Home / Politik

Rabu, 29 April 2020 - 17:49 WIB

Rocky Gerung: Corona Baru Berhenti di Tahun 2070! Apa Maksudnya?

Pandemik virus corona baru (Covid-19) yang kini menjangkit Tanah Air diprediksi tak akan bisa tertangani dengan cepat, terlebih jika dikaitkan dengan dampak ekonomi yang ditimbulkan.

Bahkan menurut pengamat politik Rocky Gerung, dampak virus yang berasal dari Wuhan, China ini tak akan selesai di akhir tahun 2020 seperti yang disampaikan sejumlah pihak.

“Jadi corona itu tidak berhenti di Desember 2020, tetapi berhenti di 2070,” ujar Rocky dalam diskusi daring bertema ‘Ngopi Bareng Spesial Ramadhan : Misteri Jurus Jitu Ekonomi’, Selasa (28/4).

Baca  Ahmad Riza Jadi Calon Wakil, Politikus Gerindra Bela Anies Baswedan

Maksud dari pernyataan Rocky Gerung tersebut bukan semata-mata pada dampak kesehatan virus Covid-19, melainkan penerbitan Surat Utang Negara (SUN) bertenor 50 tahun yang diterbitkan Menteri Keuangan, Sri Mulyani guna memenuhi kebutuhan pembiayaan anggaran, termasuk untuk menghadapi wabah virus corona.

Atas dasar itu, Rocky Gerung berpandangan dampak wabah Covid-19 ini masih akan berlanjut hingga ke anak cucu nantinya. “Ketika mulai membayar utang yang dibikin oleh Jokowi.

Baca  Palestina Keadaan Darurat!

Kan kita kemarin surat utang tenor 50 tahun. Dengan kata lain, 10 kali pemilu lagi, urusan utang ini masih akan kita ingat sebagai utang karena corona,” bebernya.

Di sisi lain, filsuf Universitas Indonesia ini berpandangan, publik sejatinya perlu memandang virus yang telah menewaskan ratusan nyawa di Indonesia ini sebagai pengingat mahluk di bumi.

“Kalau dia (Covid-19) senjata kimia, itu akan menjadi problem politik ke depan. Tetapi kalau kita anggap Covid-19 ini adalah natural, salah satu keterangan yang masuk akal bagi saya adalah Covid-19 bukan virus, tetapi antibodi bumi untuk menghalau virus yang namanya manusia,” bebernya.

Baca  Lucu! Gubernur Edy Rahmayadi Suruh Pasien Corona Push Up: Mereka Sehat-sehat Kok

“Kalau virus ini antibodi bumi untuk menghalau virus manusia, maka ekonomi juga harus berubah berdasarkan pola itu karena dia menganggap perilaku manusia sudah bersifat menginfeksi bumi. Jadi orang berpikir untuk mengembalikan green economy itu,” tandasnya. (Rmol)

Share :

Baca Juga

Politik

PKS, Demokrat, dan PAN Desak Jokowi Batalkan Kenaikan BPJS

Politik

Jika Langkah Politik Nasdem Membahayakan, Reshuffle Kabinet Bakal Lebih Cepat

Politik

Ahok Diduga Nepotisme Gara-Gara Cashback Harga BBM buat Ojol, Minta Dibatalkan

Politik

Ditanya Kesiapan Jadi Capres 2024, Ini Jawaban Susi Pudjiastuti
Prabowo-Anies

Politik

Pengamat: Prabowo-Anies Bisa Berhadapan di Pilpres 2024

Politik

Ma’ruf Amin dan Habib Luthfi Disentil soal Pengangkatan Iman Brotoseno

Politik

PDIP Nilai Anies Lamban Baru Berlakukan PSBB di DKI Jumat

Politik

Pengamat: Presiden Jokowi Harus Segera Buka Data Perjanjian Utang Dengan China