Home / Daerah

Senin, 13 April 2020 - 16:00 WIB

Obati Pasien Positif Covid-19, Dukun Ini Akhirnya Terpapar Corona

Lubuk Sikaping – Satu orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Kabupaten Pasaman dilaporkan meninggal dunia pada Sabtu (11/4/2020) dini hari sekitar pukul 03.35 WIB setelah sebelumnya dirawat di Ruang Isolasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lubuk Sikaping.

Di sisi lain, seorang dukun diberitakan positif terpapar virus corona (Covid-19), diduga setelah mengobati pasien yang dinyatakan positif.

Diketahui sebelumnya pasien memiliki riwayat perjalanan dari Propinsi Jambi dan dibawa ke Pasaman sudah dalam kondisi sakit, dan menurut keterangan keluarga bahwa pasien sudah sakit sebelum ada wabah virus corona.

“Sebelumnya pada Jumat (10/4/2020) sekitar pukul 24.00 WIB, pasien masih bisa dipanggil dengan rangsangan nyeri, tetapi pada Sabtu (11/4/2020) pukul 03.00 WIB pasien sudah mulai menurun kesadarannya dan akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada pukul 03.35 WIB dini hari tadi,” kata Koordinator Informasi Publik Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasaman, W Hutabarat, Sabtu (11/4/2020) siang.

Baca  Panas! Rapat Pembahasan PSBB, Risma Meninggalkan Ruangan Tak Balik Lagi

Lebih jauh ia menjelaskan bahwa pasien sudah dibawa oleh keluarga sekitar jam 07.00 WIB pagi tadi dari RSUD Lubuk Sikaping, dan perlakuan terhadap jenazah seperti jenazah biasa.

Karena berdasarkan keterangan dokter yang menangani pasien, dimana dinyatakan hasil rontgen tidak mendukung untuk pasien PDP, namun masih menunggu hasil Swab Mannose Lendir dari Laboratorium Unand dan permintaan sudah dikirim.

Baca  Takut Dijangkiti Virus Corona, Nelayan Tolak Karantina WNI di Natuna

“Menurut informasi dari warga bahwa jenazah telah dimakamkan sekitar pukul 12.00 WIB di Katimahar Lundar Panti Timur,” jelasnya.

Dukun akhirnya Positif

Kemudian, ada satu orang dukun kampung yang melakukan Isolasi mandiri di rumah dan hasil rapid test positif tetapi saat ini masih menunggu hasil Swab FK Unand dimana diketahui orang tersebut tanpa gejala atau tanpa keluhan.

“Ia masuk kategori Orang Tanpa Gejala (OTG), dimana ia sempat kontak dengan pasien PDP positif yang saat itu pernah mengobati pasien secara tradisional,” ujar W Hutabarat yang juga merupakan Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Pasaman.

Baca  Seluruh APD, Obat-obatan, dan Rapid Test Hangus Terbakar, RSUD Aeremo, NTT, Butuh Bantuan", 

Sementara itu, untuk pasien positif saat ini masih tetap satu orang yakni pria warga Kecamatan Simpang Alahan Mati (Simpati) yang memiliki riwayat perjalanan baru pulang dari malaysia dan kini sedang dirawat intensif di RSAM Bukit Tinggi.

“Kondisi pasien positif ini mulai membaik. Dan perlu kami sampaikan bahwa jumlah ODP menurun dari sebelumnya 45 orang saat ini menjadi 41 orang,” pungkasnya. [rom]

Share :

Baca Juga

Trik Licik Pelaku Jual Babi

Daerah

Trik Licik Pelaku Jual Babi Disulap Jadi Daging ‘Sapi’ di Bandung

Daerah

Seperti Tak Terpengaruh Corona, Bandara Adisutjipto Tetap Layani Rute Malaysia dan Singapura

Daerah

Dokter Pembongkar Kebobrokan Penanganan Corona di Surabaya akan Dihukum

Daerah

Pasien COVID-19 di Bogor Rata-Rata Tertular di KRL

Daerah

Cerita Pasien Positif Corona Sumsel, Sembuh Setelah Dengar Kabar Bahagia Anaknya Lolos Kedokteran Udayana
WNA India Positif Covid-19

Daerah

Empat WNA India di Masjid al-Ittihad Sleman Positif Covid-19

Daerah

Halo Ibu Risma, Tak Lagi Merah, Kota Surabaya Sudah Zona Hitam

Daerah

Dana JPS Sumbar Dibagikan Lewat Pos Indonesia, Satu KK Dapat 1,2 Juta