Home / Islam / Kisah Nyata

Kamis, 8 Agustus 2019 - 05:13 WIB

Hebat! Kisah Dua Laki-laki Ini Tetap Meneruskan Shalat Meski Dihujani Anak Panah

BERITAWAJO.COM –  Saat Terkena Anak Panah

Rasululah saw telah mengakibatkan keduanya bersaudara dikala kaum Muhajirin baru tiba di Madinah.

Ketika keduanya keluar ke pos penjagaan, Abbad bertanya kepada Ammar, “Siapa di antara kita yang berjaga terlebih dahulu?”

“Aku yang tidur lebih dahulu,” jawab Ammar yang bersiap untuk berbaring tak jauh dari kawasan penjagaan.

Dalam suasana malam yang damai dan hening, Abbad shalat malam dan larut dalam manisnya ayat-ayat Al-Qur’an yang dibacanya.

Dalam shalat itu ia membaca surat Al-Kahfi dengan bunyi memilukan bagi siapa saja yang mendengarnya.

Ketika Abbad karam dalam kekhusyukan shalat Tahajud, seorang musuh tiba menyelinap. Musuh itu yakin bahwa Rasulullah saw ada di kawasan itu dan orang yang sedang shalat itu ialah pengawal yang bertugas jaga.

Dalam Kondisi terkena Panah Enggan Menghentikan Shalat

Orang itu menyiapkan anak panah dan memanah Abbad dengan sempurna mengenai tubuhnya. Abbad mencabut anak panah yang bersarang di tubuhnya sambil meneruskan bacaan dan karam dalam shalat.

Orang itu memanah lagi dan mengenai badan Abbad dengan jitu lagi. Abbad kembali mencabut anak panah dari tubuhnya dan kembali meneruskan ibadahnya.

Kemudian orang itu memanah lagi dan Abbad mencabut lagi anak panahnya menyerupai dua anak panah sebelumnya.

Kini giliran jaga diemban oleh Ammar bin Yasir pun tiba, Abbad merangkak ke erat saudaranya yang tidur kemudian membangunkannya seraya berkata, “Bangunlah saudaraku, saya terluka parah dan lemas,” kata Abbad.

Sementara itu, si pemanah tadi yang mengetahui melihat pasangan saudara itu, buru-buru melarikan diri. Ammar menoleh ke arah Abbad dan melihat darah bercucuran dari tiga luka di tubuhnya.

‘Subhanallah, mengapa engkau tidak membangunkan saya dikala panah pertama mengenai tubuhmu saudaraku?” kata Ammar.

“Aku sedang membaca Al Qur’an dalam shalat. Aku tidak ingin tetapkan bacaanku sampai selesai. Demi Allah, kalaulah tidak alasannya takut akan menyia-nyiakan kiprah jaga yang dibebankan oleh Rasulullah saw untuk menjaga pos perkemahan kaum muslimin, biarlah tubuhku putus daripada harus menghentikan bacaan Al Qur’an dalam shalat,” jawab Abbad.

Inilah salah satu dongeng heroik dari sahabat yang berjulukan Abbad bin Bisyr dan ini merupakan salah satu dari karomah yang Allah swt berikan kepadanya.

Demikian pula dengan dongeng seorang yang dibakar tetap melanjutkan shalatnya, semoga Allah tempatkan mereka di sisi terbaik. Semoga kita dapat mengambil pelajaran dari dongeng 2 insan luar biasa diatas,

Aamiin

Share :

Baca Juga

Islam

Ternyata Bisa! Masjid as-Syarif al-Azhar Gelar Shalat Jumat dengan Tertib dan Lancar

Islam

PBNU; Qunut Nazilah Insya Allah Bisa Mencegah Wabah Corona

Islam

“Saya Tidak Takut Corona Saya Takut Pada Allah,” Ini Jawaban Ustaz Abdul Somad

Islam

Sekjen FUI: Pasca Penghentian Shalat Jumat dan Berjemaah Umat Islam Harus Jaga Para Ulama

Islam

KH. Marfu Muhyidin Ilyas, Mengungkap Prediksi Corona Berdasarkan Perspektif al-Quran

Islam

Inilah Masjid Tertua di Indonesia, Berusia 700 Tahun
Dua Fatwa tentang Corona

Islam

Bahas Dua Fatwa tentang Corona, MUI Libatkan Dua Profesor Ahli Kesehatan

Islam

Jenazah Korban Corona Banyak Ditolak, Habib Rizieq Menyerukan Hal Ini Kepada Umat Islam!