Home / Nasional

Jumat, 22 Mei 2020 - 17:03 WIB

Insiden Habib Umar Assegaf, Sudah Damai

Insiden Habib umar dengan petugas di pos pemeriksaan, saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di pintu keluar tol Satelit, Kota Surabaya, Rabu (20/5) kemarin, disebut telah menempuh jalan damai.

Demikian diutarakan Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko. Ia mengatakan dua belah pihak sudah menjalin komunikasi, dan sepakat menahan diri.

“Sebetulnya kedua belah pihak sudah menjalin komunikasi, masing masing masing menahan diri dengan adanya kesalahpahaman ini,” kata Truno, di Mapolda Jatim, Surabaya, Jumat (22/5).

Baik Umar dan petugas Satpol PP, kata Truno, juga telah saling memaafkan tanpa syarat. Hal itu tak lain untuk menjaga kondusifitas dan keselamatan masyarakat dari hal-hal yang tak diinginkan.

Baca  Ngeri! Telan Bocah Enam Tahun, Buaya Ini Ditembak Polisi

“Kedua belah pihak sudah menyatakan untuk saling memaafkan ya, harapan juga tanpa syarat. Artinya semua yang terjadi ini tujuannya kan kita untuk menyelamatkan masyarakat juga dan juga keluarganya,” katanya.

Truno mengatakan jalan damai itu disepakati setelah kedua belah pihak menjalin mediasi yang difasilitasi kepolisian di daerah masing-masing.

“Habib Umar Abdullah Assegaf itu sudah kami lakukan komunikasi dan koordinasi dengan Kapolres Pasuruan Kabupaten ya. Kemudian juga dengan yang Satpol PP Kota Surabaya, kami juga melakukan pendekatan melalui Polrestabes Surabaya,” ujar Truno.

Atas kejadian ini, Truno pun berharap kedua pihak bisa saling bersama-sama kembali berupaya meningkatkan kewaspadaan dan kedisiplinan dalam mengurangi risiko penularan Covid-19.

Baca  Jokowi Mengatakan Klorokuin Bisa Sembuhkan Pasien Corona, Kominfo Langsung Ralat. Sumule; Sebar Hoax Dong?

“Serta baik dari petugas kita melakukan evaluasi tentang bagaimana human relation-nya, atau hubungan dengan masyarakat lain, juga masyarakat dibutuhkan kedisiplinan dan kesadaran yang sebagaimana diuraikan oleh Kapolda Jawa Timur,” kata dia.

Sementara itu, awak media telah berupaya mengonfirmasi hal ini ke Kepala Satpol PP Surabaya, Eddy Christijanto. Namun hingga kini yang bersangkutan tidak memberikan respons. Sebelumnya, Eddy mengaku petugas gabungan telah melaporkan Habib Umar ke Mapolda Jatim.

Di sisi lain, kami juga berupaya mengonfirmasi ke pihak Habib Umar Abdullah Assegaf, melalui telepon dan pesan singkat. Namun yang bersangkutan tak kunjung memberikan respons.

Baca  Telegram Baru Kapolri, Optimalkan Bhabinkamtibmas dan Hidupkan Siskamling

Sebelumnya, seseorang yang diketahui bernama Habib Umar Abdullah Assegaf terlibat baku pukul dengan petugas Satpol PP saat ditegur karena melanggar pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Surabaya, Jawa Timur. Video peristiwa tersebut kemudian viral di media sosial.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko membenarkan bahwa orang yang terlibat baku pukul adalah Habib Umar Abdullah Assegaf, pimpinan organisasi keagamaan di Pasuruan. Hal itu didapat dari hasil penelusuran nomor polisi di mobil yang dipakai Umar. (kid)

Share :

Baca Juga

Nasional

Jokowi Lanjutkan Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Saat Pandemi

Nasional

Yusril Minta Indonesia Segera Lockdown: Corona Makin Parah Jika Telat Dilakukan

Nasional

Luhut Buka-bukaan Menjelaskan Maksud Jokowi Berdamai dengan Corona

Nasional

Lebaran Tahun Ini Jangan Harap Bisa Salaman dengan Jokowi
Jangan Tergesa Bilang Corona Menurun

Nasional

Peneliti Eijkman: Pemerintah Jangan Tergesa Bilang Corona Menurun

Nasional

MUI Kecam Sikap Pemerintah Akan Gunakan Cara Darurat Sipil, Malah Jauh dari Konstitusi

Nasional

Roy Suryo Unggah Jejak Digital Dirut TVRI soal Gerwani, Organisasi yang Berafiliasi dengan PKI

Nasional

Mahfud MD: Di Iran Ribuan Orang Mati karena Salat di Masjid Saat Corona