Home / Hukum

Rabu, 22 April 2020 - 21:31 WIB

Suap Impor Bawang, Eks Politikus PDIP Dituntut 10 Tahun Bui

Jakarta – Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuntut eks politikus PDIP I Nyoman Dhamantra dengan pidana 10 tahun penjara dan denda Rp1 miliar subsider 6 bulan kurungan.

Jaksa berpendapat I Nyoman terbukti secara sah melakukan tindak pidana korupsi terkait pengurusan kuota impor bawang putih di Kementerian Perdagangan.

“Menyatakan terdakwa I Nyoman Dhamantra terbukti secara sah dan meyakinkan menurut hukum bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama dan berlanjut,” demikian bunyi surat tuntutan yang diterima CNNIndonesia.com, Rabu (22/4).

Baca  Ditegur Pakai Masker, Polisi Ajak Duel Sesama Polisi, Akhirnya Dimutasi Kapolda Jabar

Selain itu, Jaksa juga menuntut pencabutan hak dipilih dalam jabatan publik I Nyoman selama lima tahun. “Memerintahkan masa penahanan yang telah dijalani oleh Terdakwa dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan,” sambung Jaksa.

I Nyoman sebelumnya didakwa menerima suap sebesar Rp3,5 miliar terkait pengurusan kuota impor bawang putih di Kementerian Perdagangan. Suap itu diterima dari pengusaha Chandry Suanda alias Afung dan rekannya, Doddy Wahyudi dan Zulfikar.

Baca  Fahira Idris Akan Melaporkan Balik Muanas Alaidid ke Polisi

I Nyoman dinilai telah melanggar Pasal 12 huruf a Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP jo Pasal 64 Ayat (1) ke-1 KUHP, sebagaimana dakwaan alternatif pertama.

“Patut diduga hadiah atau janji itu diberikan untuk sesuatu yang bertentangan dengan kewajiban terdakwa selaku anggota DPR RI,” ujar jaksa Takdir Suhan saat membacakan surat dakwaan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (31/12).

Baca  PDIP Nilai Anies Lamban Baru Berlakukan PSBB di DKI Jumat

Dalam perkara yang sama, Mirawati Basri yang tak lain adalah orang kepercayaan I Nyoman dan Elviyanto (swasta) dituntut dengan pidana 7 tahun penjara dan denda Rp1 miliar subsider 6 bulan kurungan.

“Menyatakan Terdakwa I Elviyanto dan Terdakwa II Mirawati, masing-masing terbukti secara sah meyakinkan menurut hukum bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama dan berlanjut,” demikian bunyi surat tuntutan tersebut. (ryn/osc)

Share :

Baca Juga

Hukum

Jomblo Senang, Kapolda Metro Jaya Sebut Sepeda Motor Hanya Boleh Dinaiki untuk Satu Orang Selama PSBB

Hukum

Habib Bahar Kini Berbeda, Dia Beberkan Sikap Sipir di Nusakambangan

Hukum

Digugat Pengelola Mal, Anies Baswedan Menang di MA

Hukum

Beredar Foto Pelat Nomor Mobil Habib Umar Assegaf Palsu, Polisi: Hoax

Hukum

Buntut Surat Minta Jokowi Mundur, Ruslan Buton Dijemput Polisi

Hukum

Hukuman Romahurmuziy Dipotong Jadi 1 Tahun, ICW: Lebih Rendah dari Kepala Desa PemerasĀ 

Hukum

Polisi: Ada Tersangka Perempuan di Kasus Bully Penjual Jalangkote di Sulsel

Hukum

Jokowi Digugat Pedagang UMKM Rp 10 Miliar, Ngabalin: Minta Sana Sama Corona