Home / Kriminal

Kamis, 21 Mei 2020 - 23:59 WIB

Keributan Antar Ormas di Bekasi, Dimulai dari Tak Mau Bayar Kopi

Keributan antara organisasi masyarakat (Ormas) Pemuda Pancasila dengan Ormas Pencak Silat Hati Teratai di Jalan Kampung Rawa Bojong No 36, RT.007/RW.014, Bintara I, Kecamatan Bekasi Barat Kota Bekasi pecah.

Peristiwa itu dipicu karena terjadi pengeroyokan yang dialami oleh Totok (pemilik warung) yang dilakukan oleh salah satu oknum dari Pemuda Pancasila pada Kamis 21 Mei 2020 pukul 02.30 dini hari.

Baca  Begal Sadis… Seorang Ibu Kena Tebas, Puluhan Juta Dirampas

Pengeroyokan itu terjadi di Jalan Kampung Rawa Bojong No.36, RT.007/RW.014, Bintara, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Berdasarkan informasi yang diterima Okezone dari Kasubag Humas Polres Metro Bekasi Kompol Erna Ruswing Andari, keterangan korban Totok, kericuhan itu terjadi ketika dirinya setiap malam melayani oknum PP yang tidak membeikan bayaran.

Terlebih, Totok menganggap, setiap malam oknum PP yang berada di pos selalu pesan kopi lebih dari 6 gelas, namun tidak mau membayar.

Baca  Mantan Ketua DPRD Enrekang, Disman Duma, Tersandung Narkoba

“Karena situasi lagi sepi dampak corona ini, Toto minta uang kopi dan terjadi adu mulut sehingga Iwan marah dan menendang Toto, yang kemudian Toto membalas dan membanting Iwan yang mengakibatkan kepalanya luka,” jelas Kompol Erna.

Kemudian sekitar 3 orang Pemuda Pancasila melakukan pengeroyokan terhadap Toto. Pada saat pengeroyokan tersebut Pemuda Pancasila mengeluarkan kalimat menantang organisasi silat SH Terate.

Baca  Pelajar Pembunuh Pelaku Begal Mulai Jalani Masa Hukuman

Selanjutnya, pada pukul 03.00 Wib dilaksanakan mediasi dan perdamaian oleh kedua belah pihak dengan menandatangani surat perdamaian. Kemudian pada pukul 15.00 Wib para anggota Silat Setia Hati Terate mendatangi TKP dan mencari pelaku dari Pemuda Pancasila.

Sampai dengan sekarang masih adanya konsentrasi massa dari anggota Pencak silat Setia Hati Terate. (kha)

Share :

Baca Juga

Kriminal

Nekad ke Indonesia untuk Nikahi Gadis Sidrap, WNI Filipina Dideportasi

Kriminal

Aksi Koboi Wali Murid Memukul Kepsek dan Melepaskan Tembakan

Kriminal

Ini Tiga Negara Pemasok Narkoba ke Indonesia

Kriminal

Pengakuan Istri Hakim PN Medan Zuraida Hanum: Saya Lagi Hamil, Dia Bawa Perempuan ke Rumah

Kriminal

Tega! Tak Terima Disebut Letoy Oleh Istri Sendiri, Pria Ini Menghabisi Istrinya

Kriminal

Begal Sadis… Seorang Ibu Kena Tebas, Puluhan Juta Dirampas

Kriminal

Seru! Polisi Menyamar Jadi Emak-emak Berdaster & Berhijab, Berhasil Tangkap Komplotan Begal

Kriminal

Pelajar Pembunuh Pelaku Begal Mulai Jalani Masa Hukuman