Home / Pemerintah

Kamis, 2 April 2020 - 08:18 WIB

Kominfo Minta Publik Tak Boros Pakai Internet di Tengah Pandemi Covid-19

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny Plate mengajak masyarakat untuk bijak saat berselancar di ruang digital dan internet di tengah imbauan menjaga jarak sosial, social distancing, sebagai upaya pencegahan penyebaran pandemi Covid-19.

“Peningkatan traffic meningkat tinggi sejak tren ini. Kita harus jaga biar bisa efisien penggunaannya. Kita harus gunakan dengan cerdas agar tidak ada over-traffic,” kata Plate di sela-sela konferensi pers online yang dilakukan di Jakarta, Senin (23/3/2020).

Baca  Prof. Zainuddin: TKI Dilarang Pulang Tapi 39 TKA China Masuk Bintan. Kenapa?

Hal yang bisa dilakukan masyarakat, lanjut dia, antara lain tidak menggunakan ruang internet secara ilegal, seperti mengakses situs perfilman ilegal, membuat dan menyebarkan hoaks, dan lain sebagainya.

Menggunakan ruang internet secara ilegal bisa menyedot bandwith internet yakni kapasitas maksimal jalur komunikasi untuk melakukan proses pengiriman dan penerimaan data dalam hitungan detik.

“Karena selain ilegal, juga akan menyedot bandwidth yang akan mengganggu keseluruhan traffic. Kita harus cerdas untuk menggunakan untuk kegiatan positif dan benar ketika menggunakan ruang digital,” kata Plate.

Baca  Kurangi Risiko Tenaga Medis Tertular Covid-19, Jokowi Minta Warga Berobat Online

Menurut dia, ketersediaan bandwidth harus dijaga di tengah masifnya penggunaan internet di Indonesia untuk kebutuhan bekerja, belajar, dan beribadah dari rumah sesuai imbauan pemerintah.

“Suplai bandwidth kita harus dijaga,” kata dia.

Para penyedia layanan internet, kata Plate menyediakan bandwidth yang cukup dan layanan yang prima.

“Jangan gunakan internet untuk hal yang belum jadi prioritas sehingga kegiatan social distancing bisa dilakukan dengan prima,” jelasnya.

Baca  Tegas! Cegah Corona, Semua Warga Asing Dilarang Masuk ke Brunei Mulai 24 Maret

Lebih lanjut, Plate mengingatkan masyarakat untuk tidak membuat dan menyebarkan berita bohong atau hoaks di tengah situasi pandemi yang terjadi. Hingga hari ini (23/3/2020), tercatat sebanyak 305 hoaks yang dideteksi Kementerian Kominfo.

“Saya ingatkan bahwa produksi dan sebarkan hoaks merugikan diri, keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara. Tidak membantu memutus alur penyebaran Covid-19, malah meresahkan masyarakat,” tutup dia.

Sumber

Share :

Baca Juga

Pemerintah

Politikus PDIP Hugua Tegaskan Honorer K2 Harga Mati

Pemerintah

Jokowi Akhirnya Larang Warga Mudik Lebaran!

Pemerintah

Tito: Makan Bersama di IPDN saat Lebaran Tak Langgar PSBB

Pemerintah

Karena Wabah Corona Akad Nikah Via Video Call? Ini Keputusan Kemenag

Pemerintah

Aksi Demo Besar-besaran Honorer K2, Titi Purwaningsih: Bukan Upaya Menentang Pemerintah

Pemerintah

Darurat Virus Corona, Kemenag Tak Layani Permohonan Pelaksanaan Akad Nikah. Kok Bisa?

Pemerintah

Yusril Ihza Mahendra; Pertimbangan Ekonomi Nomor Dua, Pemerintah Jangan Tutupi Apa yang Terjadi

Nasional

Honorer K2 Minta Passing Grade Turun, Pati Sunandar: Namanya Makin Tua, Daya Ingat Berkurang