Home / Nasional

Kamis, 23 April 2020 - 17:34 WIB

Margarito: Jokowi Berdirilah di Podium Istana, Jelaskan Kenapa BBM Belum Turun! 

Pemerintahan Joko Widodo didesak untuk menyampaikan kepada rakyat atas alasannya tidak menurunkan harga BBM usai harga minyak dunia turun supaya tidak dapat di makzulkan.

Alasan harga bahan bakar minyak (BBM) yang hingga kini tak kunjung diturunkan di tengah anjloknya minyak mentah dunia harus dijelaskan scara gamblang oleh pemerintah.

“Itu perlu mereka (pemerintah) jelaskan sehingga kita tahu rationalable-nya. Mereka harus pastikan bahwa di dalam argumen mereka itu mesti mengaitkan dengan konstitusi, di mana kewajiban mereka dan di mana hak rakyat,” ucap pakar hukum tata negara, Margarito Kamis, Rabu (22/4).

Baca  PLN Membantah Tarif Listrik Naik, Tapi Kenapa Tagihan Melonjak?

Menurutnya, pemerintah pasti memiliki alasan tersendiri tidak menurunkan harga BBM. Namun sayang, alasan tersebut hingga kini belum dibuka ke publik.

“Bagaimana bobot argumen itu, kita tidak tahu bagaimana konstitusinya. Orang ekonomi juga akan minta bagaimana sih anda punya argumen dari segi ekonomi? Dan orang konstitusi juga akan minta bagaimana anda punya argumen dari segi konstitusi,” jelas Margarito.

Baca  Tidak Ada Unggahan Duka Jokowi untuk Djoko Santoso, Adhie Massardi: TNI Memang Lebih Dekat ke Rakyat

Hal itu juga berkenaan dengan desakan sejumlah pihak yang ingin memakzulkan presiden. Bila alasan tersebut dipaparkan secara jelas, kata Margarito, hal itu akan menjadi dasar Presiden Jokowi untuk tidak dapat dimakzulkan.

“Harus clear di situ supaya mereka dapat keluar argumen bahwa ‘ya sikap kami tidak dapat digunakan sebagai alasan untuk impeach’. Itu yang paling pokok,” tegas Margarito.

Baca  Jokowi Ingin Berdamai dengan Corona, Anies Ngotot 'Gembok' Jakarta: Harus Tegas

Margarito menyarankan agar Presiden Jokowi untuk segera menyampaikan kepada publik dengan argumentasi konstitusi atas kebijakannya yang tidak segera menurunkan harga BBM.

“Berdiri di podium istana, lalu jelaskan mengapa kami (pemerintah) tidak turunkan harga BBM. Argumen-argumen itu semua mesti dipoles dalam kerangka konstitusi. Dalam konstitusi, dua hal yang harus dijelaskan, yaitu di mana kewajiban konstitusional pemerintah dan di mana hak konstitusional rakyat,” tandas Margarito. (Rmol)

 

Share :

Baca Juga

Nasional

Tahapan Rasulullah Saw Mendirikan Daulah Islam

Nasional

Surati Camat Minta Perusahaannya Didukung Lawan Corona, Stafsus Jokowi Minta Maaf

Nasional

Materi Kursus Kartu Prakerja Mirip Konten Gratis Youtube

Nasional

Luhut: Pemerintah Cari Format Tepat Rekonsiliasi dengan PKI
Luhut pun Banjir Dukungan

Nasional

Said Didu Tolak Minta Maaf, Kubu Luhut: Kita Tunggu Sajalah!

Nasional

PNS yang Pindah ke Ibu Kota Baru Maksimal Berusia 45 Tahun

Nasional

Dukun yang Obati Pasien Corona di-Rapid Test Sekeluarga

Nasional

Duta Besar India Mengecam Aksi Pembakaran Bendera India