Home / Ekonomi

Minggu, 7 Juni 2020 - 16:18 WIB

Kemarin Anjlok Rp 12.000/Gram, Harga Emas Bakal Nyungsep?

Harga emas turun nyaris 1,5% pada penutupan perdagangan hari Jumat (5/6/2020) kemarin. Dalam sepekan terakhir harga bullion turun 2,38% (week on week/wow).

Pada penutupan perdagangan akhir pekan harga emas dibanderol US$ 1.685,2/troy ons turun dari level psikologisnya US$ 1.700/troy ons. Beralih ke dalam negeri, anjloknya harga emas dunia juga turut jadi sentimen negatif untuk harga emas produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam).

Harga emas Antam pekan ini cenderung mengalami fluktuasi mengekor harga emas dunia. Harga emas ini belum mencatat level perdagangan emas Antam Sabtu ini yang turun Rp 12.000 dari hari Jumat ke level harga Rp 876.000/gram.

Baca  Layak Ditiru! Pemko Banda Aceh Gelar Pasar Murah Online

Anjloknya harga emas selama sepekan terakhir tidak lepas dari membaiknya ekspektasi investor kepada perekonomian global setelah banyak negara yang melonggarkan karantina wilayah pasca merebaknya pandemi virus Covid-19.

Dengan dilonggarkannya karantina wilayah ini perekonomian tentunya dapat berputar kembali, hal ini akan meningkatkan selera terhadap resiko (risk appetite) para pelaku pasar sehingga terjadinya pengalihan aset yang tergolong lebih aman (safe haven) seperti emas ke aset yang tergolong lebih beresiko seperti saham. Imbasnya harga emas tertekan dalam sepekan terakhir dan pasar saham di seluruh dunia berhasil reli naik.

Baca  Dewan Pakar ICMI: TKA China Bikin Ekonomi Ambyar! 

Harga emas dalam sepekan ke depan sepertinya masih akan bergerak turun, terlebih bila tidak ada kabar terjadinya gelombang ke-2 serangan virus nCov-19 di negara-negara yang melonggarkan karantina wilayah.

Apalagi di tambah kepastian dari perusahaan farmasi AstraZenecca untuk memproduksi vaksin virus corona dalam waktu dekat.

CEO AstraZeneca Pascal Soriot, melalui telepon kepada CNBC International, mengatakan perusahaan berencana mulai mendistribusikan vaksin ke AS dan Inggris pada September atau Oktober mendatang, dengan kesiapan pengiriman secara stabil pada awal 2021.

Baca  Minyak dan Saham Rontok, Harga Emas Bangkit ke Rp924 Ribu

Vaksin ini tentunya akan menjadi penawar bagi perekonomian yang carut marut setelah diserang virus yang suka terhadap kerumunan ini dan lagi-lagi hal ini akan meningkatkan risk appetite para pelaku pasar yang akan menyebabkan harga emas terus tergerus. (cnbc)

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Aduh! Sudah 1,65 Juta Pekerja Kena PHK. Ini Solusi Pemerintah

Ekonomi

Mayoritas Ekonomi Keluarga Terdampak Covid-19, Begini Solusi Sandiaga Uno

Ekonomi

Sri Mulyani: Kenapa Takut Utang? Harta Kita Banyak
Kuasa Jokowi atas PNS

Ekonomi

Bersiap, Jokowi Sebut Ekonomi RI Akan Terkoreksi Dalam

Ekonomi

Sri Mulyani Sebut Ekonomi China Anjlok Beri ‘Shock’ ke RI

Ekonomi

Faisal Basri: Indonesia Pinter, yang Murah Dijual, yang Mahal Dibeli

Ekonomi

Harga Minyak Mentah Anjlok Gila-gilaan, BBM Kenapa Tidak Turun?

Ekonomi

Ekonomi Terpukul Akibat Pandemi Covid-19, Ini Permintaan Jokowi