Ulang Tahun, Kiai Maruf Dapat ‘Kado’ Doa dari Warga Madina

Ulang Tahun, Kiai Maruf Dapat 'Kado' Doa dari Warga Madina
Cawapres 01 KH Ma’ruf Amin

BERITAWAJO.COM – Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 01, KH Maruf Amin menghadiri acara Tabligh Akbar yang dihadiri ribuan masyarakat di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, Senin (11/3). Dalam kesempatan itu, musisi religi sekaligus dai kondang, Haddad Alwi mengajak ribuan warga Mandailin untuk bershawalat.

Karena bertepatan juga dengan Hari Ulang Tahun Kiai Ma’ruf yang ke-76, Haddad Alwi pun mengajak masyarakat untuk mendoakan Cawapres Joko Widodo (Jokowi) tersebut. “Cinta enggak sama Abah Maruf? Hari ini beliau berulang tahun, mari kita doakan,” ujar Haddad Alwi yang langsung disambut oleh ribuan masyarakat di Lapangan Pasir Putih, Mandailing Natal, Senin (11/3).

Selain dihadiri oleh masyarakat, turut hadir menantu Jokowi Muhammad Bobby Nasution, Bupati Mandailing Natal berserta wakilnya, pengurus Tim Kampanye Daerah Jokowi-Maruf Sumut, serta tokoh politik, ulama, serta tokoh masyarakat.

Selain didoakan, Bupati Mandailing Natal Dahlan Hasan Nasution, juga memberikan tumpeng kepada Kiai Maruf untuk merayakan miladnya. Sebelumnya, Kiai Ma’ruf juga diberikan kain ulos, sebagai lambang diangkatnya sebagai masyarakat Mandailing Natal. “Kami dapat berita bahwa ayahandanya kini ultah, tentu lengkaplah sudah ayahanda ulang tahun di kampung halaman sendiri,” ucap Dahlan.

Setelah menerima doa dan kejutan tersebut, Kiai Ma’ruf pun mengungkapkan perasaannya. Dia mengaku sebenarnya tidak biasa merayakan ulang tahunnya.

“Hari ini saya mendapat kebahagiaan, saya ini jarang di ulangtahuni, tapi saya justru dapat hadiah ulang tahun di Madina (Mandailing Natal). Mudah-mudahan daerah ini diberkati oleh Allah SWT,” kata Dahlan

Demikian berita ini dikutip dari REPUBLIKA.CO.ID untuk dapat kami sampaikan kepada pembaca sekalian.

Polisi Tangkap Pemasok Sabu Eddo Indonesian Idol

Polisi Tangkap Pemasok Sabu Eddo Indonesian Idol
Ilustrasi Penangkapan Pelaku kriminal

BERITAWAJO.COM – Polisi langsung menelusuri pemasok sabu pascapenangkapan mantan finalis Indonesian Idol yang biasa disapa Eddo. Dari penelusuran tersebut, polisi mengamankan seorang tersangka MS (20) di Jalan Raya Senen Jakarta Pusat, Ahad (10/3) malam yang diduga sebagai pemasok sabu bagi Eddo. “Dari hasil penangkapan, dapat diamankan satu orang yang diduga pemasok sabu terhadap Edo, yaitu berinisial MS,” kata Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Erick Frendiz, dalam keterangan tertulis, Senin (11/3).

Sementara Kanit 2 Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, AKP Maulana Mukarom menambahkan, pihaknya masih terus melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait peredaran barang haram tersebut. “Adapun barang bukti yang kami amankan satu unit ponsel Merk Hammer yang diduga sebagai sebagai alat komunikasi pesanan sabu,” paparnya.

Dalam keterangannya kepada polisi, MS mengatakan, Eddo mengaku baru sekali memesan narkoba jenis sabu. Eddo memesan narkoba karena awalnya memang saling kenal lama sebagai teman. Adapun MS mengaku baru tiga bulan menjadi pengedar narkoba.

Sebelumnya, Eddo Charles diamankan Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat di kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Senin (4/3). Ia diamankan bersama barang bukti berupa sabu di dalam plastik klip beserta alat hisapnya yang disembunyikan di lipatan celananya

Demikian berita ini dikutip dari REPUBLIKA.CO.ID untuk dapat kami sampaikan kepada pembaca sekalian.

DPRD Jabar Dorong Penambahan Kolam Retensi

DPRD Jabar Dorong Penambahan Kolam Retensi
Banjir di Kabupaten Bandung, tepatnya di Baleendah, Bojongsoang dan Dayeuhkolot semakin meluas, Kamis (7/3). Akibat hujan deras yang terjadi, Rabu (6/3) siang.

BERITAWAJO.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat mendorong upaya Pemprov Jawa Barat dan Pemerintah Kabupaten Bandung untuk menambahkan jumlah kolam retensi. Kolam bisa jadi upaya mencegah banjir di kawasan Bandung Selatan seperti daerah Baleendah dan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung.

“Rencananya akan ditambahkan kan kolam retensi itu, tidak hanya di Cieunteung saja. Kami dari DPRD Jabar tentunya mendukung sekali segala upaya pencegahan banjir, salah satunya dengan penambahan kolam retensi tersebut,” kata Ketua DPRD Jabar Ineu Purwadewi Sundari, di Bandung, Senin (11/3).

Politikus perempuan dari Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Barat ini mengapresiasi upaya dari berbagai pihak yang mempercepat pembangunan berbagai sarana untuk menangani banjir di daerah aliran sungai (DAS) Citarum. Ineu juga meminta semua pihak ikut mengawasi berjalannya Program Citarum Harum yang dalam waktu dekat ini, anggaran dari pusat akan segera turun.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan mendapat Rp 605 miliar untuk Program Citarum Harum pada 2019 dari pemerintah pusat. “Kami harap, semua pihak mulai dari pihak eksekutif maupun masyarakat harus berperan aktif mengawasi efektivitas penggunaan anggaran tersebut,” kata dia.

DPRD Jawa Barat, kata Ineu, optimistis anggaran yang besar tersebut bisa diimplementasikan sesuai dengan peruntukannya dan juga penganggarannya jika peran aktif semua pihak ikut mengawasinya. Selain itu, pihaknya juga meminta pemerintah daerah melakukan penanganan jangka pendek yang berkesinambungan dengan program yang akan dijalankan pada Citarum Harum tahun ini.

“Kami ingin pemerintah daerah ikut mendukungnya dalam hal percepatan pembangunannya terlebih saat ini pengerjaan akan berpacu dengan cuaca,” kata dia

Demikian berita ini dikutip dari REPUBLIKA.CO.ID untuk dapat kami sampaikan kepada pembaca sekalian.