Home / Pemerintah

Jumat, 24 April 2020 - 05:15 WIB

Susul Belva, Andi Taufan Juga Mundur dari Stafsus Jokowi

Andi Taufan Garuda Putra, salah satu staf khusus presiden, akhirnya memutuskan untuk mundur dari posisinya. Berarti, sudah dua staf khusus millenial yang mundur, setelah sebelumnya Adamas Belva.

Mundurnya Andi Taufan dibenarkan oleh Sekretaris Kabinet Pramono Anung. Surat itu disampaikan Andi Taufan kepada Jokowi pada 17 April 2020.

“Presiden sudah menerima dan menyetujui pengunduran diri Saudara Andi Taufan dan memahami alasan yang mendasari dan disampaikan oleh yang bersangkutan,” kata Pramono Anung, dalam penjelasannya, Jumat 24 April 2020.

Baca  Kabar Gembira dari Menpan RB Tjahjo Kumolo soal Honorer K2

Pramono melanjutkan, Presiden Jokowi menghargai komitmen Taufan yang selama ini mengabdikan dirinya untuk penguatan ekonomi masyarakat yang level bawah. Terutama pada tataran usaha mikro.

“Karena penguatan ekonomi lapisan bawah terutama UMKM juga menjadi perhatian Bapak Presiden selama ini,” katanya.

Andi Taufan Garuda Putra, sempat membuat heboh lantaran surat dari perusahaannya, Amartha, yang menggunakan Kop surat Sekretariat Negara. Dengan menyurati para camat untuk bekerjasama dalam penanganan Covid-19.

Baca  Anies Meminta Semua Aktifitas Kantor Perusahaan Dihentikan

Share :

Baca Juga

Pemerintah

Menkeu Sri Mulyani Ngutang 5 Triliun, Komisi XI: Kita Enggak Pernah Tahu Kapan Diajukan

Pemerintah

Yusril Ihza Mahendra; Pertimbangan Ekonomi Nomor Dua, Pemerintah Jangan Tutupi Apa yang Terjadi

Pemerintah

Jokowi Ke Jajaran Kabinet: Jangan Sampai Masyarakat Menganggap Kita Hanya Omong Saja

Pemerintah

49 TKA China di Kendari, Stafsus Kemnaker: Ilegal. Luhut: Tak Ada Prosedur Ilegal

Pemerintah

Lagi, Polisi Aktif Mengisi Posisi Jabatan Sipil

Pemerintah

Cara Pemerintah Blokir Ponsel Ilegal yang Dimulai Hari Ini

Pemerintah

Menko Mahfud: Haram Tiru Sistem Pemerintahan Era Nabi Muhammad

Pemerintah

Honorer Beralih Status Magang, Nasib Gajinya Seperti Ini