Ini Makna dari Dua Pesan UAS ke Prabowo

Ini Makna dari Dua Pesan UAS ke PrabowoFoto Istimewa.

BERITAWAJO.COM, JAKARTA – Pertemuan antara Ustadz Abdul Somad (UAS) dan Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto yang ditayangkan oleh salah satu stasium televisi swasta pada, Kamis (11/4) kemarin mengejutkan publik, terkhusus oleh tim Capres petahana.

Pasalnya, hal yang ditakutkan oleh tim petahana nampaknya terjadi. Namun, pertemuan super itu membawa kedamaian bagi masyarakat Indonesia. Bagaimana tidak, pertemuan yang singkat itu, UAS lebih banyak menasehati Prabowo Subianto agar menjadi pemimpin yang adil, sebagai diajarkan dalam Islam.

“Peretemuan antar Prabowo dengan UAS seolah adalah hubungan antara umara dan ulama, yang diidamkan oleh masyarakat. Ketika ketemu dengan Ulama, yang dilakukan adalah meminta nasihat dan masukan,” kata politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Aboe Bakar Alhabsyi lewat pesan tertulisnya, Jumat (12/4).

“Terlihat, Prabowo mendengarkannya secara cermat. Ini adalah penghormatan kepada ulama yang luar biasa, dan menempatkan mereka sesuai dengan kedudukannya,” sambungnya.

Dikatakan politisi yang akrab disapa Habib Alhabsyi itu, dalam pertemuan itu, penceramah kondang itu menempatkan dirinya sebagai representasi ulama. Itu terlihat dari nasehat-nasehat yang disampaikan ke Prabowo Subianto, dan hal itu yang diidamkan oleh masyarakat Indonesia saat ini.

“UAS juga menunjukkan kelasnya. Sebagai representasi ulama beliau tanpa canggung memberikan nasihat yang sangat berbobot kepada Prabowo. Khusunya nasihat untuk menjadi pemimpin yang adil. Tentunya, ulama seperti ini yang banyak diidamkan oleh masyarakat,” ucapnya.

Menutur Alhabsyi, dari pertemuan itu ada hal menarik yang terjadi, yakni dua pesan singkat UAS kepada Prabowo Subianto bila dirinya terpilih sebagai Presiden.

“Yang lebih menarik adalah dua permintaan Yang disampaikan UAS. Pertama agar tidak mengundangnya ke istana, ini sepertinya sebuah saran, layaknya umara lah yang mendatangi ulama untuk mendapatkan nasihat. Bukannya mengundang mereka untuk dijamu di istana,” jelas Habib Alhabsyi.

Tak sampai disitu, Ulama asal negeri melayu (Riau-red) ini meminta agar Prabowo tidak mengundangnya ke istana negara, dan tidak memberikan jabatan apapun kepadanya.

“Kedua, UAS minta agar tidak diberikan jabatan apapun. Seolah ini adalah satire untuk para ulama yang senang terhadap kekuasaan,” sebutnya.

Anggota Komisi III DPR-RI ini mengakui, UAS adalah sosok ulama yang tidak haus kekuasaan. Tetapi dia (UAS) lebih fokus mencerdaskan umat lewat dakwahnya.

“UAS termasuk ulama yang tidak haus kekuasaan, atau bahkan menjauhi kekuasaan dan lebih dokus berdakwah di tengah masyarakat,” akuinya. (RGR/Fajar)

Demikian berita ini dikutip dari FAJAR.CO.ID untuk dapat kami sampaikan kepada pembaca sekalian.

Krematorium Milik Pemkot Surabaya Segera Dioperasikan

Krematorium Milik Pemkot Surabaya Segera Dioperasikan
Krematorium. Ilustrasi

BERITAWAJO.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya segera mengoperasikan tempat pengabuan jenazah (krematorium) yang terletak di Keputih, Sukolilo. Rencananya, tempat pengabuan jenazah itu akan diresmikan pada awal Mei 2019. Kabid Sarana dan Prasarana Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH) Surabaya Mohamad Iman Rahmadi mengatakan, untuk mendukung pengoperasionalan krematorium, pihaknya sedang menyelesaikan akses keluar masuk jalan ke area pengabuan. Saat ini, pihaknya masih melakukan pembenahan akses pemavingan jalan.

