Home / Kesehatan

Rabu, 1 April 2020 - 21:24 WIB

Pasien Covid-19 Terus Bertambah, Pengamat: Itulah Risiko Jika Anies Masih Dianggap Saingan Pusat

BERITAWAJO.COM – Jauh sebelum pemerintah pusat berpikir akan melakukan lockdown, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah membuat skenario karantina wilayah untuk DKI Jakarta.

Namun langkah Anies tersebut tak bisa dieksekusi, karena kewenangan soal karantina ada di pemerintah pusat. Sayang, langkah pemerintah pusat dalam menghadapi wabah corona ini ternyata lamban.

Akibatnya, jumlah pasien yang dinyatakan terjangkit Coronavirus Disease (Covid-19) setiap hari terus bertambah secara signifikan.

Baca  Respons Tiongkok soal Rencana Indonesia Setop Impor

“Itulah risiko jika Anies masih dianggap saingan bagi pusat. Kita tahu dan masyarakat pun tahu, Anies paling awal dan terdepan dalam memerangi Corona,” ujar pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia, Ujang Komaruddin, saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Senin (30/3).

Ujang melanjutkan, begitu tahu corona menyebar di Jakarta, Anies dengan sigap langsung meliburkan sekolah dan menutup tempat wisata untuk mengurangi penyebaran virus.

Baca  Karena Wabah Corona Akad Nikah Via Video Call? Ini Keputusan Kemenag

Berbeda dengan pusat yang bergerak sangat lamban. Bahkan para pejabat tinggi negara berpikir corona tak bisa masuk ke Indonesia. Ditunjukkan melalui pernyataan-pernyataan bernada meremehkan virus yang membuat panik nyaris seluruh dunia.
“Pemerintah pusat menutup-nutupi dari awal. Lamban. Saatnya lakukan sinergi yang lebih baik antara pusat dan daerah dalam melawan corona,” pungkasnya

Baca  WNI Dievakusi dari Wuhan, 100 Rumah Sakit Siapkan Ruang Isolasi

Artikel ini telah tayang di Rmol.id

Share :

Baca Juga

Global

Betulkah Virus Corona Bisa Menyebar Lewat Uang? Ahli Jepang Meng-Iya-kan
Kasus Corona Covid 19 di Indonesia Akan Turun

Kesehatan

WHO: Kasus Corona Covid 19 di Indonesia Akan Turun dalam Beberapa Pekan

Kesehatan

Tak Mau Tangani Pasien Corona, 109 Nakes di RSUD Ogan Ilir Dipecat

Kesehatan

AS Curiga soal Jumlah Kasus Corona di RI, Ini Respon Ahli Epidemiologi

Kesehatan

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto; Corona Tidak Seganas H5N1 dan Flu Burung

Kesehatan

Ternyata Segini Jumlah Korban Virus Corona Menurut Worldometer

Kesehatan

Tujuh Pasien Gangguan Jiwa di Jatim Positif Corona

Global

Virus Korona Mengkhawatirkan, Mahasiswa Asal Indonesia Terjebak di Wuhan