Home / Islam

Rabu, 26 Februari 2020 - 04:53 WIB

Karena Anies, Ancol Resmi Jadi Lokasi Museum Rasulullah saw Terbesar Dunia

BERITAWAJO.COM – Museum Internasional Sejarah Nabi Muhammad SAW dan Peradaban Islam secara resmi berdiri ditandai dengan Peletakkan batu pertama pembangunan yang dilakukan di Pantai Ancol Timur, Jakarta Utara, Rabu (26/2).

Museum ini akan menjadi Museum Rasulullah terbesar di Indonesia. Peletakkan batu pertama ini juga ditandai dengan menekan tombol sirine oleh Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI), Jusuf Kalla, bersama Sekretaris Liga Dunia Islam, Syekh Muhamad bin Abdul Karim Al Issa, Menteri Agama Fachrul Razi, Gubenur DKI Jakarta Anies Baswedan, Menteri BUMN Erick Thohir, dan Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan A Djalil.

Dalam sambutannya, Kalla mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung pembangunan Museum Rasulullah terbesar di dunia.

Dia juga berterima kasih kepada Anies, karena dialah yang telah mencari lahan untuk pembangunan Museum Rasulullah ini, hingga akhirnya dipilihlah lokasi yang cukup strategis di kawasan Ancol.

“Mudah-mudahan nanti museum ini bisa melihat matahari terbit dan terbenam. Di samping juga bagaimana bisa mengetahui dengan jelas sejarah Rasulullah,” ujar Kalla dalam sambutannya.

Mantan wakil presiden ini menjelaskan, umat Islam Indonesia selama ini memang memiliki tradisi maulid Nabi dan Isra’ Mi’raj yang di dalamnya dilaksanakan ceramah untuk meneladani Rasulullah.

Namun, menurut dia, untuk mengetahui sejarah Rasulullah tidak cukup dengan itu, sehingga perlu juga disampaikan secara visual melalui museum tersebut. “Karena dengan visual jauh lebih paham tiga kali lipat kecepatan visual dibanding dengan ceramah, jadi pemahamannya tentu bisa lebih baik,” ucapnya.

Di samping itu, menurut dia, museum ini nantinya juga akan menggambarkan sejarah Islam di Indonesia dan peradaban Islam di dunia.

Karena itu, DMI nantinya akan mengundang tokoh-tokoh dan sejarawan Islam untuk mengungkap sejarah masuknya Islam di Indonesia. Kalla berharap, museum Rasullah nantinya bisa dikunjungi sekitar lima juta orang untuk setiap tahunnya.

Namun, menurut dia, museum ini masih banyak membutuhkan tenaga ahli, sehingga dalam waktu dekat akan merekrut ratusan orang untuk membangun museum Rasulullah.

Selain itu, menurut dia, DMI juga akan mengundang ormas-ormas Islam untuk menjadikan Museum Rasulullah sebagai museum yang dinamis, museum yang tidak hanya melihat masa lalu tapi juga bisa melihat masa depan. “Kita ingin membikin museum yang dinamis, bukan yang statis. Ini museum yang dinamis, lengkap diskusinya, risetnya, dan konferensi,” jelasnya.

Berita ini kami sadur dari demokrasi.co. id untuk pembaca sekalian.

Share :

Baca Juga

Islam

Mengapa Jasad Nabi, Sahabat dan Para Syuhada Tetap Harum? Ini Jawabannya

Islam

Mengapa Sehabis Menikah Perempuan Lain Semakin Cantik Dibanding Istri Sendiri?

Islam

Hadis Nabi tentang Kakbah Kosong sebagai Tanda-tanda Kiamat

Islam

Hukum Islam, Syariat dan Fikih, Apa Perbedaannya?

Islam

Anggota DPR Usul Dana Haji Dipakai Tangani Corona

Islam

DPR Restui Kemenag Pakai Dana Haji APBN untuk Atasi Corona

Islam

Ternyata Palsu! Kisah Ali Bin Abi Thalib Bertemu Malaikat Jibril Dan Mikail

Islam

Rahasiakan Tes Swab, Pasien Positif Covid-19 Malah Shalat Tarawih Berjemaah, Warga Tak Ada yang Tahu