Home / Pendidikan

Selasa, 21 Januari 2020 - 09:46 WIB

SIARAN PERS; BSNP Siapkan POS UN Baru

Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) sudah menyiapkan Prosedur Operasi Standar Ujian Nasional (POS UN) baru. POS UN ini, merupakan revisi POS UN sebelumnya yang sudah diumumkan ke masyarakat sejak November tahun lalu. Rilis tentang revisi POS UN disampaikan di Kantor BSNP, Cipete, Jakarta (21/1).
Revisi POS UN ini, menurut Ketua BSNP Abdul Mu’ti, perlu dilakukan untuk menyesuaikan dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor 43/2019 tentang tentang Penyelenggaraan Ujian Yang Diselenggarakan Satuan Pendidikan dan Ujian Nasional yang ditandatangani mendikbud pada 10 Desember 2019.
“Merujuk Permendikbud 43/2019 tersebut, maka BSNP tidak lagi membuat panduan untuk pelaksanaan USBN,” ujar Abdul Mu’ti di Jakarta, Selasa (21/2/2020).
Selain itu, menurut Abdul Mu’ti, paling tidak ada dua hal lagi yang perlu dinyatakan oleh BSNP terkait dengan Permendikbud No. 43/2019. 
Pertama, peraturan BSNP No:0051/P/BSNP/XI/2019 tentang POS UN 2019/2020 tidak berlaku. Kedua, berlakunya POS UN 2019/2020 yang baru, sebagaimana tertuang dalam SK BSNP No: 0053/P/BSNP/I/2020.
Hal lain, Abdul Mu’ti juga mengingatkan, sudah adanya teknis pelaksanaan ujian sekolah pada Permendikbud No 53/2015 tentang Penilaian Hasil Belajar oleh Pendidik dan Satuan Pendidikan Pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah. Permendikbud ini, juga sudah memiliki acuan teknisnya berupa petunjuk teknis yang dikeluarkan oleh Dirjen Dikdasmen.
“Ini bisa dijadikan pegangan bagi sekolah untuk melaksanakan ujian sekolah,” ujarnya.
Sementara itu, Doni Koesoema A, anggota BSNP mengatakan bahwa momen penghapusan USBN harus menjadi ruang untuk memperkuat kepercayaan publik pada guru dan sekolah. 
“Pak Nadiem Makarim memberikan kepercayaan pada satuan pendidikan untuk menyelenggarakan ujian. Karena itu, kepercayaan ini jangan sampai disalahgunakan,” ujar Doni. 
“Satuan pendidikan perlu menjaga kerahasiaan soal-soal Ujian dan mengembangkan berbagai metode ujian untuk menumbuhkan semangat belajar peserta didik secara kontekstual,” tegas Doni.
Berbagai sumber
Baca  Pensiunan Guru Pertanyakan Uang Rp357 Miliar, Ali Rahim: Kemana Uang Kami Itu?

Share :

Baca Juga

Pendidikan

Mau dapat Beasiswa KIP Kuliah 2020? Ini Syarat dan Cara Pendaftarannya

Pendidikan

Siswa di Pelosok Harus Naik Gunung demi Sinyal untuk Belajar Online

Pendidikan

Anak Sekolah Belajar di Rumah, Kok SPP-nya Nggak Turun?

Pendidikan

Sekolah TK di Jakarta Ini, SPP Saja Ratusan Juta; Warganet Heboh!

Pemerintah

Perjuangkan Guru Honorer, Anggota Komisi X DPR Adrianus: Mudah-mudahan Air Matanya Jangan Keluar Lagi

Kesehatan

Bidan Honorer Asal Pangkep Ini Digaji Rp 300 Ribu per Bulan, Plus Jadi Perawat dan Dokter

Pendidikan

Soal Ujian Anak SD Dinilai Lecehkan Nabi saw! Kok Bisa?

Pendidikan

Bentuk Penghormatan, Anies Gratiskan Pendidikan Anak dari Tenaga Medis yang Gugur