Pemkab Muba Dukung Pemerintah Beli Karet Rakyat untuk Aspal

Pemkab Muba Dukung Pemerintah Beli Karet Rakyat untuk Aspal
Bupati Musi Banyuasin (Muba) Dodi Reza Alex (kiri) bersama petani tengah mencoba menyadap karet di kebun karet rakyat.

BERITAWAJO.COM – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Pemkab Muba) mendukung rencana pemerintah mendongkrak harga karet. Rencana itu seperti disampaikan Presiden Joko Widodo saat berkunjung ke Sumatera Selatan (Sumsel) dan bertemu dengan petani karet di Sembawa, akhir pekan lalu.

“Kami mendukung di Kabupaten Musi Banyuasin mendukung rencana Presiden untuk membeli karet rakyat yang akan digunakan sebagai campuran aspal untuk bahan pembangunan jalan. Pemerintah Musi Banyuasin sudah melakukannya dengan memanfaatkan karet rakyat untuk aspal pembangunan jalan kabupaten,” kata Bupati Muba Dodi Reza Alex, Senin (11/3).

Di tengah harga karet yang tak kunjung stabil, menurut Bupati Dodi, langkah pemerintah membeli karet rakyat dan menjadikannya sebagai campuran aspal jelas akan sangat membantu.

Dodi menjelaskan, Kabupaten Musi Banyuasin menjadi daerah pertama di Provinsi Sumatera Selatan yang tercatat telah menerapkan pembangunan infrastruktur dengan inovasi infrastruktur aspal campur karet untuk jalan kabupaten.

“Dengan menerapkan campuran aspal karet berpengaruh positif pada harga karet yang ikut terdongkrak. Dengan proyek infrastruktur yang memanfaatkan campuran karet maka banyak petani karet yang bisa terselamatkan,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Muba melakukan inovasi pembangunan aspal karet sudah diterapkan pada jalan di Desa Mulyorejo, B4 Kecamatan Sungai Lilin pada 2018 lalu. Jalan di desa tersebut sepanjang 465 meter kini telah rampung dibangun. Pembangunan ruas jalan tersebut mampu menyerap karet rakyat sebanyak 8,49 ton.

“Pada 2019 pembangunan infrastruktur jalan kembali dilaksanakan dengan inovasi aspal karet pada beberapa lokasi, diantaranya di Sekayu ibu kota Kabupaten Musi Banyuasin dengan lokasi antara lain jalan di rumah dinas bupati – Simpang AMD sampai SD Model,” kata Bupati Dodi Reza Alex.

Kemudian akan ada perbaian jalan aspal campur karet di Kelurahan Babat, dari Simpang KUD Trijaya – Tanjung Agung. Jumlah total jalan aspal karet pada 2019 adalah di Sekayu dua ruas jalan, di Babat satu ruas jalan, di Lais satu ruas jalan dengan total panjang jalan keseluruhan 5 kilometer.

Anggaran yang disiapkan untuk pembangunan jalan aspal karet tersebut berasal dari hadiah penghargaan Kementerian PUPR sebesar Rp20 milyar. Untuk pembangunan jalan aspal karet tersebut menggunakan teknologi pembangunan aspal hotmix menggunakan campuran serbuk karet alam teraktivasi (SKAT)

Demikian berita ini dikutip dari REPUBLIKA.CO.ID untuk dapat kami sampaikan kepada pembaca sekalian.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.