Home / Kesehatan

Selasa, 5 Mei 2020 - 22:31 WIB

Tembus 484 Kasus Positif COVID-19 dalam Sehari: Tanda Puncak Pandemi di Indonesia

Angka orang yang terkonfirmasi positif terpapar Covid-19 pada Selasa, 5 Mei 2020 pecahkan rekor harian tertinggi selama masa pandemi. Sebanyak 484 orang terkonfirmasi positif Corona pada hari ini.

“Kasus positif bertambah 484 orang, sehingga totalnya menjadi 12.071,” kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto di Gedung BNPB, Jakarta Timur, Selasa (5/5/2020).

Data nasional menyatakan kasus baru pasien positif hari ini tersebar di 27 provinsi. DKI Jakarta menjadi provinsi terbanyak ditemukan kasus baru COVID-19 yakni 148 orang.

Selain DKI Jakarta, kasus baru hari ini banyak ditemukan di Jawa Tengah 51 orang, Jawa Barat 48 orang, Jawa Timur 47 orang, dan Sulawesi Selatan 33 orang.

Berdasarkan data yang didapatkan, kasus baru pasien Corona hari ini tertinggi sepanjang April dan Mei 2020. Kasus tertinggi selama Mei, tercatat sebanyak 433 yaitu pada tanggal 2.

Baca  Corona di RI Diprediksi Tak Mungkin Selesai Tahun Ini, Karena PSBB Tak Efektif

Sementara itu, kasus baru selama April juga selalu di bawah temuan hari ini sebanyak 484 orang. Selama April, hanya terdapat tiga hari saat kasus baru ditemukan pada angka di atas 400 orang. Yakni pada tanggal 28 April dengan 415 kasus, 24 April dengan 436 kasus, dan 17 April dengan 407 kasus.

Puncak Pandemi Corona di Indonesia

Terpisah, Pakar Epidemiologi dari Departemen Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran, Universitas Padjajaran (Unpad), Bony Wiem Lestari mengatakan lonjakan kasus positif Covid-19 pada hari ini tak bisa disimpulkan bahwa prediksi Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 meleset. Menurutnya, lonjakan tersebut bisa jadi karena ada penambahan kapasitas laboratorium PCR.

Baca  Kisah Memilukan Perawat Pasien Corona; Diusir dari Kos Sampai Kehabisan Makanan

“Bisa jadi ada penambahan kasus positif karena jumlah lab PCR bertambah, jumlah PDP yang diperiksa bertambah atau memang belum ada penurunan infection rate. Setidaknya tren ini perlu kita observasi 1-2 minggu ke depan,” terang Bony seperti dikutip Liputan6.com, Selasa malam (5/5/2020).

Namun begitu, justru pihaknya memprakirakan Juni merupakan puncak pandemi Corona di Indonesia.

“Kita estimasi puncak antara 8-13 Juni untuk Jawa Barat. Saya tidak buat pemodelan untuk Indonesia. Saya kira untuk Indonesia akan kurang lebih sama, bisa maju atau mundur,” paparnya.

Bony memprakirakan, kedepannya angka terkonfirmasi positif Covid-19 harian akan terus mengalami peningkatan menembus angka di atas 400 orang perhari.

Hal ini karena beberapa faktor, misalnya tingkat infeksi belum menunjukkan penurunan secara berkesinambungan.

“Infection rate belum turun, populasi penduduk yang rentan masih banyak, dan jumlah lab PCR bertambah sehingga makin banyak orang yang diperiksa,” paparnya.

Baca  Betulkah Virus Corona Bisa Menyebar Lewat Uang? Ahli Jepang Meng-Iya-kan

“Angka prediksi pemodelan jauh di atas angka laporan kasus yang dikeluarkan karena kapasitas tes kita terbatas. Tidak seperti Korea Selatan atau Jerman yg kapasitas PCR-nya berkisar 300-500 ribu per hari,” sambungnya.

Meskipun begitu, Bony tak menyebut bahwa prediksi yang diumumkan Doni bahwa Juni-Juli masa pandemi akan berakhir merupakan sesuatu yang tak berdasar. Karena ia mengakui bahwa setiap pemodelan memiliki parameter tersendiri.

“Tentu tidak, dalam pemodelan kan kita punya parameter. Angka estimasi jumlah infeksi, jumlah kematian tentu berdasarkan hitungan dengan parameter-parameter tersebut,” ungkap Bony.

Perbedaan hasil prediksi ini, kata Bony disebabkan karena pemilihan parameter dan asumsi yang digunakan berbeda-beda pula. (BL)

Share :

Baca Juga

Kesehatan

Ramuan Penyakit Jantung ala Rasulullah saw

Kesehatan

Perjuangan Dokter Tangani Pasien Corona Akui Sempat Demam, Lelah dan Stres

Kesehatan

Ini Tiga Perbedaan Penyeberan Virus Corona Gelombang Pertama dan Kedua

Kesehatan

Hasil Tes Lab Lamban Diterima, Pemerintah Daerah Kelimpungan Deteksi Penyebaran Corona

Kesehatan

Ramalan Luhut Soal Puncak Wabah Corona di RI

Kesehatan

Jubir Penanganan Corona; 227 Spesimen Diduga Terjangkit, 13 Diduga Kuat Positif!

Global

Dua Kasus Baru Corona di Saudi; Pasien Terjangkit Setelah dari Iran dan Irak

Kesehatan

Dalam Penjara, Siti Fadilah Peringatkan RI Jangan Beli Vaksin Corona Bikinan Bill Gates