Home / Nasional / Politik

Kamis, 16 Januari 2020 - 17:00 WIB

Pilpres 2024, Gerindra Diprediksi tak Usung Anies Baswedan

BERITAWAJO.COM,

JAKARTA– Pemilihan Presiden 2024 masih sangat jauh, empat tahun lagi. Namun, dari peta politik yang berkembang, terutama di DKI Jakarta, pertarungan opini terkesan sudah dimulai.


anies baswedan

Lantas sejauh mana peluang Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan diusung Gerindra dan PKS, dua partai yang mengusungnya di Pilkada DKI 2017, bakal kembali mengusungnya di Pilpres 2024? Pengamat komunikasi politik Ari Junaedi angkat bicara.

Ia menilai, peluang mantan menteri pendidikan dan kebudayaan itu kembali diusung Gerindra sangat kecil. Beberapa politikus Gerindra di tingkat DKI Jakarta memang terkesan membela Anies saat menghadapi gonjang ganjing penanganan banjir.

Baca  Sri Mulyani Sentil Anies, Belanja Pegawai dan Barang DKI Masih Tinggi

Misalnya terkait sikap Fraksi Gerindra di DPRD DKI Jakarta, menolak usulan pembentukan pansus terkait banjir.

Namun, hal itu diprediksi tidak akan mempengaruhi kebijakan di tingkat pusat, karena Gerindra memiliki tokoh internal yang berpotensi kembali diusung di Pilpres 2024.

“Saya kira Gerindra akan lebih nyaman mendukung Prabowo Subianto (Ketua Umum DPP Gerindra) daripada Anies Baswedan di pilpres mendatang,” ujar Ari kepada jpnn.com, Kamis (16/1).

Pembimbing program doktoral di pasca-sarjana Universitas Padjajaran ini melihat Anies berpotensi diusung Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Amanat Nasional (PAN) nantinya.

Baca  Tifatul Sembiring Mulai Khawatir Partai Gelora Indonesia Acak-acak Kader PKS

Namun, jika melihat aturan yang ada saat ini, PKS dan PAN nantinya perlu meyakinkan partai politik lain. Pasalnya, perolehan suara sah PKS di Pilpres 2019 lalu hanya 11.493.663 suara atau 8,21 persen suara nasional. Sementara PAN 9.572.623 suara atau 6,84 persen.

Sementara presidential threshold dalam UU Nomor 7/2017 tentang Pemilu mengatur syarat partai atau gabungan partai yang boleh mengusung pasangan capres dan cawapres, harus memiliki 20 persen kursi di DPR atau 25 persen suara sah di level nasional.

Baca  Menaggapi Wacana Darurat Sipil, Ini Seruan Habib Rizieq dari Tanah Suci

“Perlu kerja keras memang, tetapi jika melihat cara-cara berpolitik Anies selama ini, saya kira yang berpotensi mendukungnya adalah PKS dan PAN,” katanya.

Apakah Partai Demokrat berpeluang untuk berkoalisi dengan PKS dan PAN nantinya? Ari menyebut segala kemungkinan bisa saja terjadi. Apalagi waktunya masih sangat lama.

“Tetapi kalau melihat kecenderungan saat ini, sepertinya Partak Demokrat tetap akan ngotot memajukan Agus Harimurti Yudhoyono,” pungkas Ari.

Demikian berita ini dikutip dari FAJAR.CO.ID untuk dapat kami sampaikan kepada pembaca sekalian.

Share :

Baca Juga

Jangan Tergesa Bilang Corona Menurun

Nasional

Peneliti Eijkman: Pemerintah Jangan Tergesa Bilang Corona Menurun

Politik

Kementan Angkat Suara soal Pengadaan Ayam Rp770 Ribu per Ekor

Politik

Klarifikasi Said Didu Sudah Dibaca Luhut, Jubir: Mungkin Memang Kita “rada-rada dungu” Ini Minta Maaf atau Apa?

Nasional

Duta Besar India Mengecam Aksi Pembakaran Bendera India

Nasional

Lebaran Tahun Ini Jangan Harap Bisa Salaman dengan Jokowi

Politik

Gus Yaqut: Bubarkan Saja Stafsus Milenial, Tidak Berfaedah

Nasional

Umpat FPI, Ade Armando Bakal Dilapor ke Bareskrim

Global

Gaduh Pernyataan Agnez Mo, Pengamat Nilai Sudah Dipolitisasi