Home / Olahraga

Minggu, 26 April 2020 - 17:12 WIB

Pasca Kontak Dengan Ayah Khabib, Sejumlah Petarung MMA Jatuh Sakit

Presiden Rusia, Vladimir Putin mengundang Khabib Nurmagomedov beserta ayahnya untuk bertemu.

Presiden Rusia, Vladimir Putin mengundang Khabib Nurmagomedov beserta ayahnya untuk bertemu.

Abdulmanap, ayah petarung MMA (Mixed Martial Arts) Khabib Nurmagomedov, dilarikan ke rumah sakit karena mengalami gejala mirip virus corona. Meskipun belum dapat dipastikan apakah terinfeksi virus Covid-19 atau tidak, sejumlah atlet MMA yang sempat kontak dekat dengan Abdulmanap ini dikabarkan bertumbangan jatuh sakit.

Ramazan Rabadanov, wartawan Rusia sekaligus sahabat Abdulmanap, yang mengkhawatirkan kondisi tersebut saat sesi wawancara dengan Championat. Seperti dikutip dari Express.co.uk, Rabadanov mengatakan dalam wawancara tersebut bahwa beberapa atlet atau petarung MMA yang dekat dengan Abdulmanap itu kini jatuh sakit.

”Juara dunia Shamil Zavurov juga jatuh sakit,” kata Rabadanov. ”Mereka mengatakan, ada beberapa atlet lainnya yang juga jatuh sakit.”

Baca  Ternyata Ada Penyebaran Covid-19 Corona Gelombang Kedua. Ini Penjelasannya!

Rabadanov mengaku belum mendapat konfirmasi apakah Abdulmanap terkena virus corona atau tidak. Dugaannya sementara ini Abdulmanap mengalami gangguan pneumonia dan flu.

Pelatih Kawakan

Abdulmanap Nurmagomedov (55) mendapat gelar kehormatan “Honored Coach of Russia” untuk sejumlah alasan.

Abdulmanap dikenal sukses menghasilkan sejumlah juara dunia olahraga beladiri, termasuk anaknya Khabib Nurmagomedov yang memegang sabuk juara UFC (Ultimate Fighting Championship) kelas ringan.

Selain sebagai seorang militer, Abdulmanap juga dikenal sebagai petarung seni beladiri sambo dan judo sebelum memutuskan untuk menjadi pelatih sebagai panggilan hidupnya.

Lelaki kelahiran Slidi, Rusia, pada 10 Desember 1962 ini sekarang menjadi pelatih Rusia yang paling terkenal, dihormati dan banyak dicari.

Baca  Asisten Pelatih Timnas Indonesia Positif Corona

Abdulmanap memulai karier seni beladirinya dengan mempelajari gulat gaya bebas di Ukraina. Kemudian Abdulmanap gabung militer dimana dia belajar seni beladiri judo dan sambo.

Abdulmanap akhirnya fokus menggeluti judo dan sambo. Dia sukses memenangkan sejumlah kejuaran judo dan sambo di Ukraina. Abdulmanap berlatih dengan pelatih hebat seperti Peter Butriy dan Vladimir Nevzorov di Uni Soviet.

Tangan Dingin

Abdulmanap kemudian beralih menjadi pelatih dan mendirikan pusat pelatihan seni beladiri. Lewat sentuhan tangan dinginnya, sejumlah juara dunia beladiri terlahir.

Sukses besar pertamanya ketika Abdulmanap berhasil membawa saudara kandungnya, Nurmagomed Nurmagomedov, meraih juara di Kejuaraan Dunia Sambo 1992. Abdulmanap dan Nurmagomed saat itu bergabung dalam tim nasional Ukraina.

Baca  Mike Tyson Berlatih, Akan Bertanding Lagi?

Dia kemudian kembali ke Dagestan dan membangun pusat seni beladiri ‘Manapov school’ yang kini sangat terkenal. Pusat kebugaran milik Abdulmanap tersebut memiliki fasilitas gym yang lengkap.

Abdulmanap sukses melahirkan sejumlah atlet beladiri kelas dunia. Beberapa murid didikannya antara lain Islam Makhachev, Azamat Gashimov, Shamil Zavurov, Rustam Khabilov, Magomedrasul Khasbulaev, dan Gadzhimurad Nurmagomedov.

Metode pelatihan Abdulmanap dikenal sangat ketat, bervariasi, dan penuh hukuman. Dia fokus mendidik anak didiknya menjadi petarung atau atlet yang menguasai teknik, memiliki tingkat ketahanan tinggi, dan punya pola pikir stratejik. (rep)

Share :

Baca Juga

Olahraga

Pengakuan Mike Tyson soal Siapa Lawannya yang Tahan Pukul

Olahraga

Hebat! Lionel Messi Kini Mengalahkan Rekor Cristiano Ronaldo

Olahraga

Curhat Messi di Tengah Pandemi Virus Corona: Sepakbola Tak Lagi Sama

Olahraga

Gol Bobby di Menit 99, Liverpool Juara Piala Dunia Antar-klub 2019

Olahraga

Mike Tyson: Saya Hancur Karena Gila Perempuan

Olahraga

Raih Emas, Praveen: Pertandingan Ini Cukup Sengit dan Bikin Jantungan

Olahraga

PSSI Dapat Rp7,7 Miliar dari FIFA, Iwan Bule Janji Transparan

Olahraga

Dukung Inter Milan, Kim Jong-un Tak Ragu Tembak Pendukung Juventus