“Insya Allah akhir April kalau ndak awal Mei kita segera resmikan. Kemarin pembenahan akses untuk jalan (paving),” kata Iman di Surabaya, Jumat (12/4).

Sebelum dioperasikan, kata dia, Pemkot Surabaya melalui DKRTH akan melakukan sosialisasi terlebih dulu ke masyarakat, melalui kelurahan dan kecamatan, serta menggandeng para pengusaha jasa pemakaman. Sementara untuk besaran tarif, Iman menjelaskan, nantinya tarif masih akan menggunakan Perda 7 tahun 2012 tentang Retribusi Pelayanan Pemakaman dan Pengabuan Mayat.

Kepala UPTD Pemakaman DKRTH Surabaya Aswin Agung menyampaikan, di Krematorium Keputih saat ini terdapat tiga tungku untuk pembakaran. Selain itu, juga ada tempat pembakaran tradisional yang lokasinya berada di luar.

“Saat ini juga tersedia dua fasilitas toilet, kantor untuk pegawai dan ada pula aula untuk menunggu para tamu,” kata Aswin.

Ia menjelaskan, untuk bahan bakar yang digunakan nantinya adalah solar. Namun, tidak menutup kemungkinan ke depan bisa menggunakan bahan bakar gas. Sementara untuk biaya administrasi, Aswin menyebut, paling murah sekitar Rp 800 ribu.

“Besaran tarif tersebut tergantung dari tebal peti jenazah. Kalau kita study banding di Juanda Jalan Raya itu biaya paling murah sekitar Rp 3 juta,” kata dia.

Krematorium yang memiliki luas sekitar 1 hektar itu, rencananya juga bakal ditambah dengan fasilitas tempat persemayaman atau penyimpanan untuk jenazah. Namun, saat ini Pemkot Surabaya masih fokus menyelesaikan tahap pemavingan untuk kebutuhan fasilitas jalan menuju krematorium.

Sebelum memanfaatkan layanan fasilitas krematorium, ia mengimbau masyarakat agar menyiapkan beberapa syarat keperluan. Diantaranya, KK dan KTP orang yang meninggal, KK serta KTP ahli waris selaku pemohon, serta surat kematian dari Rumah Sakit, dokter atau Puskesmas.

“Terus surat pengantar dari RT dan RW. Sementara untuk warga yang menggunakan SKTM, menurut Perwali akan digratiskan,” ujar Aswin

Demikian berita ini dikutip dari REPUBLIKA.CO.ID untuk dapat kami sampaikan kepada pembaca sekalian.

Guru Honorer Dihabisi dan Dimutilasi di Warung Kopi

Guru Honorer Dihabisi dan Dimutilasi di Warung KopiFoto Istimewa.

BERITAWAJO.COM, SURABAYA – Dua pelaku pembunuhan mutilasi terhadap Budi Hartanto (28), telah berhasil diringkus Polda Jawa Timur di dua tempat berbeda.

Dari hasil penyidikan sementara, polisi menyebut korban Budi Hartanto yang merupakan guru honorer dihabisi dan dimutilasi di sebuah warung kopi (warkop) di Jalan Surya Kabupaten Kediri.

Kedua pelaku berinisial AS dan AJ. AJ ditangkap di Kediri, sedangkan AS berhasil diringkus di Jakarta. Keduanya selama ini diketahui merupakan teman dekat korban.

Sementara jasad korban Budi ditemukan di dalam koper tanpa kepala di Bawah Jembatan Desa Karanggondang,Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar.

Menurut Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera, hasil dari penyidikan lanjutan, bahwa Budi Hartanto dihabisi dan kepalanya dimutilasi di sebuah warung kopi yang disewa oleh AS di kawasan Jalan Surya Kabupaten Kediri.

“Saat ini petugas gabungan dari Polda Jatim Polres Blitar dan Polres Kediri sedang melakukan serangkaian rekonstruksi dari lokasi awal pembunuhan, pembuangan tubuh korban, hingga ditanamnya kepala korban di kawasan Kediri,” kata Frans Barung dilansir Pojokpitu, Jumat (12/4/2019).

