Home / Kesehatan

Rabu, 20 Mei 2020 - 16:26 WIB

Kelas Peserta BPJS Kesehatan Bakal Dihapus! Setuju Nggak?

Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) membeberkan rencana penghapusan kelas dalam program jaminan kesehatan nasional BPJS Kesehatan. Ini artinya kelas 1, 2, dan 3 untuk peserta mandiri yang ada saat ini akan tergabung menjadi hanya satu kelas.

“Jadi konsep ideal ke depan, diharapkan hanya akan ada satu kelas tunggal di JKN,” ujar Anggota DJSN Muttaqien, Rabu (20/5/2020).

Pengadaan kelas tunggal atau yang disebut oleh DJSN sebagai kelas standar ini didorong sebagai upaya untuk menerapkan kembali prinsip ekuitas yang tertuang dalam amanah Undang-Undang (UU) No.4 Tahun 2014 Pasal 23 Ayat (4).

Baca  Pemeriksaan COVID-19 di Indonesia Disebut Bertele-tele, Ini Kata Ahli

“DJSN dalam jangka panjang ingin mengembalikan amanah UU tersebut yang menyatakan bahwa dalam hal peserta membutuhkan rawat inap di rumah sakit, maka kelas pelayanan di rumah sakit diberikan berdasarkan kelas standar. Sehingga tidak ada kelas di rawat inap RS. Hal ini untuk memastikan adanya prinsip ekuitas untuk memastikan bahwa semua rakyat mendapatkan hak yang sama tanpa dibedakan kelas sosial maupun ekonomi masyarakat,” katanya.

Akan tetapi, rencana penghapusan kelas ini akan dilakukan secara bertahap dimulai dari 2021-2022 mendatang. Sembari menunggu kesiapan Rumah Sakit (RS). Setelah itu, barulah kelas tunggal benar-benar bisa diterapkan seutuhnya pada 2024 mendatang.

Baca  WHO: Kasus Corona Covid 19 di Indonesia Akan Turun dalam Beberapa Pekan

“Untuk menuju kelas tunggal tersebut, maka membutuhkan waktu terkait konsep dan spesifikasi kelas standar, kesiapan RS, pendanaan, maupun harmonisasi regulasi. Sehingga proses tersebut akan dilaksanakan bertahap. Untuk tahap awal, akan ditetapkan dua kelas standar dulu dimulai 2021-2022, setelah itu kita evaluasi dulu, barulah di 2024 mulai kelas tunggal,” tutupnya.

Rencana penghapusan kelas peserta BPJS Kesehatan ini sudah disetujui dalam rapat tingkat menteri. Kebijakan ini juga sesuai amanat Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 64 Tahun 2020 Pasal 54 A dan 54.

Baca  Pasien Covid-19 Terus Bertambah, Pengamat: Itulah Risiko Jika Anies Masih Dianggap Saingan Pusat

Adapun bunyi Pasal 54 A perpres tersebut adalah sebagai berikut : Untuk keberlangsungan pendanaan Jaminan Kesehatan, Menteri bersama kementerian/lembaga terkait, organisasi profesi, dan asosiasi fasilitas kesehatan melakukan peninjauan Manfaat Jaminan Kesehatan sesuai kebutuhan dasar kesehatan dan rawat inap kelas standar paling lambat bulan Desember 2020. Artinya, akhir tahun ini, penyesuaian terhadap kartu peserta BPJS Kesehatan harus sudah bisa mulai dijalankan. (hns)

Share :

Baca Juga

Kasus Corona Covid 19 di Indonesia Akan Turun

Kesehatan

WHO: Kasus Corona Covid 19 di Indonesia Akan Turun dalam Beberapa Pekan

Kesehatan

Sempat Kabur Saat Akan Dikantina, Driver Ojol Diduga Terpapar Virus Corona Akhirnya Ditemukan

Kesehatan

Ngeri! Hasil Studi: Kasus Corona di Indonesia Sebenarnya Mencapai 34.300 Pasien

Global

Virus Korona Mengkhawatirkan, Mahasiswa Asal Indonesia Terjebak di Wuhan

Kesehatan

Kabar Buruk! 100 Karyawan Sampoerna Surabaya Positif Covid-19 Hasil Rapid Test

Kesehatan

Antisipasi Virus Corona di Mobil; Ini Langkahnya!

Kesehatan

Awas Ada Bahaya Kencing Berdiri Bagi Laki-Laki!

Kesehatan

Ikatan Dokter Indonesia Protes dan Mengancam Mogok Tangani Pasien Corona