Home / Daerah

Jumat, 3 April 2020 - 01:08 WIB

Tetap Terapkan Lockdown, Walikota Sorong: Jangankan Satu Tahun, Dipenjara Lima Tahun Pun Saya Masuk

BERITAWAJO.COM – Pemerintah daerah di wilayah Papua tetap pada pendirian untuk menerapkan lockdown untuk mencegah penyebaran wabah virus coroa atau Covid-19.

Keputusan tersebut, nyatanya bertentangan dengan pemerintah pusat sebagaimana disampaikan Menko Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan soal larangan lockdown. Walikota Sorong, Lambert Jitmau, pendirian untuk menerapkan lockdown semata-mata untuk menyelamatkan masyarakat.

“Dari pada saya tidak menerapkan lockdown, penyumbang pembawa virus itu msuk ke kota ini, kita ini habis, mau seperti itu? Tidak,” kata Lambert dalam video yang beredar di media sosial, Kamis (2/4).

Baca  Gubernur Khofifah akan Cabut Izin Salat Id di Masjid Al Akbar Surabaya

Lambert pun tidak masalah dengan keputusan Presiden Joko Widodo yang tidak menerapkan lockdown.

“Silahkan presiden katakan seperti apa, beliau adalah pemimpin negara, kalau masuk itu (virus corona ke Papua) seperti Jakarta, itu sudah tidak terbendung, akan menyebar itu,” jelasnya.

Lambert menerapkan lockdown dengan menutup Bandara Deo dan Pelabuhan Sorong, sejak Rabu 1 April 2020. Dia pun mengaku tidak masalah jika keputusan untuk lockdown di wilayahnya akan berbuah pada sanksi pidana.

Baca  Langgar Aturan Lockdown, Wakil Menkes Malaysia Dihukum Denda

Adapun instruksi Presiden Jokowi, melarang pemerintah daerah menutup bandara dan pelabuhan, karena itu merupakan kewenangan pemerintah pusat. Jika ada kepala daerah yang nekad melakukan hal tersebut, maka terancam hukuman pidana 1 tahun penjara atau denda Rp 100 juta.

“Masuk penjara satu tahun, jangan satu tahun, lima tahun pun saya masuk. Tapi rakyat ini, saya mau selamat, aman,” pungkasnya.

Baca  Jika Lockdown Dilakukan, Bagaimana Kondisi Anggaran?

Artikel ini telah tayang di Rmol.id

Share :

Baca Juga

Perusahaan Wajib Bayar THR

Daerah

Gubernur Khofifah: Perusahaan Wajib Bayar THR, Corona Jangan Jadi Alasan!

Daerah

Tak Peduli Corona, Ribuan Warga Menyerbu Kantor Pos untuk Cairkan Bantuan

Daerah

Tanpa Marah-marah, Khofifah Beberkan Bukti 2 Mobil PCR untuk Jawa Timur, Risma Mati Langkah

Daerah

Anies Akan Minta Petunjuk Ulama dalam Menyambut Ramadhan di Tengah Corona

Daerah

Unjuk Rasa di Jembatan Keera; Poros Palopo-Makassar Lumpuh

Daerah

Bupati Sumbawa Barat: Masjid Itu sudah Bersih, Suci Lagi. Pasar Dulu Ditutup Baru Masjid

Daerah

Pulang ke Sulsel, 12 Santri Ponpes Temboro Magetan Positif Corona 
Durian Gundul

Daerah

Indonesia Berhasil Ciptakan Durian Gundul. Tapi Bentuknya Jadi Aneh Ya…