Home / Ekonomi

Senin, 27 April 2020 - 17:08 WIB

Pengusaha Jamu Kecewa, Satgas COVID-19 DPR Kok Impor Jamu dari Tiongkok?

Jakarta – Ketua Umum Gabungan Pengusaha Jamu dan Obat Tradisional Dwi Ranny Pertiwi tidak bisa menutupi kekecewaannya terhadap Satgas DPR RI, yang mengimpor obat herbal atau jamu secara besar-besaran dari Tiongkok.

Konon, obat tradisional itu diimpor dari Tiongkok untuk meningkatkan imunitas agar lebih tahan dari infeksi virus corona.

“Saya melihat ada Satgas DPR RI mengimpor jamu secara besar. Sebagai saya orang Indonesia, sebagai ketua GP Jamu Indonesia terus terang berkeberatan dengan hal ini, karena yang saya tahu formula yang ada di dalam jamu impor itu yang diberikan Satgas DPR, kami juga bisa membuat,” kata Ranny, Senin (27/4).

Baca  Ekonomi Terpukul Akibat Pandemi Covid-19, Ini Permintaan Jokowi

Kekecewaan itu disampaikan Rannny dalam rapat dengar pendapat umum (RDPU) dengan Komisi VI DPR, yang juga diikuti oleh pengurus Gabungan Perusahaan Farmasi Indonesia, Asosiasi Pertekstilan Indonesia, dan Gabungan Perusahaan Makanan dan Minuman Pembahasan Kondisi Aktual terkait Dampak COVID-19.

“Itu yang terus terang kami berkeberatan bahwa ternyata jamu kami itu tidak dianggap oleh Satgas DPR RI. Saya mohon segera bisa dikoreksi,” tegas Ranny.

Baca  Mayoritas Ekonomi Keluarga Terdampak Covid-19, Begini Solusi Sandiaga Uno

GP Jamu kecewa dengan kebijakan Satgas DPR RI melakukan impor jamu dari Tiongkok, lantaran mereka juga memiliki banyak industri yang membantu tim medis yang berada di garda depan penanganan COVID-19.

“Karena jamu belum bisa dipakai untuk pasien, banyak sekali membantu tim medis di rumah sakit. Kami bekerja sama dengan BPOM, Kemenkes, itu sumbangsih kami. Jadi di sini bukan dari segi materi, tetapi penghargaan kepada industri jamu, bahwa jamu kami bisa dipakai,” tutur Ranny.

Baca  Sri Mulyani Sebut Ekonomi China Anjlok Beri 'Shock' ke RI

Untuk itu dia mempertanyakan kenapa Satgas Lawan COVID-19 DPR RI yang beberapa waktu lalu diumumkan pembentukannya oleh Ketua DPR RI Puan Maharani, justru mengimpor jamu dari Tiongkok.

“Kenapa Satgas COVID-19 DPR RI impor jamu jumlah besar, dan bahkan BPOM tidak pernah diajak bicara tentang obat sebesar itu. Itu saya pertanyakan sekarang ini. Saya agak senewen dan agak emosi, tetapi itulah demi anggota saya dan jamu Indonesia,” tandasnya. (fat/jpnn)

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Bank Dunia Kembali Mengucurkan Pinjaman Senilai USD 300 Juta atau Hampir Rp 5 triliun

Ekonomi

Hebat! Pengusaha Baju Gamis Ini Banting Stir Produksi 100 Juta Masker Dibagikan Gratis

Ekonomi

Menko Luhut Sebut Penting Bangun Hubungan Ekonomi dengan China

Ekonomi

Luhut Optimis Ekonomi Pulih Bulan Juli, Semua Berkat Tangan Dingin Jokowi

Ekonomi

Aduh! Sudah 1,65 Juta Pekerja Kena PHK. Ini Solusi Pemerintah

Ekonomi

Tertipu Belanja Online, Ngadu dan Sampaikan ke Sini!

Ekonomi

Setengah Miliar Orang Diprediksi Jatuh Miskin, RI Harus Waspada!
Indonesia Belum Turunkan Harga BBM

Ekonomi

Jokowi Tunggu Apa Lagi, Indonesia Satu-satunya Negara di Asia Tenggara yang Belum Turunkan Harga BBM