Mau Batalkan Puasa

Nasional

Surat Terbuka Ade Muhammad ke Jokowi: Darurat Militer Sekarang Juga!

Nasional

Luhut Tegaskan, RI Memang tak Bisa Lepas dari China
Token Listrik Gratis

Nasional

Token Listrik Gratis Bulan Mei, Ini Cara Mendapatkan via WhatsApp dan Website PLN

Nasional

Instruksi Presiden Joko Widodo, DKI Jakarta Dipastikan Tidak di-Lockdown