Home / Hankam

Rabu, 15 April 2020 - 09:44 WIB

Panglima Ungkap Kasus Corona di Lingkungan TNI: 55 Orang Positif, 15 Meninggal

Jakarta – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengungkap kasus terkait virus Corona di lingkungan TNI. Hadi mengatakan ada 55 kasus positif dan 15 meninggal orang yang terdiri dari prajurit aktif, purnawirawan, dan keluarga prajurit.

“Sedangkan data dari yang ada di Mabes TNI sendiri bahwa ada 1.187 kasus terkait COVID-19 tersebut. Yang positif ada 55 orang, kemudian PDP 190 orang, ODP 873 orang, sembuh ada 54 orang, dan meninggal dunia ada 15 orang,” kata Hadi saat mengawali paparan data kasus Corona dalam dapat Komisi I DPR RI, Rabu (15/4/2020).

Baca  Ariel Noah Jadi Relawan Petugas Medis Corona, Cek Faktanya!

Data tersebut akan terus diperbarui oleh Mabes TNI. Baik kasus positif, sembuh, maupun meninggal.

“Ini setiap hari kita update terkait perkembangan yang terinfeksi COVID-19 tersebut,” ujar Hadi.

Data itu akan dibandingkan dengan data yang dikeluarkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Serta data itu akan diperbarui bagi masyarakat.

“Di samping itu, kita juga meng-udpdate data untuk masyarakat, karena TNI memiliki jaringan di desa-desa dan kita bandingkan dengan data yang dikeluarkan Kementerian Kesehatan, setiap hari kita update terus,” imbuhnya. (rfs/hri)

Baca  Prabowo; Terkait Corona Saya Selalu Diajarkan untuk Menghadapi Situasi Paling Buruk

Share :

Baca Juga

Hankam

Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan Inisial RMN, Mahasiswa Berusia 24 Tahun

Hankam

Ditelepon Wei Fenghe, Menhan Prabowo Ucapkan Terima Kasih kepada Angkatan Bersenjata Tiongkok
Telegram Baru Kapolri

Hankam

Telegram Baru Kapolri, Optimalkan Bhabinkamtibmas dan Hidupkan Siskamling

Hankam

Ngeri, Kapolsek Disandera Ratusan Warga dan Ditikam

Hankam

Gawat! Laporan WSJ; China Suap NU dan Muhammadiyah Soal Uighur

Hankam

Bareskrim Tangkap Kapal Berbendera Hong Kong di Merak

Global

Brigadir Jenderal Esmail Qaani Jadi Komandan Pasukan Elit Quds, Ini Ancamannya

Hankam

Wamenhan Sebut RI Sedang Menuju Puncak Penyebaran Corona