Home / Nasional

Sabtu, 9 Mei 2020 - 21:33 WIB

Jubir: Gugus Tugas Covid-19 Tak Dilibatkan Bikin Kajian Buka Mal hingga Sekolah

Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona Achmad Yurianto mengatakan, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 tidak dilibatkan dalam pembuatan kajian awal pembukaan fasilitas publik untuk pemulihan ekonomi dari pandemi Covid-19 oleh Kementerian Koordinator (Kemenko) Perekonomian.

Oleh karena itu, Yuri enggan berkomentar banyak mengenai kajian tersebut. “Orang Kemenko juga enggak bikin rencananya sama kita kok (Gugus Tugas),” kata Yuri, Sabtu (9/5/2020).

Ia mengatakan, kajian itu belum dikomunikasikan antar-kementerian dan lembaga. Yuri pun menilai kajian itu hanya sebatas pendapat satu kementerian dan belum menjadi rencana.

Baca  Capai Rp749 Miliar, Anggaran Covid-19 di Makassar Tertinggi di Seluruh Indonesia

“Itu masih pendapat kan itu. Itu masih pendapat, bukan rencana,” ucapnya. Diketahui, foto skenario pemulihan ekonomi Indonesia beredar luas dan diperbincangkan di jagat maya. Foto tersebut menunjukkan timeline beroperasinya kembali berbagai sektor.

Kementerian Koordinator Perekonomian menyampaikan, foto yang beredar luas tersebut merupakan bagian dari kajian awal pemerintah dalam menentukan kebijakan pemulihan ekonomi dari pandemi Covid-19.

“Yang beredar di masyarakat tersebut merupakan kajian awal Kemenko Perekonomian, yang selama ini secara intens melakukan kajian dan kebijakan pemerintah menjelang, selama, dan pasca-pandemi Covid-19,” kata Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono dalam keterangan tertulis, Jakarta, Kamis (7/5/2020).

Baca  Tulisan Menohok dari Netizen Terkait Corona Kepada Presiden

Berikut isi kajian awal Kemenko Perekonomian tersebut:

1. Fase pertama, yang dilakukan pada 1 Juni 2020 ialah membuka kembali operasional industri dan jasa bisnis ke bisnis (B2B), dengan tetap menerapkan social distancing.

2. Fase kedua yakni pada 8 Juni 2020, toko, pasar, dan mal diperbolehkan beroperasi kembali.

3. Fase ketiga, 15 Juni 2020, tempat-tempat kebudayaan dan sekolah mulai dibuka kembali dengan tetap menerapkan social distancing dan beberapa penyesuaian.

Baca  Baru! Dokumen Rahasia Besar China Soal Virus Corona Terbongkar

4. Fase keempat, 6 Juli 2020, difokuskan pada evaluasi terhadap pembukaan berbagai fasilitas, seperti restoran hingga tempat ibadah.

5. Fase kelima, 20 Juli dan 27 Juli 2020, evaluasi fase keempat dan pada akhir Juli atau awal Agustus 2020 diharapkan seluruh kegiatan ekonomi sudah dapat beroperasi dengan normal. (Kompas)

Share :

Baca Juga

Nasional

Tak Hanya Mengkritisi, Sandiaga Uno Akan Menanggung Biaya Kebutuhan Pasien Hingga Sembuh

Nasional

Nilai Tertinggi SKD CPNS, Ini Nama-namanya

Nasional

Mantan Suami Menhan, Ini Doa Titiek Soeharto untuk Prabowo

Nasional

Ganjar Tuding PNS Tidak Punya Spirit Berbagi saat Negara dalam Kondisi Krisis, Gaji Dipotong Protes

Nasional

Paket Prabowo Subianto-Puan Maharani Sudah Dirancang Jauh-jauh Hari

Nasional

Roy Suryo Unggah Jejak Digital Dirut TVRI soal Gerwani, Organisasi yang Berafiliasi dengan PKI

Nasional

Jubir Pemerintah RI Bantah Tudingan Manipulasi Data Kasus Corona

Nasional

Haji 2020 Ditiadakan, DPR Sesalkan Pengumuman Tanpa Konsultasi Terlebih Dahulu