Home / Global

Jumat, 1 Mei 2020 - 10:51 WIB

Pasca Lockdown, Malaysia Mulai Kembali Aktivitas Ekonomi Senin Depan

Jakarta – Malaysia akan memulai kembali mayoritas aktivitas bisnis mulai Senin (4/5) pekan depan.

Perdana Menteri Muhyiddin Yassin mengatakan sebagian besar sektor ekonomi dan aktivitas bisnis tersebut akan dibuka dengan persyaratan tertentu.

“Kami siap untuk melakukan pendekatan ketiga kami, yakni membuka kembali aktivitas ekonomi di seluruh negeri, dengan terkontrol dan berhati-hati,” ujar Muhyiddin, Jumat (1/5).

Baca  Puluhan Artis Siap Meriahkan Konser Solidaritas Bersama Jaga Indonesia

Beberapa syarat yang harus dipenuhi termasuk tetap melakukan social distancing.

Selama lockdown akibat virus corona, ia menyebut Malaysia kehilangan sekitar US$14 miliar.

Meski begitu, sekolah-sekolah tetap akan ditutup, juga beberapa sektor bisnis lain yang melibatkan orang-orang berada dalam jarak dekat seperti bioskop.

Masjid tetap ditutup, dan warga juga tetap dilarang mudik ke kampung halaman pada Idul Fitri mendatang.

Baca  Pelajaran! New Normal Ala Swedia Berakhir Gagal Total

Malaysia memulai lockdown pada pertengahan Maret lalu. Dalam pekan-pekan terakhir, jumlah kasus positif baru menunjukkan penurunan, beberapa hari angkanya bahkan di bawah 100 orang.

Secara keseluruhan, Malaysia mencatat 6.000 kasus positif covid-19 dengan 100 kematian. (stu)

Share :

Baca Juga

Global

Singgung Memo 57 Halaman Berisi Taktik Jahat Amerika, Jubir China: AS Gunakan Pandemi Ini Sebagai Senjata

Global

Rusia Tak Bisa Ikut Olimpiade dan Piala Dunia, Putin Marah; Kok Bisa?

Global

Lapor Pak Jokowi, Korsel Gagal Terapkan New Normal: Korban Corona Kembali Melonjak

Global

11.000 Kamar Mewah Disiapkan Kerajaan Arab Untuk Karantina Warganya yang Baru Dipulangkan

Global

Terungkap: AS Curigai Penelitian Corona di Wuhan Sejak 2018

Global

Hujan Berwarna Hitam di Jepang, Pemerintah Bakar Tubuh Korban Corona?

Global

Betulkah Virus Corona Bisa Menyebar Lewat Uang? Ahli Jepang Meng-Iya-kan

Global

Raja Salman Setuju Lockdown Riyadh, Mekah, dan Madinah