Home / Kesehatan

Jumat, 1 Mei 2020 - 23:04 WIB

Iuran BPJS Turun. Bagaimana Kelebihan Iuran BPJS pada Bulan April Lalu?

Kepala Humas BPJS Kesehatan M Iqbal Anas Ma’ruf menjelaskan, iuran dari Januari sampai Maret 2020 tidak ada pengembalian atau dikompensasi pada bulan berikutnya.

Lalu uang yang sudah telanjur dibayarkan pada April akan dikompensasi untuk pembayaran bulan Mei. Jadi nanti peserta BPJS tinggal membayar sisanya.

“Kalau kelas 3 kan dari Rp 42.000 ke Rp 25.500. Ada kelebihan di April Rp 16.500, sehingga di bulan Mei peserta tinggal membayar sisanya, yaitu Rp 9.000,” katanya, Jumat (1/5/2020).

Baca  Biaya Perawatan Pasien Corona di RS Swasta Hingga Rp500 Juta

Iqbal menekankan, penyesuaian iuran ini hanya berlaku bagi segmen peserta PBPU dan BP. Sementara itu, segmen peserta lain seperti peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) dan Pekerja Penerima Upah (PPU) masih mengacu pada Perpres 75 Tahun 2019.

Bagaimana cara mengeceknya? Iqbal mengatakan, peserta BPJS bisa mengecek lewat aplikasi yang bisa di-download di Playstore, yaitu Mobile JKN.

Baca  Jokowi Naikkan Iuran BPJS Kesehatan Sampai Rp150 Ribu per Orang, Lewat Perpres 64/2020.

Di sana nanti peserta bisa melihat jumlah tagihan, denda (jika ada), dan totalnya yang harus dibayar. BPJS Kesehatan, imbuhnya, sudah melakukan penyesuaian sistem teknologi informasi serta penghitungan kelebihan iuran peserta.

Iqbal berharap, per 1 Mei 2020, peserta sudah mendapatkan tagihan yang telah disesuaikan. Dia menambahkan, jika pada 1 Mei peserta masih mendapat kendala terkait status kepesertaan, tagihan, serta membutuhkan informasi lain dapat menghubungi Care Center 1500 400. (Kompas)

Baca  TKW dari Hong Kong Sendiri Heran, Kok Tak Diperiksa Kesehatan di Bandara Juanda

Share :

Baca Juga

Kesehatan

Ikatan Dokter Indonesia Protes dan Mengancam Mogok Tangani Pasien Corona

Kesehatan

Sekjen PBB: Hanya Vaksin Corona yang Bisa Bikin Dunia Kembali Normal

Kesehatan

Siapa Pasien Pertama Corona? Ini Jawaban Ahli

Kesehatan

Prediksi Ilmuwan: Puncak Corona RI Mei, Harus Berhenti 10 Juni 2020

Kesehatan

Warga Tolak Sekolah Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Global

Dua Kasus Baru Corona di Saudi; Pasien Terjangkit Setelah dari Iran dan Irak

Kesehatan

AS Curiga soal Jumlah Kasus Corona di RI, Ini Respon Ahli Epidemiologi

Kesehatan

Jangan Panik! BNPB: Akan Ada 40 Ribu Penduduk Positif Corona Karena Jumlah Tes Meningkat