Home / Global

Selasa, 28 April 2020 - 17:53 WIB

Karena Alat Tes Covid-19 dari China Tidak Akurat, India Kembangkan Metode Pengujian Sendiri

India – India kewalahan karena sebagian besar alat tes Covid-19 dari China nyatanya tidak akurat dan justru meningkatkan potensi penyebaran virus corona baru.

Akibatnya, setelah menangguhkan penggunaan alat tes yang dipasok China, Dewan Penelitian Medis India (ICMR) melakukan kembali pemeriksaan secara ketat. Padahal, India sendiri telah mendapatkan hampir 1 juta alat tes daru China.

Guna tidak masuk pada lubang yang sama, India pada akhirnya mulai mengembangkan metode diagnosis baru. Itu dikembangkan oleh Institut Teknologi India Delhi (IIT-D) yang telah disetujui oleh ICMR.

Baca  Kemenaker: Kami Tak Bisa Tolak Izin 500 TKA China di Sultra

Tim IIT-Delhi telah menggunakan analisis urutan komparatif dan mengidentifikasi wilayah unik (rentetan pendek urutan RNA) dalam genom virus corona baru atau SARS COV-2, yang tidak ada pada virus corona lainnya.

Ini telah membuka jalan untuk secara khusus mendeteksi Covid-19.

“Metode ini menggunakan primer yang menargetkan wilayah unik Covid-19 yang dirancang dan diuji menggunakan reaksi berantai polimerase waktu nyata. Primer ini secara khusus mengikat daerah yang dilestarikan dalam lebih dari 400 genom Covid-urutan penuh,” ujar IIT-D.

Baca  China Ancam Australia Jika Lakukan Investigasi Corona

“Pengujian yang sangat sensitif ini dikembangkan oleh optimasi ekstensif menggunakan konstruksi DNA sintetik diikuti oleh fragmen RNA yang dihasilkan secara in vitro,” lanjut institusi tersebut seperti dimuat Sputnik.

Selain hemat biaya dengan mengurangi biaya mengujian, metode ini juga memberikan hasil yang lebih akurat.

IIT-D mengungkapkan mereka akan mulai mencari mitra untuk melakukan produksi dan distribusi alat tes dalam skala besar dengan harga terjangkau. Data dari Worldometer menunjukkan, India memiliki 23.502 kasus dnegan 722 orang meninggal dunia dan sebanyak 5.012 orang dinyatakan sembuh. (Rmol)

Baca  Inggris Kucurkan Rp1,5 Triliun buat Sewa Pesawat Penjemput Warganya di Luar Negeri

Share :

Baca Juga

Global

Inggris Lockdown, China Khawatir Gelombang Kedua Wabah Corona

Global

Masya Allah! Tak Seperti Biasanya, Kini Adzan Menggema di Jerman Kala Pandemi Corona

Global

Gila-gilaan! Warga Positif Corona di China Naik Lagi

Global

Viral! Akibat UU “Anti Islam”, India Dilanda Kerusuhan Hebat

Global

Palestina Keadaan Darurat!

Global

11.000 Kamar Mewah Disiapkan Kerajaan Arab Untuk Karantina Warganya yang Baru Dipulangkan

Global

Baru: Larangan Terbang Saudi untuk 52 Negara Termasuk Indonesia

Global

Soal Virus Wabah Corona COVID-19, Bill Gates Justru Bela China