Barung menekankan locus delicty awal pembunuhan yaitu di warkop yang disewa AS. (jpnn)

Demikian berita ini dikutip dari FAJAR.CO.ID untuk dapat kami sampaikan kepada pembaca sekalian.

Caleg Demokrat Kuatkan Gagasan Lewat Pemenuhan Hak

Caleg Demokrat Kuatkan Gagasan Lewat Pemenuhan HakFoto Istimewa.

BERITAWAJO.COM, MAMUJU–Para calon legislatif (caleg) memanfaatkan masa kampanye tersisa dengan makin intensif menemui warga. Langkah itu menjadi penguat gagasan seperti yang dilakukan Caleg Partai Demokrat demi mendorong pemenuhan hak masyarakat.

Salah satu, Caleg Demokrat yang juga petahana DPRD Kabupaten Mamuju, Febrianto Wijaya, mengatakan, pemenuhan hak yang dibutuhkan warga saat ini masih pada tataran pelayanan dasar. “Pelayanan yang dimaksud dalam bidang pendidikan dan kesehatan,” ujarnya, Jumat, (12/04/2019).

Kata dia, langkahnya menjadi wakil rakyat untuk DPRD Kabupaten Mamuju terus dilakukan karena dianggapnya masih banyak aspirasi warga yang perlu diperjuangkan bersama. (sal)

Demikian berita ini dikutip dari FAJAR.CO.ID untuk dapat kami sampaikan kepada pembaca sekalian.

Peringatan Dini Tsunami di Sulawesi Buat Warga di Mengungsi

Peringatan Dini Tsunami di Sulawesi Buat Warga di Mengungsi
Warga menaiki kendaraan menuju tempat tinggi saat gempa melanda Banggai Kepulauan, Sulawesi Tenggara, Jumat (12/3/2019).

BERITAWAJO.COM – Gempa bumi dengan magnitudo 6,9 Skala Richter (SR) mengguncang wilayah Banggai dan Banggai Kepulauan, Jumat (12/4) malam. Ribuan warga dilaporkan berlarian ke tempat-tempat tinggi atau gunung karena laporan BMKG menyebutkan bahwa gempa itu berpotensi tsunami. Hal tersebut diperkuat oleh pernyataan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang menyebut gempa tersebut membuat warga di pesisir mengungsi ke tempat tinggi.

“Banyak warga di sekitar pesisir di luar Morowali yang mengungsi ke bukit-bukit dan daerah yang tinggi. Bahkan warga yang merasakan guncangan gempa di Taliabu Maluku Utara juga mengungsi sebagian,” ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho seperti dalam keterangan tertulis yang diterima Republika, Jumat malam.

Meski peringatan dini tsunami telah dicabut, ia mengatakan beberapa daerah mengalami pemadaman listrik. Hingga saat ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) masih melakukan pendataan dan pemantauan dampak gempa.

“Posko BNPB terus berkoordinasi dengan BPBD,” ujarnya.

Sebelumnya Kepala Bagian Humas Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Akhmad Taufan Maulana merilis peringatan dini tsunami pascabencana gempa bumi berkekuatan 6,9 skala richter (SR) di Sulawesi, Jumat (12/4) malam telah diakhiri.

“Peringatan dini tsunami yang disebabkan oleh gempa magnitudo 6,9 SR tanggal 12 April 2019 18:40:49 WIB, dinyatakan telah berakhir,” katanya seperti dalam keterangan tertulis yang diterima Republika, Jumat malam.

Seperti diketahui bencana gempa bumi berkekuatan 6,9 skala richter (SR) mengguncang Sulawesi, Jumat (12/4) malam. BMKG merilis gempa berpotensi menyebabkan tsunami utamanya waspada di Morowali

Demikian berita ini dikutip dari REPUBLIKA.CO.ID untuk dapat kami sampaikan kepada pembaca sekalian.

Polda Sulsel Kembali Ungkap Kosmetik Ilegal, Ada Produk Asal Tiongkok dan Malaysia

Polda Sulsel Kembali Ungkap Kosmetik Ilegal, Ada Produk Asal Tiongkok dan MalaysiaFoto Istimewa.

