Home / Daerah

Sabtu, 23 Mei 2020 - 05:26 WIB

4 Pesan Anies Baswedan Menyambut Lebaran 2020 untuk Warga DKI Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan empat pesan bagi masyarakat dalam rangka menyambut Lebaran 2020. Empat pesan tersebut diungkapkannya dalam siaran langsung melalui akun media sosial Pemprov DKI pada Jumat (22/5).

Anies meminta warga Jakarta secara khusus dan masyarakat Jabodetabek secara umum untuk menyambut Lebaran dengan menggemakan takbir di rumah masing-masing. Tidak perlu melakukan takbir keliling atau berbondong-bondong ke masjid. Dan kalau pun ada yang mengumandangkan takbir di masjid sebaiknya dilakukan secara bergantian. Anies meminta masyarakat mengikuti imbauan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

“Mari kita taati seruan MUI Jakarta dan DMI Jakarta. Seruan ini relevan untuk Jakarta. Bila ada yang bertanya apakah ada kampung hijau, kampung kuning, kampung merah, sesungguhnya Jakarta adalah satu kesatuan. Jakarta, Jabodetabek, masih merupakan satu kesatuan episenter di dalam penanganan wabah Covid-19,” tuturnya.

Baca  Seluruh APD, Obat-obatan, dan Rapid Test Hangus Terbakar, RSUD Aeremo, NTT, Butuh Bantuan", 

Kedua, Anies Baswedan meminta masyarakat untuk tetap berada di rumah baik sebelum Lebaran, hari H, maupun pasca Lebaran guna menghindari penyebaran virus Korona.

“Tetaplah berada di rumah pada hari menjelang Lebaran, di hari Lebaran dan di hari-hari sesudah Lebaran. Artinya jangan sampai kita melonggarkan diri, melupakan kedisiplinan yang sudah kita jaga 2 bulan, supaya kita tidak kembali pada situasi di bulan Maret. Hari-hari ke depan, tetaplah berada di rumah,” ungkap Anies Baswedan.

Baca  Pembatasan Sosial Skala Besar, Anies: Jakarta Sudah Lakukan. Ini Jawaban Balasan Istana

Ketiga, Anies mengimbau masyarakat melaksanakan salat Idul Fitri di rumah masing-masing. Demikian juga dengan mengumandangkan takbir dan tahmid mengagungkan kebesaran Tuhan di hari Lebaran, sebaiknya dilaksanakan dari rumah. Jika masjid akan menggelar acara takbiran, dianjurkan dalam jumlah terbatas.

“Seperti tadi dianjurkan dengan jumlah 5 orang di tiap masjid untuk mengumandangkan takbir dari maghrib hingga menjelang salat Id. Dan rumah-rumah kita Insya Allah menjadi tempat dimana para orang tua memimpin, memandu keluarganya, menggaungkan kalimat takbir. Insya Allah ini akan menjadi pengalaman mengesankan bagi semuanya,” paparnya.

Baca  Polemik Bansos DKI: Tiga Menteri Jokowi Lawan Anies

Keempat, Anies Baswedan mengatakan bahwa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) bisa saja diperpanjang lagi jika masyarakat tidak mematuhi protokol Covid-19. Dalam kesempatan itu dia mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada keluarga-keluarga yang sudah menaati anjuran dari pemerintah tetap berada di rumah selama kurang lebih 2 bulan belakangan demi memutus rantai penyebaran Covid-19.

“Anda pahlawan yang membawa Jakarta dalam kondisi yang lebih baik seperti sekarang. Kedisiplinan Anda membuat kota ini menjadi kota yang lebih aman dan bagi yang selama ini belum disiplin, mari ambil tanggung jawab,” ungkap Anies Baswedan.

Share :

Baca Juga

Daerah

Terkait Covid 19, Gubernur: Sejumlah Kebijakan Pusat Kacaukan Skenario Daerah

Daerah

Aneh! Sudah Meninggal, Pasien Corona di Bantul Dinyatakan Sembuh

Daerah

Pasien COVID-19 di Bogor Rata-Rata Tertular di KRL

Daerah

Satu Keluarga di Palu Positif Corona Setelah Sang Ayah Pulang dari Ijtima di Gowa

Daerah

Capai Rp749 Miliar, Anggaran Covid-19 di Makassar Tertinggi di Seluruh Indonesia

Daerah

MUI Sumatera Utara Tetap Anjurkan Shalat Tarawih di Masjid Saat Ramadhan

Daerah

Bupati Dan Ulama Sampang Sepakat Tak Ada Larangan Beribadah di Masjid Selama Bulan Puasa

Daerah

Warga Kota dan Pedagang Kecil Gembira Dagangan Takjil Diborong Gubernur Bengkulu