Home / Global

Kamis, 30 April 2020 - 21:57 WIB

Lockdown Corona Bikin Pusing, PBB Prediksi Ada 7 Juta Kehamilan Tak Dikehendaki

Tak hanya mengakibatkan perekonomian amburadul, wabah corona ternyata juga berdampak pada ledakan penduduk. Menurut prediksi (UNFPA) Dana Kependudukan PBB, akan ada 7 juta kasus kehamilan tidak dikehendaki dalam 6 bulan ke depan. Hal itu terjadi lantaran kebijakan lockdown yang sudah lama diterapkan sejumlah negara di dunia.

Akibat lockdown, para perempuan menjadi kesulitan dalam mengakses layanan keluarga berencana (KB). Selain itu, banyak perempuan yang urung melakukan tindakan medis KB lantaran takut tertular corona. Alhasil, angka kehamilan diprediksi bakal melonjak.

Baca  Yusril Minta Indonesia Segera Lockdown: Corona Makin Parah Jika Telat Dilakukan

‚ÄúData baru ini menunjukkan dampak yang segera menimpa perempuan (dewasa) dan anak di seluruh dunia,” kata Direktur Eksekutif UNFPA, Natalia Kanem, seperti dikutip dari Xinhua, Rabu (29/4/2020).

Natalia menerangkan, pandemi virus Covid-19 semakin memperparah kesenjangan sehingga jutaan perempuan berisiko tak bisa merencanakan KB maupun melindungi tubuh dari kesehatan. Secara global, sekitar 450 juta perempuan di 114 negara berpendapatan rendah dan menengah menggunakan alat kontrasepsi.

Baca  Gedung Putih Jebol, Pasukan Khusus Pengawal Trump Kena Corona

Bahkan, UNFPA memperkirakan jika layanan kesehatan masih mengalami gangguan dan lockdown berlanjut selama 6 bulan, sekitar 47 juta perempuan di 114 negara tersebut berpotensi tidak bisa mendapat mengakses alat kontrasepsi modern, sehingga mengakibatkan sekitar 7 juta kehamilan tak dikehendaki.

Tak hanya kasus kehamilan, kekerasan berbasis gender dan praktik membahayakan lainnya juga diprediksi melonjak sampai jutaan kasus. Diperkirakan ada 31 juta kasus tambahan kekerasan berbasis gender dalam 6 bulan.

Baca  Respons Tiongkok soal Rencana Indonesia Setop Impor

UNPFA juga memperkirakan ada tambahan 13 juta kasus pernikahan anak pada dekade ini. Padahal PBB sudah berupaya menekan praktik tersebut.

Share :

Baca Juga

Global

Gedung Putih Jebol, Pasukan Khusus Pengawal Trump Kena Corona

Global

Mantan Pejabat CIA Curiga; Corona Adalah Produk Virus untuk Perang Biologis

Global

Soal Virus Wabah Corona COVID-19, Bill Gates Justru Bela China

Global

Palestina Keadaan Darurat!

Global

Belum Ada Kasus Corona, Presiden Tajikistan Imbau Muslim Tidak Puasa

Global

WNI Dievakusi dari Wuhan, 100 Rumah Sakit Siapkan Ruang Isolasi

Global

Masjid Al Aqsa Tutup Akibat Wabah, Ramadhan di Palestina Terasa Sedih

Global

Ternyata Ini Rahasia Umur Panjang Orang Jepang