BERITAWAJO.COM, MAKASSAR — Hanya berselang satu bulan polisi kembali mengungkap perdagangan kosmetik ilegal. Ada ratusan kosmetik siap edar yang diamankan polisi pada awal April lalu.

Kosmetik ilegal itu diamankan di Jl Ir Sutami, total semua yang diamankan 888 kosmetik ilegal seperti kosmetik merek temu lawak 24 dos, merek Zam-zam 67 dos, whitening glow 35 dos, merek music flower 9 dos, merek drawing eye brow 37 dos, mac profesional make up 120 dos, aloe vera 144 buah.

Ada juga lipstik merek 3ce cokelat 77 dos, lipstik merek 3ce mad riciple 75 dos, lipstik merek 3ce mood ricipe cokelat metalik 300 dos.

12 Maret lalu pabrik kosmetik juga dibongkar oleh polisi di Jl Toa Daeng, Abdesir. Kasus ini bukanlah yang pertama kalinya. Melainkan kosmetik ilegal sudah yang sering kalinya. Bahkan, setiap tahun. Penyebabnya pengawasan yang lemah.

Tangkapan ratusan kosmetik ilegal itu dilakukan oleh Subdit 1 Ditreskrimsus Polda Sulsel bersasarkan dari informasi yang didapatnya di lapangan. Laporannya, akan ada melakukan transaksi jual beli kosmetik. Setelah diperiksa ternyata tidak bisa memperlihatkan sertifikat izin edar dari BPOM.

“Kosmetik itu pun disita semua. Beserta 17 lembar daftar pengiriman barang, dan satu buah buku penjualan kosmetik,” kata Kasubdit I Indag Ditreskrimsus Polda Sulsel, AKBP Amiruddin saat ditemui di Mapolda Sulsel Jumat (12/4/2019).

Kata dia, pelaku melakukan pemesanan secara online dari Surabaya. Barang yang sudah tiba di Makassar akan langsung diberikan kepada pelanggan. “Dari hasil penyelidikan konsumen ada dari Bone, Mamuju, Sulawesi Tengah,” tambahnya.

Dari barang yang telah disita, diketahui ada produk asal luar negeri. Ada barang dari Tiongkok seperti lipstik 3ce yang ukuran kecil 50 dos, dan yang ukuran besar 25 dos, whitening glow asal Malaysia 35 dos. Setelah diperiksa bahannya berbahaya. “Barang yang diedarkan tidak melalui proses uji lab. Dan merupakan sediaan farmasi,” tambah perwira berpangkat dua bunga itu. (gun)

Demikian berita ini dikutip dari FAJAR.CO.ID untuk dapat kami sampaikan kepada pembaca sekalian.

Warga Kota Luwuk Mengungsi ke Bukit Keles

Warga Kota Luwuk Mengungsi ke Bukit Keles
Gempa. Ilustrasi

BERITAWAJO.COM – Sejumlah warga Kelurahan Keleke, Kota Luwuk, Sulawesi Tengah, mengungsi di Bukit Keles. Hal itu mereka lakukan karena adanya informasi peringatan gelombang tsunami akibat gempa bumi 6,9 Skala Richter, Jumat malam (12/4).

Salah seorang warga Keleke, Luwuk, Jenny Malota saat dihubungi melalui telepon seluler, mengaku kalau banyak warga sudah mengungsi di perbukitan, karena tidak ingin mengambil risiko dengan kemungkinan tsunami.

Selain ke Bukit Keles, ada juga warga yang mengungsi di Bukit Puge, Hanga-hanga hingga Halimun. Hal itu karena lokasi pantai dengan pemukiman warga hanya sekitar dua kilometer.

“Kebanyakan yang mengungsi adalah ibu-ibu dan anak-anak serta lansia. Sebagian warga pria ada yang menjaga rumahnya,” kata Malota.

Sebagian besar warga yang mengungsi memilih berjalan kaki, meski banyak juga yang menggunakan motor. Bahkan ada yang nekat menyewa ojek pangkalan hingga Rp 20 ribu hingga Rp 50 ribu untuk mencapai perbukitan.

