Telur Penyu Masih Dijual Bebas

Telur Penyu Masih Dijual BebasFoto Istimewa.

BERITAWAJO.COM, MAJENE— Kesadaran dalam melestarikan penyu masih kurang. Telur penyu kembali ditemukan dijual bebas di Pasar Maliaya, Desa Maliaya, Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, Jumat, (15/3/2019).

Kapolsek Malunda, AKP Rahardian B Trisna menemukan langsung telur tersebut. Itu ditemukan sekitar pukul 09.40 wita saat timnya melaksanakan pengaturan dan penertiban Pasar Maliaya, serta kontrol aktivitas pasar.

Telur tersebut didapatkan dari seorang ibu, Warga Dusun Tanisi, Desa Mekkatta Selatan, Kecamatan Malunda. “Telur penyu sebanyak 105 butir,” bebernya.

Setelah diberi penjelasan oleh Kapolsek Malunda bahwa telur penyu tersebut dilindungi negara dan dilarang diperjualbelikan, akhirnya ia menyerahkan telur penyu tersebut ke timnya.

Alasan menjual, Kata AKP Rahardian, karena ada seorang yang menitipkan untuk dijualkan dan ketidaktahuan bahwa telur penyu tidak boleh diperjualbelikan.

Setelah mengambil, pihaknya membawa ke habitatnya untuk diretaskan dengan cara menimbun ke pasir di Pinggir Laut. Disaksikan langsung pemerintah setempat Kepala Lingk Malunda, Albar.

Dikonfirmasi terpisah, Penggerak Sahabat Penyu Sulbar, Yusri, mengutarakan, hingga saat ini memang kesadaran masyarakat masih sangat rendah akan pentingnya melestarikan Penyu. Sebab, sampai saat ini kesadaran untuk mengambil telur Penyu belum juga berhenti.

“Kejadian seperti ini hampir tiap tahun ditemukan,” bebernya. Meski jumlah yang menjual agak sedikit berkurang dari tahun ke tahun. (sal)

Demikian berita ini dikutip dari FAJAR.CO.ID untuk dapat kami sampaikan kepada pembaca sekalian.