Home / Nasional

Kamis, 23 April 2020 - 17:34 WIB

Margarito: Jokowi Berdirilah di Podium Istana, Jelaskan Kenapa BBM Belum Turun! 

Pemerintahan Joko Widodo didesak untuk menyampaikan kepada rakyat atas alasannya tidak menurunkan harga BBM usai harga minyak dunia turun supaya tidak dapat di makzulkan.

Alasan harga bahan bakar minyak (BBM) yang hingga kini tak kunjung diturunkan di tengah anjloknya minyak mentah dunia harus dijelaskan scara gamblang oleh pemerintah.

“Itu perlu mereka (pemerintah) jelaskan sehingga kita tahu rationalable-nya. Mereka harus pastikan bahwa di dalam argumen mereka itu mesti mengaitkan dengan konstitusi, di mana kewajiban mereka dan di mana hak rakyat,” ucap pakar hukum tata negara, Margarito Kamis, Rabu (22/4).

Baca  Video: Suara Mengharukan Anies Saat Ungkap 283 Warga DKI Dimakamkan Sejak 6 Maret 2020

Menurutnya, pemerintah pasti memiliki alasan tersendiri tidak menurunkan harga BBM. Namun sayang, alasan tersebut hingga kini belum dibuka ke publik.

“Bagaimana bobot argumen itu, kita tidak tahu bagaimana konstitusinya. Orang ekonomi juga akan minta bagaimana sih anda punya argumen dari segi ekonomi? Dan orang konstitusi juga akan minta bagaimana anda punya argumen dari segi konstitusi,” jelas Margarito.

Baca  THR ASN Dipotong, Pemerintah Hemat Belanja Rp 5,5 Triliun

Hal itu juga berkenaan dengan desakan sejumlah pihak yang ingin memakzulkan presiden. Bila alasan tersebut dipaparkan secara jelas, kata Margarito, hal itu akan menjadi dasar Presiden Jokowi untuk tidak dapat dimakzulkan.

“Harus clear di situ supaya mereka dapat keluar argumen bahwa ‘ya sikap kami tidak dapat digunakan sebagai alasan untuk impeach’. Itu yang paling pokok,” tegas Margarito.

Baca  Mengapa Jokowi ke Summarecon Mall Bekasi? Tahukah Siapa Pemiliknya?

Margarito menyarankan agar Presiden Jokowi untuk segera menyampaikan kepada publik dengan argumentasi konstitusi atas kebijakannya yang tidak segera menurunkan harga BBM.

“Berdiri di podium istana, lalu jelaskan mengapa kami (pemerintah) tidak turunkan harga BBM. Argumen-argumen itu semua mesti dipoles dalam kerangka konstitusi. Dalam konstitusi, dua hal yang harus dijelaskan, yaitu di mana kewajiban konstitusional pemerintah dan di mana hak konstitusional rakyat,” tandas Margarito. (Rmol)

 

Share :

Baca Juga

Nasional

UAS Soal Tukang Bully; Dilapor Mereka Mencret!

Nasional

Tahun Ini Warga Miskin Bebas Bayar PBB

Nasional

Hasil Undian Piala Eropa 2020, Hadirkan Grup Neraka

Nasional

Jika PSBB Gagal, Langkah Berikutnya Karantina Nasional?

Nasional

Tepis Pernyataan Menlu Retno Soal ABK Dilarung ke Laut, Keluarga: Tak Ada yang Minta Izin

Nasional

Menakjubkan! Ini Bukti Keseimbangan (Simetris) Ayat Al-Quran

Nasional

Kembangkan Varietas Anggur, Mentan Syahrul Beri Nama Jan Ethes SP1

Nasional

Desak Anies Baswedan Dimakzulkan, Satyo Purwanto Sebut Massa Kesurupan Atas Dasar Kebencian