Home / Islam

Kamis, 23 April 2020 - 14:02 WIB

Ini Cara Wudhu Saat Puasa, Supaya Tidak Batal

Islam – Tiap muslim tentunya ingin melaksanakan Puasa Ramadhan 2020 dan ibadah lainnya dengan baik. Sayangnya, keinginan beribadah dengan baik kadang tak selalu mudah dilaksanakan. Selalu ada momen yang membuat manusia ragu, misal apakah berkumur saat wudhu berisiko membatalkan puasa.

Berkumur adalah langkah pertama dari delapan tahap saat membersihkan diri sebelum sholat. Saat kumur selalu ada risiko menelan air yang bisa membatalkan puasa Ramadhan. Dengan risiko tersebut, bagaimana cara wudhu saat puasa supaya tidak batal? Wudhu adalah syarat wajib sholat sehingga tak bisa ditinggalkan, kecuali dalam kondisi tertentu.

Baca  1 Ramadan 1441 Hijriah Jatuh pada Jumat 24 April, dan Idul Fitri, pada Ahad 24 Mei 2020

“Ketika wudhu saat puasa sebetulnya tidak disarankan berkumur berlebihan (gargle). Cukup bilas (rinse) mulut dan langsung keluarkan airnya,” kata Shabbir Hassan seorang penghafal Al-Qur’an (hafiz) yang saat itu sedang studi bidang Islamic Sciences and Sharia dikutip dari BBC.

Selain saat kumur, menghirup air ke dalam hidung saat wudhu juga bisa membatalkan puasa seorang muslim. Padahal, puasa tidak boleh menjadi halangan muslim menyempurnakan wudhunya. Seperti dalam hadits yang diceritakan ‘Asim bin Laqit bin Sabirah dari ayahnya.

أَسْبِغِ الْوُضُوءَ، وَبَالِغْ فِي الِاسْتِنْشَاقِ إِلَّا أَنْ تَكُونَ صَائِمًا

Baca  Puasa Ramadhan saat Pandemi Corona, UAS: Jangan Down, Tetap Semangat!

Artinya: “Sempurnakanlah wudhu, bersungguh-sungguhlah ketika istisyaq (menghirup air ke dalam hidung), kecuali ketika kamu sedang puasa.” (HR Nasa’i)

Terkait hadits tersebut, Imam Ibnu Baz dalam Majmu’ Fatawa wa Maqalat Mutanawi’ah menjelaskan orang yang puasa juga harus kumur dan istisyaq. Cara wudhu saat puasa supaya tidak batal adalah jangan terlalu keras atau berlebih-lebihan hingga masuk ke kerongkongan yang bisa membatalkan puasa.

Kategori berlebih-lebihan saat kumur dijelaskan Muhammad bin Al-Khatib Asy-Syarbini dalam buku Mughnil Muhtaj. Berlebih-lebihan saat kumur adalah memasukkan air hingga ujung langit-langit mulut serta mengenai sisi gigi dan gusi. Dengan penjelasan ini, muslim wajib serius dan hati-hati supaya air yang digunakan tidak membatalkan puasa.

Baca  Subhanallah! Alasan Merasa Kekosongan Hidup, 181 Orang Ini Masuk Islam

Kewajiban tidak berlebih-lebihan saat kumur dan istisyaq juga dijelaskan Asy-Syarbini dalam Mughnil Muhtaj. Menurutnya, berlebih-lebihan hingga air masuk ke dalam tubuh membatalkan puasa sesuai penjelasan madzhab Syafi’i. Orang yang sedang puasa dilarang melakukan hal berlebih-lebihan termasuk saat kumur dan istisyaq.

Namun berbeda halnya jika air tertelan secara tidak sengaja meski sudah hati-hati, sesuai tuntutan cara wudhu saat puasa. Kondisi tersebut tidak membatalkan puasa sehingga muslim tak perlu khawatir. (row/erd)

Share :

Baca Juga

Islam

Mengapa Harus Menutup Aurat? Jika Tidak Maka Hewan Lebih Modern dari Manusia

Islam

MUI Bahas Fatwa Shalat Tanpa Wudhu dan Tayamum bagi Petugas Medis yang Tangani Corona
Beredar Pesan Berantai Whatsapp dari Ustadz Abdul Somad

Islam

Beredar Pesan Berantai Whatsapp dari Ustadz Abdul Somad yang Isinya Terkait Virus Corona

Islam

MUI: Tak Ada Perintah Melarang Shalat Jumat Karena Virus Corona. Itu Pelintir!

Islam

1 Ramadan 1441 Hijriah Jatuh pada Jumat 24 April, dan Idul Fitri, pada Ahad 24 Mei 2020

Islam

Sekjen FUI: Pasca Penghentian Shalat Jumat dan Berjemaah Umat Islam Harus Jaga Para Ulama

Islam

Ternyata Bisa! Masjid as-Syarif al-Azhar Gelar Shalat Jumat dengan Tertib dan Lancar

Islam

Mufti Besar Saudi: di Tengah Corona Virus Salat Idul Fitri Bisa Dilakukan di Rumah