Home / Opini

Jumat, 10 April 2020 - 16:08 WIB

Pandemik Corona; Megawati dan PDIP Jangan Jadi Penonton

Opini – Momentum kebangkrutan nasional yang ditandai oleh kehancuran perekonomian bangsa saat ini, dan pandemik corona yang telah membunuh sekian banyak nyawa rakyat negeri ini, alangkah terpujinya kalau oleh PDIP dijadikan momentum untuk membuktikan diri sebagai partai yang patriotik, yang berdiri paling depan untuk menyelamatkan rakyat dan menolong negeri ini dari kemusnahan.

Sebagaimana dulu Bung Karno mendirikan PNI (yang merupakan cikal bakal PDIP) bertujuan membebaskan rakyat dari berbagai ketertindasan dan penjajahan.

Baca  Cerita Pasien Positif Corona Sumsel, Sembuh Setelah Dengar Kabar Bahagia Anaknya Lolos Kedokteran Udayana

Momentum kebangkrutan nasional ini sangat penting untuk dijadikan lahan buat mendulang simpati rakyat, dan dijadikan ladang amal oleh Megawati dan PDIP.

Sebagaimana dulu Sukarno juga mengamalkan hidupnya untuk bangsa. Pilihan sikap untuk berdiri paling depan menyelamatkan rakyat dan negeri adalah sangat penting kalau PDIP tidak ingin ditinggalkan simpatisan dan perolehan suaranya musnah di Pemilu 2024 mendatang.

Baca  Tulisan Menohok dari Netizen Terkait Corona Kepada Presiden

Dan siapapun figur capres yang akan diajukan PDIP di 2024 dipastikan bakal ditolak rakyat. Kalau PDIP dan Megawati hanya sekadar jadi penonton di tengah kebuntuan persoalan yang sangat besar ini, maka akan semakin membekaskan luka & trauma yang sangat mendalam di hati dan memori kolektif publik.

Keinginan mayoritas rakyat dan berbagai elemen pro demokrasi untuk mengubah sistem kepartaian dan mengubah ketentuan presidential threshold yang sangat oligarkis serta membelenggu figur berpotensi untuk memimpin bangsa, niscaya akan menjadi kenyataan.

Baca  Persiapkan Lumbung Pangan, Prabowo Belajar dari Kisah Nabi Yusuf?

Sebab penguasa negeri ini hari ini lahir dari sistem yang sangat oligarkis. Yang terbukti hanya menjadikan bangsa dan negeri ini berantakan.

Penulis adalah wartawan senior. (Rmol)

Share :

Baca Juga

Opini

Mempertanyakan Kebenaran Sebuah Agama

Opini

5 Teori Konspirasi Virus Corona yang Menggemparkan

Opini

Makar Itu Pakai Militer, Bukan Pakai Dosen dan Mahasiswa

Opini

Mengintip Keadilan Sistem Islam

Islam

Makkah adalah Baladul Amin, Tidak Akan Dimasuki Corona Jika Corona Itu Tha’un

Opini

Ukir Kembali Kejayaan Islam, Jangan Hanya Besar Hati Masa Lalu

Opini

Istana Krisis, Prabowo Tawarkan Kepemimpinan Baru

Opini

Kisruh BPJS, Denny Siregar: Rombak Manajemen Kasih ke Ahok