Home / Islam

Selasa, 24 Maret 2020 - 14:50 WIB

PBNU: Meninggal Akibat Corona Termasuk Syahid

BERITAWAJO.COM – Lembaga Bahtsul Masail Pengurus Besar Nahdlatul Ulama menggolongkan virus corona sebagai wabah yang dikenal dalam istilah agama sebagai tha’un. Sedangkan mereka yang meninggal akibat terserang wabah ini berkedudukan syahid fil akhirah.

Wakil Sekretaris LBM PBNU, KH Mahbub Maafi Ramdhan, mengatakan kedudukan syahid tidak hanya didapat oleh mereka yang mati di medan perang. Melainkan juga mati karena wabah.

“Kita mengikuti keterangan para ulama, bahwa yang dimaksudkan dengan dengan kesyahidan orang-orang itu adalah mereka yang gugur bukan di medan perang,” ujar Kiai Mahbub, dikutip dari NU Online.

Baca  Mengapa Sehabis Menikah Perempuan Lain Semakin Cantik Dibanding Istri Sendiri?

Dasar penetapan hukum ini adalah salah satu riwayat Imam Muslim yang menjelaskan peristiwa ketika Rasulullah Muhammad SAW bertanya kepada para sahabatnya mengenai mati syahid. Riwayat tersebut memiliki derajat shahih.

Rasulullah SAW bertanya (kepada sahabatnya), ‘Siapakah orang yang mati syahid di antara kalian?’ Mereka menjawab, ‘Orang yang gugur di medan perang itulah syahid ya Rasulullah.’ Rasulullah SAW menanggapi, ‘Kalau begitu, sedikit sekali umatku yang mati syahid.’”

“Para sahabat bertanya, ‘Mereka itu siapa ya Rasul?’ Rasulullah SAW menjawab ‘Orang yang gugur di medan perang itu syahid, orang yang mati di jalan Allah (bukan karena perang) juga syahid, orang yang tertimpa tha’un (wabah) pun syahid, orang yang mati karena sakit perut juga syahid, dan orang yang tenggelam adalah syahid’.

Baca  Mahfud: Sembarang Orang Hanya Karena Bisa Ngelucu, Bisa Cerita Horor, Dijadikan Da'i

Kiai Mahbub juga mengatakan dasar lain yang digunakan LBM PBNU adalah pendapat dari Imam An Nawawi yang tercantum dalam kitabnya Syarah Shahih Muslim. Pendapat tersebut merupakan penjelasan dari hadis di atas.

“Ulama mengatakan, yang dimaksud dengan kesyahidan mereka semua, selain yang gugur di medan perang, adalah bahwa mereka kelak (di akhirat) menerima pahala sebagaimana pahala para syuhada yang gugur di medan perang. Sedangkan di dunia, mereka tetap dimandikan dan disholati sebagaimana penjelasan telah lalu pada bab Iman.”

Baca  Ikuti Imbauan Ma'ruf, Menag Setuju Zakat Ditunaikan Sebelum Ramadan, Imbas Corona

Berdasarkan pendapat tersebut, Kiai Mahbub menegaskan mereka yang mati karena Covid-19 akan mendapatkan pahala sebagaimana yang diterima para syuhada.

“Kita berdoa semoga Allah menerima amal kebaikan mereka dan segera mengangkat wabah ini dari Indonesia dan dari negara-negara lain,” ucap Kiai Mahbub.

Sumber

Share :

Baca Juga

Cara Mendidik Anak di Zaman Modern

Islam

UAS Batalkan Semua Agenda Ceramahnya; Banyak Netizen Nyinyir Tak Paham

Islam

“Saya Tidak Takut Corona Saya Takut Pada Allah,” Ini Jawaban Ustaz Abdul Somad
APAKAH UAS ADA RENCANA MENIKAH LAG-min

Islam

Saat UAS Ditanya, Apa Sudah Ada Rencana Nikah Lagi? Ini Jawaban UAS

Islam

Mengapa Harus Menutup Aurat? Jika Tidak Maka Hewan Lebih Modern dari Manusia

Islam

Kiamat 15 Ramadhan 2020? Ini Jawaban Ustad Abdul Somad

Islam

Ternyata Bisa! Masjid as-Syarif al-Azhar Gelar Shalat Jumat dengan Tertib dan Lancar

Islam

PBNU; Qunut Nazilah Insya Allah Bisa Mencegah Wabah Corona

Islam

Masya Allah, Ini Waktu Terbaik Bersedekah; Pahami dan Amalkan!