“Sampai sekarang kami masih khawatir, karena masih ada gempa susulan,” ujarnya.

Sementara kondisi sebagian rumah warga maupun fasilitas umum lainnya, menurut Malota belum terpantau apakah ada kerusakan atau tidak

Demikian berita ini dikutip dari REPUBLIKA.CO.ID untuk dapat kami sampaikan kepada pembaca sekalian.

Kantor Go-Jek di Jogja Ditutup Sementara, Ini Penyebabnya

Kantor Go-Jek di Jogja Ditutup Sementara, Ini PenyebabnyaFoto Istimewa.

BERITAWAJO.COM, JOGJAKARTA – Operasional kantor Go-jek Jogjakarta ditutup sementara karena imbas dari aksi driver taksi online yang diklaim tidak berizin di halaman kantornya. Penutupan ini terhitung mulai Jumat (12/4) hingga batas waktu yang tak ditentukan.

Michael Say, VP Corporate Affairs Go-jek Indonesia mengatakan, pihaknya meminta maaf kepada ribuan mitranya yang tidak mengikuti aksi ini dan memilih untuk terus mencari nafkah bagi ia serta keluarganya. “Hal ini penting untuk dilakukan agar kami dapat menjaga suasana tetap kondusif jelang Pilpres dan Pileg mendatang, utamanya di Jogjakarta,” katanya dalam keterangan tertulisnya kepada JawaPos.com (Grup Fajar), Jumat (12/4).

Ia juga menegaskan pihaknya selalu membuka ruang diskusi 2 arah. Baik antara mitra pengemudi dan manajemen melalui Kopdar Mitra Go-Jek, dimana mitra bebas menyampaikan aspirasi dan masukan. “Dalam aksi yang terjadi dalam beberapa hari ini pun, kami telah memberikan kesempatan bagi driver taksi online tersebut untuk berdiskusi dengan manajemen Go-jek. Baik itu dari Jawa Tengah dan Kantor Pusat, namun ditolak sehingga tidak pernah mendapatkan titik temu,” katanya.

Pihaknya juga siap untuk berdiskusi kepada seluruh mitra yang menyampaikan aksi. Tanpa aksi itupun, lanjutnya, seluruh aspirasi mitra selalu ditampung.

“Semangat kami dari pertama kali beroperasi di Jogjakarta sampai dengan sekarang masih tetap sama. Yakni agar melalui teknologi yang kami kembangkan seluruh mitra dapat memiliki peluang untuk mendapatkan penghasilan tambahan,” ucap Michael.

Untuk pertanyaan yang akan disampaikan dari mitra di Jogjakarta sementara ini bisa menghubungi driver car unit. Yakni di nomor (021) 50233200.

Sebelumnya diketahui, mulai Selasa (9/4) driver taksi online yang tergabung dalam Front Independen Driver Online Indonesia (FI) melakukan aksi tuntutan di depan kantor Perwakilan PT Karya Anak Bangsa DIJ, Giwangan, Kota Jogjakarta. Mereka memprotes kebijakan penyedia jasa Go-jek yang dianggap memberatkan.

Seperti pemutakhiran atau pemutihan data akun mitra. Kedua, menghapuskan sistem peringkat dan alokasi order. Ketiga, mengembalikan jumlah poin skema insentif di wilayah DIJ dan Jateng, dan meninjau ulang perjanjian kemitraanyang lebih berazaskan kesetaraan dan keadilan. Dalam aksi yang dilakukan berupa mogok makan oleh 2 pengemudi Ojol yakni Sabar Gimbal dan Andi Kartala.

Menanggapi penutupan sementara operasional kantor Go-jek di Jogjakarta, salah seorang driver bernama Atin, 33, warga asal Sedayu, Kabupaten Bantul mengaku cukup kecewa atas aksi itu. “Kalau kantor ditutup, nanti mengurus apa-apa jadi sulit. Misal ketika minta jaket, helm, atau mengurus akun suspend. Saya harap ya segera dibuka,” kata pria yang sudah menjadi driver online sejak 2016 ini.

(JPC)

Demikian berita ini dikutip dari FAJAR.CO.ID untuk dapat kami sampaikan kepada pembaca sekalian.