Home / Daerah

Sabtu, 2 Mei 2020 - 08:09 WIB

Klaster Corona Sampoerna ‘Meledak’ Gara-gara Dinkes-Gugus Tugas Lambat

Jatim – Pabrik rokok di Rungkut 2 milik PT HM Sampoerna Tbk menjadi klaster penularan baru virus Corona COVID-19 baru di Kota Surabaya, Jawa Timur. Tak tanggung-tanggung, setelah dua pekerja positif Corona meninggal, jumlah pekerja yang positif langsung banyak setelah melalui tes Corona.

Potensi penularannya begitu mengkhawatirkan karena bisa menjangkiti ratusan karyawan pabrik. Hal itu terjadi diduga karena keterlambatan koordinasi Gugus Tugas (Gugas) COVID-19 Kota Surabaya dengan Gugus Tugas alias Gugas Jatim.

Tak lama kemudian, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, sebetulnya manajemen pabrik Sampoerna sudah melaporkan adanya dua karyawan positif Corona COVID-19 ke Dinas Kesehatan Surabaya dua pekan lalu, 14 April 2020. Namun Dinkes Surabaya tak segera menindaklanjuti itu juga tidak langsung melapor ke Gugas COVID-19 provinsi.

Baca  Anies Akan Minta Petunjuk Ulama dalam Menyambut Ramadhan di Tengah Corona

“Ini agak terlambat responsnya. Tanggal 14 April (PT HM Sampoerna Tbk) sudah melaporkan ke Dinkes Surabaya, mungkin tidak detail laporannya jadi tidak langsung ditindaklanjuti,” kata Khofifah di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jawa Timur pada Jumat malam, 1 Mei 2020.

Pemprov Jatim sendiri baru menerima informasi itu lebih dari sepekan kemudian yaitu pada 24 April 2020. Segera setelah itu tim Gugas Jatim langsung diterjunkan dan pihak perusahaan menutup pabrik Rungkut 2 dan menghentikan kegiatan produksi dua hari kemudian.

Baca  Calon pengantin di Makassar Batalkan Resepsi Nikah Gegara Corona, Undangan Telah Disebar

Sementara itu Ketua Rumpun Kuratif Gugus Tugas CoOVID-19 Jatim, Joni Wahyuadi menjelaskan, setelah tim turun, koordinasi dengan pihak Sampoerna berjalan intensif dan penanganan pun, baik tracing maupun penanganan karyawan yang berpotensi tertular, dilakukan. “Manajemen Sampoerna kooperatif,” ujar Joni.

Rapid test langsung dilakukan terhadap 323 karyawan dan hasilnya 100 reaktif Corona. Dari jumlah itu, 46 orang dilakukan Swab-PCR gelombang pertama dan hasilnya Jumat ini 34 orang terkonfirmasi positif. Total sementara ini 36 karyawan Sampoerna terkonfirmasi positif. Sebelumnya sudah dilakukan swab-PCR terhadap 163 karyawan. Hasilnya sampai sekarang belum keluar.

Baca  Pulang ke Sulsel, 12 Santri Ponpes Temboro Magetan Positif Corona¬†

Koordinator Protokol Komunikasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Surabaya, Muhammad Fikser, belum bisa dihubungi ketika hendak dikonfirmasi wartawan terkait kurangnya koordinasi Gugas Surabaya dengan Gugas Jatim pada penanganan klaster Sampoerna. (viva)

Share :

Baca Juga

Daerah

Jadi Imam dan Khatib Salat Idul Fitri, Jawaban Bupati Karanganyar di Grup WhatsApp

Daerah

20 TKI Ilegal dari Malaysia Masuk Sumut Pakai Sampan

Daerah

Anies Main Cantik, Pembungkus Bansos Bertuliskan ‘Bantuan Ini Dibiayai APBD DKI’

Daerah

Panas! Rapat Pembahasan PSBB, Risma Meninggalkan Ruangan Tak Balik Lagi

Daerah

Pasien Positif Corona Bertambah Tiap Hari, Balikpapan Ingin Terapkan PSBB

Daerah

Khofifah Berikan Tunjangan Kehormatan bagi Para Hafidz Hafidzah

Daerah

Bupati Mamteng ke Luhut: Jangan Bicara Sembarangan, Ini Rakyat Kami!

Daerah

Hilang Pekerjaan karena Wabah, Satu Keluarga Ditemukan Lemas dan Kelaparan di Tengah Kebun