Home / Islam

Senin, 23 Maret 2020 - 19:21 WIB

MUI Bahas Fatwa Shalat Tanpa Wudhu dan Tayamum bagi Petugas Medis yang Tangani Corona

BERITAWAJO.COM – Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) saat ini sedang membahas dua fatwa terkait wabah Corona.

Dua rencana fatwa itu terkait dengan penanganan jenazah korban COVID-19 bila terjadi kekurangan petugas dan tentang wajib tidaknya kewajiban bersuci (baik wudhu maupun tayamum) bagi tenaga medis yang menangani pasien COVID-19.

Sekretaris Komisi Fatwa MUI HM Asrorun Ni’am Sholeh mengungkapkan, dua fatwa itu diajukan oleh Wapres KH Ma’ruf Amin.

Baca  Warga Makassar Melanggar PSBB Diancam Sanksi Pidana

Sementara itu, seperti dilansir situs resmi MUI, mui.or.id, KH Ma’ruf Amin meminta MUI dan ormas-ormas Islam di Indonesia membahas dua fatwa terkait Corona.

Fatwa pertama, kata Kiai Ma’ruf, adalah tentang penanganan jenazah penderita Covid-19 bila terjadi kekurangan petugas atau kondisi yang tidak memungkinkan, seperti tidak memungkinkan memandikan jenazah.

“Untuk mengantisipasi ke depan, saya juga meminta MUI dan ormas Islam mengeluarkan fatwa kalau terjadi kesulitan mengurusi jenazah penderita Corona. Ini karena kurang misalnya petugas medisnya atau karena situasi yang tidak memungkinkan,” kata Ketua Umum MUI itu.

Baca  Sultan Minta Jokowi Buka Data Zona Merah Corona: Pemerintah Tak Mau Jawab

“Kami ingin meminta supaya MUI dan Ormas Islam membuat fatwa sehingga tidak kesulitan kalau itu terjadi,” imbuhnya.

Fatwa kedua yang diminta Kiai Ma’ruf adalah terkait kebolehan shalat tanpa wudhu dan tayamum sehingga bisa menenangkan petugas medis. Menurutnya, selama bertugas menangani Corona ini, para petugas medis tidak diperkenankan membuka pakaiannya sampai delapan jam, sehingga tidak kemungkinan bertayamum atau wudhu.

Baca  Kisah Sedih, Makan Malam Terakhir Seorang Ibu dengan Anaknya

“Kemungkinan dia tidak bisa melakukan, kalau mau shalat tidak bisa wudhu, tidak bisa tayamum, saya mohon ada fatwanya misalnya tentang kebolehan orang shalat tanpa wudhu, tanpa tayamum, ini menjadi penting sehingga petugas bisa tenang,” paparnya.

Kejadian-kejadian seperti itu, menurutnya, sudah dialami oleh para petugas medis di lapangan.

Sumber

Share :

Baca Juga

Islam

Raja Salman: Menyakitkan, Menyambut Ramadhan tanpa Salat di Masjid

Islam

UAS: Sudah Lebih dari Sebulan Saya Isolasi Diri. Kenapa?

Global

Akibat Corona Salat Tarawih di Masjidil Haram dan Nabawi Tahun Ini Hanya 11 Rakaat

Islam

KH. Marfu Muhyidin Ilyas, Mengungkap Prediksi Corona Berdasarkan Perspektif al-Quran

Global

Mengharukan! Masyarakat Hindu India Ini Membentuk Pagar Melindungi Umat Islam Shalat Jumat

Islam

19 Kiai Bakal Pimpin Istighosah Kubra Online di Malam Nisfu Sya’ban. Mari Ngarep Barokah!

Islam

Sekjen FUI: Pasca Penghentian Shalat Jumat dan Berjemaah Umat Islam Harus Jaga Para Ulama

Islam

Negara dengan Waktu Puasa Tersingkat di Dunia