Home / Pemerintah

Rabu, 27 Mei 2020 - 19:06 WIB

Tito: Makan Bersama di IPDN saat Lebaran Tak Langgar PSBB

Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, menilai agenda makan siang bersama para praja dan pejabat Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) saat hari raya Idulfitri atau Lebaran 1441 H pada hari Minggu (24/5) lalu tak melanggar penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Tito menegaskan seluruh praja IPDN yang berjumlah 3.747 orang itu tengah menjalani karantina kampus dan tak diperkenankan untuk keluar kampus dan mudik ke daerahnya masing-masing.

“Jadi itu tidak langgar PSBB, tapi mereka sedang dikarantina 3.700 [praja IPDN itu],” kata Tito saat menggelar rapat kerja dengan Komisi II DPR, KPU, dan Bawaslu melalui sambungan jarak jauh, Rabu (27/5).

Sebelumnya, foto ribuan praja IPDN menggelar pertemuan dan makan bersama selama Lebaran tersebar di media sosial. Kegiatan itu pun menuai kritik keras karena dilakukan di tengah pandemi Covid-19 di mana pemerintah mengimbau agar tak digelar acara secara massal.

IPDN Jatinangor Dianggap Lecehkan PSBB, Bikin Halal Bi Halal Sampai Undang Penyanyi Joget Rapat-rapat

Dari foto yang beredar, tampak sejumlah pria berbatik tengah duduk di meja bagian depan dengan latar belakang banyak praja IPDN. Dari foto lain yang beredar, terlihat juga sejumlah praja asyik berjoget bersama para penyanyi.

Baca  Viral! Video PNS yang Lari dari Pengajian Dimarahi Wawali Serang

Lebih lanjut, Tito mengatakan, dia telah menginstruksikan seluruh Praja IPDN menjalani karantina kampus sejak 3 bulan lalu guna menghindari penyebaran corona.

Ia menegaskan bahwa seluruh Praja IPDN tak biasa menjalani pendidikan dari rumah seperti kebanyakan kampus lainnya saat wabah corona terjadi.

Hal itu tak lepas dari komposisi kurikulum di IPDN kebanyakan bersifat kegaiatan pembentukan karakter dengan menjalani 60 persen kegiatan fisik.

Baca  THR ASN Dipotong, Pemerintah Hemat Belanja Rp 5,5 Triliun

“Ini mirip sama Akpol, Akmil, AAU. Karena mereka otomatis, mereka tak bisa belajar dari rumah. Jadi mereka saya perintahkan karantina kampus. Tak bisa interaksi dengan orang dari luar,” kata Tito.

Selain itu, Tito menegaskan bahwa acara makan bersama yang dilakukan seluruh praja IPDN merupakan kegiatan rutin setiap harinya. Ia menjelaskan seluruh praja IPDN selalu dikumpulkan dalam suatu ruangan besar untuk makan bersama.

Lantas, Tito menyatakan Rektor IPDN, Hadi Prabowo, berinisiatif untuk mengumpulkan para praja untuk makan bersama-sama pejabat IPDN lainnya saat Idulfitri tiba.

Meski demikian, Tito mengklaim acara tersebut sudah memperhatikan protokol kesehatan dengan menjaga jarak meja makan antara satu sama lain.

Baca  ASN Boleh Memiliki Istri 4 Asal Syarat Ini Terpenuhi

“Nah, di lebaran biasanya anak-anak ini cuti. Tapi tak diperbolehkan. Makanya Rektornya ambil inisiatif ikut makan seperti kegiatan rutin saja,” kata Tito.

Kepala Biro Adminiatrasi, Kerja Sama dan Hukum IPDN Baharuddin Pabba juga sempat membenarkan acara makan 3.747 praja bersama jajaran pimpinan. Acara ini digelar usai salat Idulfitri.

“Setelah pelaksanaan shalat ied (Idulfitri), pada jam makan siang praja yang dilaksanakan pada pukul 13.00-15.00 WIB dilaksanakan makan siang bersama jajaran pimpinan IPDN di Menza [tempat makan praja di Kampus IPDN] yang diikuti 3.747 orang praja,” kata Baharuddin dalam keterangan resminya, Rabu (27/5).

Baharuddin menjelaskan tujuan digelarnya acara tersebut hanya ingin memberikan apresiasi atas ketaatan, kepatuhan kepada praja IPDN dengan tidak mudik ke kampung halamannya masing-masing. (cnn)

Share :

Baca Juga

Pemerintah

Program Bupati 1000 Km, Tahun Ini Hanya 60 Km

Pemerintah

Jokowi Mengizinkan Pihak Asing untuk Mengelola Aset Negara. Kok Bisa?

Pemerintah

Mau Dapat Bantuan Langsung 600.000 dari Pemerintah? Ini Syaratnya

Pemerintah

Indonesia Bakal Dibanjiri 60 Ribu Ton Daging Impor Brasil-India

Pemerintah

Anies Minta Dana Bagi Hasil Dibayar, Ini Penjelasan Sri Mulyani

Nasional

Honorer K2 Minta Passing Grade Turun, Pati Sunandar: Namanya Makin Tua, Daya Ingat Berkurang

Pemerintah

Luhut Minta Panglima TNI dan Kapolri Kawal Bandara, Jangan Sampai Ditutup Pemda

Pemerintah

Jokowi Ke Jajaran Kabinet: Jangan Sampai Masyarakat Menganggap Kita Hanya Omong Saja