Home / Global

Kamis, 7 Mei 2020 - 09:10 WIB

Profesor yang Teliti Virus Corona di AS Tewas Ditembak

Asisten profesor riset di University of Pittsburgh, Amerika Serikat, Bing Liu yang melakukan penelitian terhadap virus corona ditemukan tewas di rumahnya di Elm Court, Sabtu (2/5).

Pria 37 tahun itu diduga jadi korban pembunuhan dengan sejumlah luka tembak di kepala, leher, dada, dan di sekujur tubuh.

Menurut penyidik setempat, usai menembak korban, pelaku kembali ke mobilnya lalu bunuh diri.

Baca  Palestina Keadaan Darurat!

Dilansir dari CBS Pittsburgh, polisi mengatakan pelaku yang diidentifikasi bernama Hao Gu itu ditemukan tewas di mobilnya di Charlemagne Circle dekat Elm Court.

Polisi meyakini korban dan pelaku saling mengenal, namun Sersan Brian Kohlhepp mengatakan motif penembakan tidak ada hubungannya dengan pekerjaan korban.

Pihak universitas mengeluarkan pernyataan duka atas kematian tragis Bing Liu. Mereka menyebut Bing sebagai seorang peneliti yang produktif dan rekan yang dikagumi di universitas.

Baca  China Ejek Kesombongan Amerika yang Kini Parah Diserang Corona

“Universitas menyampaikan duka mendalam kepada keluarga, kerabat, dan kolega selama masa sulit ini,” tulis pernyataan itu.

Dilansir dari CNN pada Rabu (6/5), anggota sekolah kedokteran universitas menggambarkan Bing Liu sebagai peneliti dan mentor yang luar biasa.

Mereka juga berjanji untuk menyelesaikan penelitian Bing sebagai upaya untuk memberi penghormatan kepada keunggulan ilmiahnya.

Baca  Trump Klaim Punya Bukti Corona Berasal dari Lab Wuhan

Sebelum meninggal, Bing dalam tahap penelitian untuk memahami mekanisme seluler yang mendasari Covid-19.

“Bing nyaris membuat temuan yang sangat signifikan untuk memahami mekanisme seluler yang mendasari infeksi SARS-CoV-2 dan dasar seluler dari komplikasi lanjutan. Kami akan melakukan upaya untuk menyelesaikan apa yang dia mulai dalam upaya untuk memberi penghormatan kepada keunggulan ilmiahnya.” (ans/dea)

Share :

Baca Juga

Global

AS Ancam Serang 52 Target Utama di Iran

Global

Raja Salman Umumkan Kabar Gembira di Pertengahan Ramadan

Global

Raja Salman Setuju Lockdown Riyadh, Mekah, dan Madinah

Global

Tidak Bebas! Para Tahanan di Turki Produksi 1,5 Juta Masker untuk Rumah Sakit

Global

Gedung Putih Jebol, Pasukan Khusus Pengawal Trump Kena Corona

Global

Miris! Wabah Corona: Muslim Rohingya di Myanmar, Satu Toilet Gantian 40 Orang

Global

11.000 Kamar Mewah Disiapkan Kerajaan Arab Untuk Karantina Warganya yang Baru Dipulangkan
China Ambil Untung dari Wabah Corona

Global

China Ambil Untung dari Wabah Corona, Militer Filipina Punya Bukti