Home / Kesehatan

Senin, 30 Maret 2020 - 07:06 WIB

Ini Bahaya Saat Menggunakan Hand Sanitizer Berlebihan!

BERITAWAJO.COM – Pemerintah Indonesia melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 telah memaksimalkan upaya untuk memutus rantai penyebaran dan penularan virus corona sebagai penyebab penyakit Covid-19 melalui berbagai langkah, salah satunya adalah mengkampanyekan gerakan cuci tangan dengan air yang mengalir menggunakan sabun.

Hal itu penting dilakukan mengingat kuman dan virus paling mudah menempel di area tangan pada aktivitas tertentu. Selain cuci tangan memakai sabun, hal lain yang juga dianjurkan adalah menggunakan cairan pembunuh kuman dan virus seperti hand sanitizer.

Baca  116 Warga Korsel Kembali Positif Covid-19 Setelah Sembuh

Akan tetapi cairan hand sanitizer bisa digunakan apabila tidak ada pilihan untuk mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.

“Dalam rangka pencegahan Covid-19, penggunaan antiseptik sebagai hand sanitizer dapat digunakan bila tidak ada sabun,” ujar Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito, di Media Center Graha BNPB, Jakarta, Senin (30/3).

Baca  UAS Sebut Corona Adalah Tentara Allah, Ruhut Bilang Begini

Perlu diketahui bahwa dalam rangka pencegahan Covid-19, penggunaan cairan antiseptik dalam bentuk hand sanitizer dapat digunakan, namun dengan penggunaan yang tidak berlebihan. Agar tidak menyebabkan iritasi kulit.

Selain itu, menggunakan cairan hand sanitizer harus berhati-hati, karena mengandung bahan yang mudah terbakar. Utamanya bagi yang merokok atau sedang bekerja di dapur.

“Tetapi (penggunaaanya) tidak berlebihan agar tidak menimbulkan iritasi kulit dan harus berhati-hati karena mengandung bahan yang mudah terbakar,” imbuh Wiku.

Baca  Rocky Gerung: Corona Baru Berhenti di Tahun 2070! Apa Maksudnya?

Kemudian, upaya lain yang dapat mencegah terjadinya infeksi virus juga dapat dilakukan dengan menjaga diri untuk tidak menyentuh area wajah, terutama mata, hidung dan mulut.

“Metode pencegahan melalui rajin mencuci tangan akan lebih maksimal bila diikuti dengan menghindari menyentuh area wajah, yaitu mata, hidung, dan mulut,” tutup Wiku

Artikel ini telah tayang di Rmol.id

Share :

Baca Juga

Kesehatan

Dinkes: Selain Jemaah Tabligh, Ada Klaster Aparat dalam Penyebaran Corona

Kesehatan

Ikatan Dokter Indonesia Protes dan Mengancam Mogok Tangani Pasien Corona

Kesehatan

Pulang Umrah Pria Ini Dirujuk Ke RS dengan Peralatan Lengkap dan Petugas Berbaju Astronout

Global

Takut Dijangkiti Virus Corona, Nelayan Tolak Karantina WNI di Natuna

Kesehatan

Tembus 484 Kasus Positif COVID-19 dalam Sehari: Tanda Puncak Pandemi di Indonesia

Kesehatan

Waduh! Terungkap, 238 WNI dari Wuhan Tak Dites Virus Corona, Alatnya Mahal

Kesehatan

Jawaban Sri Mulyani Soal BPJS: Tidak Mampu Bayar Iuran Kelas I dan II, Turun Saja ke Kelas III

Kesehatan

Hasil Penelitian; 5 Bahaya Kesepian, Salah Satunya Bisa Menyebabkan Kematian Dini