Home / Nasional

Minggu, 3 Mei 2020 - 06:55 WIB

Terungkap, Begini Janji Luhut Atur 500 TKA China Masuk ke Sultra

Kisruh akan masuknya 500 Tenaga Kerja Asing asal China ke Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara kini terus menuai sorotan tajam. Hal ini menimbulkan polemik lantaran telah melibatkan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan.

Luhut disebut-sebut sudah berani memberikan “jaminan” kepada Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa terkait status dan kondisi TKA China tersebut untuk bisa masuk ke Indonesia.

Kery tak segan-segan kini mempertanyakan janji Luhut yang sempat menjamin akan memberikan apapun yang ia minta berkaitan dengan rencana masuknya TKA China di Konawe tersebut.

Baca  DPR Minta Kenaikan Iuran BPJS Ditunda, Sri Mulyani Beri Sinyal “Tidak”

Polemik ini pun sudah menjadi perbincangan di media. Dan meski telah tegas menyatakan sikap penolakannya soal rencana tersebut namun Luhut seolah justru “mengiming-imingi” dirinya dengan janji menggiurkan.

Kery yang terlanjur kecewa juga berani menyebut bahwa karena hingga saat ini tidak ada bantuan apapun yang diberikan oleh perusahaan tempat para TKA China bekerja, maupun dari pemerintah pusat.

Baca  Pigai: Jokowi Harus Tuntut China karena Covid-19, Hapus Semua Utang

Berbicara dalam program acara tvOne “Apa Kabar Indonesia Pagi” beberapa waktu lalu, Kery dengan gamblang menuturkan janji seperti apa yang telah disampaikan Luhut.

“Menko Maritim katakan ‘Sudah Ker apa yang kau minta kita siapkan’, tapi kenyataan juga sampai sekarang belum ada itu terima bantuan, bagaimana kita ini,” ungkap Kery dengan menirukan penuturan Luhut kepadanya.

Baca  China Ejek Kesombongan Amerika yang Kini Parah Diserang Corona

Bupati Konawe pun mengatakan pihaknya kini lebih memilih pengupayakan segala kebutuhan pengendalian dan antisipasi bertambahnya penyebaran COVID-19 yang dikhawatirkan dari TKA China itu secara mandiri.

“Sehingga sekarang saya bilang sudah kita tidak terima bantuan, kita belajar sendiri saja,” ujar Kery.

“Sehingga saya harapkan pemerintah pusat kita kasih tenang dulu ini keadaan, semua kalau sudah normal mulai kita tempatkan lagi industri,” kata dia. (detik)

Share :

Baca Juga

Nasional

Kembangkan Varietas Anggur, Mentan Syahrul Beri Nama Jan Ethes SP1

Nasional

Kepala BPIP Nilai Agama Musuh Pancasila, Ini Tuntutan Relawan Jokowi

Nasional

PNS yang Pindah ke Ibu Kota Baru Maksimal Berusia 45 Tahun

Nasional

Ahok Calon Kepala Badan Otorita Ibu Kota Negara Baru, Ini Kata Sandiaga!

Nasional

Din: Umat Islam Tak Perlu Balas Konser dengan Buka Masjid

Nasional

Daerah Ingin Hentikan Operasi KRL, Luhut: Tak Semudah Membalikkan Tangan

Nasional

Soal Desa yang Tak Salurkan BLT, Kemendes Akan Berikan Sanksi

Nasional

Luhut: Pemerintah Cari Format Tepat Rekonsiliasi dengan PKI