Home / Nasional

Senin, 11 Mei 2020 - 02:40 WIB

Pengamat: BBM Belum Turun Permainan Siapa, di Mana Ahok?

Pemerintahan Joko Widodo hingga saat ini belum menurunkan harga BBM di saat harga minyak dunia sudah turun sejak beberapa bulan lalu.

Pakar politik dan hukum Universitas Nasional Jakarta, Saiful Anam pun curiga adanya pihak yang mempermainkan harga BBM di tengah pandemik Covid-19.

“Terkait BBM ini permainan siapa? Pasti bukan orang sembarangan yang mencoba mempermainkan harga agar tidak turun di tengah merosotnya harga minyak dunia,” ucap Saiful Anam, Minggu (10/5).

Baca  Ancaman Imam Nahrawi: Siap-siap Saja yang Merasa Terima Dana KONI

Saiful menegaskan, BUMN bukanlah institusi yang mencari keuntungan, melainkan memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Itu sekarang yang mulai bergeser. Katanya Pertamina lebih transparan, kok giliran penurunan harga BBM sulitnya minta ampun. Ini sudah berbalik, harusnya negara memberikan subsidi rakyat, (tapi) rakyat yang mensubsidi negara,” tegas Saiful.

Di sisi lain, ia juga mempertanyakan peran mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang kini menjadi Komisaris Utama (Komut) di PT Pertamina (Persero).

Baca  32 MUI Daerah Desak Jokowi Batalkan Pelonggaran Transportasi

“Kalau begini, di mana peran Ahok yang dianggap mampu mengatasi ketidakberesan di Pertamina? Atau jangan-jangan Ahok bagian dari ini semua? Saya kira ini pembuktian yang sebenarnya, seberapa jauh keberpihakan pemerintah terhadap rakyatnya,” tandasnya. (Rmol)

Share :

Baca Juga

Nasional

Cegah Penyebaran Corona, Sandiaga Canangkan Gerakan Nasional Masker

Nasional

Materi Kursus Kartu Prakerja Mirip Konten Gratis Youtube

Nasional

Kumpulan Ceramah Zainuddin Mz – Dengar Online

Nasional

Miyabi Ketagihan Dukung Timnas Indonesia U-23, Ini Alasannya

Nasional

Awal Bagus, Hendra/Ahsan Lolos Final Hong Kong Open 2019

Nasional

Yusril Minta Indonesia Segera Lockdown: Corona Makin Parah Jika Telat Dilakukan

Nasional

Heboh! IDI Sebut Angka Kematian Akibat Corona di Indonesia Capai 1.000

Nasional

Kerja dalam Senyap, Prabowo Sulap RS Kemenhan Jadi RS Khusus Corona