Home / Politik

Minggu, 22 Maret 2020 - 05:47 WIB

Survey Indo Barometer; 64,3 Persen Publik Percaya Pemerintah Mampu Mengatasi Corona

BERITAWAJO.COM – Indo Barometer bekerja sama dengan Puslitbangdiklat RRI melakukan survei terkait respons kepercayaan publik terhadap pemerintah terkait penanganan virus Corona. Berdasarkan hasil survei, 64,3 persen yakin pemerintah mampu mengatasi wabah virus Corona.

“64,3 persen yakin pemerintah mampu mengatasi virus Corona, sedangkan 35,7 persen tidak yakin,” kata Direktur Eksekutif Indo Barometer Muhammad Qodari dalam keterangan tertulis, Sabtu (21/3/2020).

Qodari mengatakan publik yang percaya pemerintah mampu mengatasi virus Corona itu memiliki berbagai alasan. Alasannya, dari penanganan di pemerintah dinilai yang bagus, keseriusan pemerintah menangani virus Corona hingga pemerintah dinilai cepat tanggap terhadap penyebaran virus Corona.

Baca  Rocky Gerung: Virus Corona Ditularkan oleh Kebijakan Pemerintah yang Buruk

Sedangkan Qodari menyebut publik yang tidak yakin terhadap pemerintah juga memiliki alasan. Alasannya, dari pasien semakin banyak, penyebarannya sangat cepat, peralatan pendeteksi masih terbatas, hingga Indonesia terlalu santai menanggapi virus Corona.

Tak hanya itu, Qodari menyebut berdasarkan hasil survei tersebut, sebenarnya masyarakat sendirilah memiliki peran paling besar untuk mengatasi virus Corona. Sebanyak 58,8 persen responden menyatakan yakin penanganan virus Corona itu berawal dari masyarakat sendiri.

Baca  Satu Keluarga di Palu Positif Corona Setelah Sang Ayah Pulang dari Ijtima di Gowa

“Masyarakat sendiri sebanyak 58,8 persen, pemerintah pusat (Presiden, Wakil Presiden, Menteri Kesehatan) sebanyak 23 persen, pihak kesehatan (Dinas Kesehatan, puskesmas, rumah sakit) sebanyak 14,8 persen, dan Pemda sebanyak 3,5 persen,” tutur Qodari.

Survei digelar pada 10-16 Maret 2020 dan dilakukan di 7 provinsi di Indonesia, yakni Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DKI Jakarta, Banten, Sumatera Utara, dan Sulawesi Selatan (7 provinsi ini setara dengan 64,9 persen populasi nasional).

Survei menggunakan metode penarikan sampel quota & purposive sampling dengan jumlah responden 400 tersebar secara proporsional. Survei ini memiliki margin of error sebesar ± 4,90 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Baca  PKS Marah Besar, Ini Pembodohan Rakyat, Tawarkan Latihan Mancing saat Wabah Corona di Kartu Prakerja

Para responden dalam survei ini adalah WNI berusia minimal 17 tahun atau sudah menikah. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara via telepon seluler menggunakan kuesioner. Data telepon seluler responden diambil secara acak dari nomor telepon seluler responden di Indo Barometer dari hasil survei nasional sebelumnya.

Sumber

Share :

Baca Juga

Luluk Harijanto Akan Datang

Politik

Tidak Terima LBP Diserang, Luluk Harijanto Akan Datang Ke Acara Said Didu
harga rapid tes corona

Politik

Kritisi Kenaikan BPJS Kesehatan, Fadli Zon: Apa Namanya Kalau Bukan Jahat?

Politik

Mahfud MD Tertawakan Fadli Zon dan Rizal Ramli Puji Mahfud MD

Politik

Stafsus Presiden Mundur, PKS: Yang Salah Bukan Prajurit Tapi Jenderal

Politik

Kepala Daerah Doyan Mutasi untuk Kepentingan Politik, Ini Warning Wapres

Politik

Jika Langkah Politik Nasdem Membahayakan, Reshuffle Kabinet Bakal Lebih Cepat

Politik

Survei Penanganan Covid-19: Warga Lebih Puas Kerja Pemprov DKI Dibanding Pemerintah Pusat

Politik

Iuran BPJS Naik. Pengamat: Prabowo Masih Berani Bersaksi Jokowi Perjuangkan Rakyat?